Pariwisata

Asyiknya Berburu Barang Vintage di Grammars Cihapit Bandung

Kota Bandung, Jawa Barat seeprtinya tak pernah kehabisan tempat unik dan menarik untuk dijelajahi. Salah satu destinasi menarik yang wajib dikunjungi adalah Grammars, sebuah gift shop berkonsep seni dan slow-living di Jalan Cihapit No. 6. Tempat ini bukan hanya toko biasa, tetapi juga ruang yang menggabungkan keindahan seni, koleksi vintage, dan suasana santai yang membuat […]

Oleh Anisa Kurniawati

Asyiknya Berburu Barang Vintage di Grammars Cihapit Bandung
Grammars, gift shop berkonsep seni dan slow-living yang berlokasi di Jalan Cihapit No. 6 Bandung. Foto: bandung.go.id
Diterbitkan

Kota Bandung, Jawa Barat seeprtinya tak pernah kehabisan tempat unik dan menarik untuk dijelajahi. Salah satu destinasi menarik yang wajib dikunjungi adalah Grammars, sebuah gift shop berkonsep seni dan slow-living di Jalan Cihapit No. 6.

Tempat ini bukan hanya toko biasa, tetapi juga ruang yang menggabungkan keindahan seni, koleksi vintage, dan suasana santai yang membuat pengunjung betah berlama-lama.

Dari Ruang Eksibisi Hingga Benda Seni Buruan Kolektor

Dilansir dari laman bandung.go.id, Grammars dulunya adalah sebuah restoran bernama “Aloha,” yang telah disulap menjadi ruang kreatif dengan konsep yang memikat hati.

Dikelola oleh tim dari komunitas Norrm Radio dan Spasial, tempat ini memancarkan nuansa vintage yang kental.

Begitu melangkah masuk, pengunjung langsung disambut dengan dekorasi tanaman, pernak-pernik unik, dan musik pilihan dari Norrm Radio yang menciptakan atmosfer santai dan penuh nostalgia.

Baca juga: Mengintip Panorama Bandung dari Gunung Geulis Manggahang

Di Grammars, Anda bisa menemukan berbagai produk menarik, mulai dari household items hingga barang seni.

Koleksi unggulan mereka meliputi vinyl klasik, majalah Manual Jakarta, poster seni Kanji, merchandise Norrm, hingga T-shirt P.P. Pear yang menjadi incaran para kolektor.

Tidak hanya menjual barang, Grammars juga menjadi ruang eksibisi seni, menghadirkan karya-karya kreatif dari seniman lokal yang menambah daya tarik toko ini.

Produk-produk di sini dipilih dengan cermat untuk memastikan setiap item memiliki nilai estetika tinggi sekaligus fungsionalitas.

Simbol Kreativitas dan Seni

Grammars buka setiap hari dengan jadwal berbeda: Senin hingga Jumat, toko buka dari pukul 12.00 hingga 20.00 WIB, sementara di akhir pekan buka lebih awal, mulai pukul 10.00 hingga 20.00 WIB.

Untuk melihat koleksi terbaru atau mendapatkan informasi lebih lanjut, Anda bisa mengunjungi akun Instagram mereka di @Gggrammars.

Grammars adalah simbol kreativitas dan seni yang menjadikan Bandung semakin istimewa. Jadi, jika Anda mencari tempat yang memadukan belanja, seni, dan relaksasi di Bandung, Grammars adalah jawabannya.

TopikPariwisata
Pariwisata02 FEB 2025

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Pariwisata

Lihat semua →

Lainnya dari Anisa Kurniawati

Lihat semua →
penulisan ulang sejarah Indonesia

DPR Setujui Proyek Penulisan Ulang Sejarah Indonesia, Target Rampung Tahun 2027

Proyek penulisan ulang sejarah Indonesia resmi mendapat persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Persetujuan ini diumumkan dalam Rapat Kerja bersama Komisi X yang digelar di Gedung Nusantara I, mayoritas fraksi menyatakan dukungan terhadap langkah strategis Kementerian Kebudayaan tersebut. Langkah besar ini menandai akhir dari kevakuman penulisan sejarah bangsa selama lebih dari dua

Anisa Kurniawati
Festival Karawitan Putri Gunungkidul

Festival Karawitan Putri Gunungkidul 2025, Ruang Ekspresi Generasi Muda

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul kembali menggelar Festival Karawitan Putri Tingkat Kabupaten Gunungkidul tahun 2025. Acara pembukaan berlangsung pada Selasa (27/5) di Taman Budaya Gunungkidul turut dihadiri Wakil Ketua I TP PKK DIY, GKBRAyA Paku Alam. Dalam sambutannya, Gusti Putri mengungkapkan apresiasi mendalam terhadap terselenggaranya festival tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam

Anisa Kurniawati
Pentas Seni Selasa Wagen

Pentas Seni Selasa Wagen DIY, unjukkan Komitmen Lestarikan Kearifan Lokal

Pentas Seni Selasa Wagen kembali digelar, Selasa (27/05) di Amphitheater Teras Malioboro 1, Yogyakarta. Acara menjadi wujud nyata pengabdian para pelaku budaya di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam menghidupkan kembali nilai-nilai luhur tradisi. Dalam sambutan pembukaan yang dibacakan Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Hukum, Pemerintahan dan Politik, Sukamto, mewakili Sekretaris Daerah DIY, disampaikan bahwa kegiatan

Anisa Kurniawati