Berita

Bupati Wonosobo Lepas Kontingen Pramuka Siaga untuk Pesta Siaga Jateng 2025

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, secara resmi melepas keberangkatan kontingen Pramuka Siaga Kwartir Cabang (Kwarcab) Wonosobo yang akan berkompetisi dalam ajang Pesta Siaga Kwartir Daerah Jateng 2025 di Semarang. Prosesi pelepasan berlangsung penuh semangat dan harapan besar di Ruang Pringgitan Pendopo, Senin (19/5/2025). Dalam sambutannya, Bupati Afif mengungkapkan rasa bangga dan harunya melihat semangat para peserta […]

Oleh Anisa Kurniawati

Pesta Siaga Jateng 2025
Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, melepas keberangkatan kontingen Pramuka Siaga Kwartir Cabang (Kwarcab) Wonosobo yang akan berkompetisi dalam ajang Pesta Siaga Kwartir Daerah Jawa Tengah 2025 di Semarang. Foto: website.wonosobokab.go.id.
Diterbitkan

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, secara resmi melepas keberangkatan kontingen Pramuka Siaga Kwartir Cabang (Kwarcab) Wonosobo yang akan berkompetisi dalam ajang Pesta Siaga Kwartir Daerah Jateng 2025 di Semarang. Prosesi pelepasan berlangsung penuh semangat dan harapan besar di Ruang Pringgitan Pendopo, Senin (19/5/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Afif mengungkapkan rasa bangga dan harunya melihat semangat para peserta yang akan berlaga di tingkat provinsi. Ia menilai semangat tersebut mencerminkan cita-cita anak-anak untuk menjadi pribadi yang unggul bagi diri sendiri, keluarga, sekolah, dan daerah asal mereka.

“Melihat anak-anak kita begitu bahagia dan bersemangat, itu pertanda mereka punya mimpi untuk menjadi anak-anak yang terbaik bagi dirinya sendiri, orang tua, sekolah, dan daerah,” ujar Afif dilansir dari website.wonosobokab.go.id.

Bupati juga menegaskan pentingnya gerakan pramuka dalam pembentukan karakter generasi muda, seperti kedisiplinan, semangat gotong royong, serta kepedulian sosial. Ia mendorong Dinas Pendidikan Wonosobo untuk terus menggiatkan kegiatan kepramukaan di sekolah-sekolah.

Pramuka adalah wadah yang sangat baik untuk mendidik anak-anak menjadi pribadi yang disiplin, cerdas, dan tangguh,” tegasnya.

Baca juga: Pemkab Wonosobo Gelar Diklat Kepamongprajaan Tingkatkan Pejabat OPD yang Empatik dan Responsif

Afif pun berharap seluruh kontingen dapat mengikuti kegiatan dengan lancar dan kembali dalam keadaan sehat serta membawa pulang prestasi yang membanggakan. Menurutnya, kemenangan bukan hanya soal piala, tetapi juga menjadi simbol kebanggaan bagi peserta, sekolah, dan Kwarcab Wonosobo.

Sementara itu, Wakil Ketua Bina Muda Kwarcab Wonosobo, Anang Bazuki, menjelaskan bahwa kontingen berangkat sehari sebelum lomba mengingat jarak tempuh yang cukup jauh. Hal ini dilakukan agar peserta dapat beristirahat dengan cukup sebelum bertanding.

“Berangkat lebih awal agar anak-anak bisa istirahat dan siap secara fisik maupun mental,” katanya.

Ia menambahkan bahwa persiapan tim sudah dimulai sejak seleksi tingkat kecamatan (Kwaran) hingga ke tingkat cabang (Kwarcab). Dengan persiapan yang matang, pihaknya optimistis tahun ini bisa meraih hasil lebih baik dari tahun sebelumnya, bahkan berpeluang menjadi juara umum.

Tahun ini, kontingen Wonosobo terdiri dari 16 peserta yang terbagi dalam satu barung putra dan satu barung putri, serta didampingi empat pembina dan satu pimpinan kontingen. Anang juga berpesan agar seluruh peserta menjaga kesehatan, kekompakan, dan sportivitas selama mengikuti lomba.

“Tunjukkan semangat dan kemampuan terbaik kalian. Jadilah duta yang membawa nama harum Wonosobo,” pesannya.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan pembinaan berkelanjutan, kontingen Wonosobo optimistis mampu menorehkan prestasi gemilang dalam Pesta Siaga Jateng 2025.

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Berita

Lihat semua →
Ikan arwana Super Red asal Kalimantan Barat yang dikenal dari kawasan Kapuas Hulu dan Danau Sentarum.

Kearifan Lokal Menjaga Arwana Super Red Kalbar

Arwana Super Red Kalimantan Barat dikenal di pasar ikan hias internasional. Di sekitar Danau Sentarum, pengetahuan dan keterlibatan masyarakat berperan menjaga kelestarian ikan kebanggaan daerah ini.

Ridwan
Budaya Batang Menelusuri Jejak Mataram

Budaya Batang Menelusuri Jejak Mataram

Dialog budaya Batang dan DI Yogyakarta membuka kembali pembahasan hubungan sejarah pesisir utara Jawa dengan Mataram Islam yang menjadi bagian dari upaya penelitian serta pelestarian warisan sejarah.

Ridwan

Lainnya dari Anisa Kurniawati

Lihat semua →
penulisan ulang sejarah Indonesia

DPR Setujui Proyek Penulisan Ulang Sejarah Indonesia, Target Rampung Tahun 2027

Proyek penulisan ulang sejarah Indonesia resmi mendapat persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Persetujuan ini diumumkan dalam Rapat Kerja bersama Komisi X yang digelar di Gedung Nusantara I, mayoritas fraksi menyatakan dukungan terhadap langkah strategis Kementerian Kebudayaan tersebut. Langkah besar ini menandai akhir dari kevakuman penulisan sejarah bangsa selama lebih dari dua

Anisa Kurniawati
Festival Karawitan Putri Gunungkidul

Festival Karawitan Putri Gunungkidul 2025, Ruang Ekspresi Generasi Muda

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul kembali menggelar Festival Karawitan Putri Tingkat Kabupaten Gunungkidul tahun 2025. Acara pembukaan berlangsung pada Selasa (27/5) di Taman Budaya Gunungkidul turut dihadiri Wakil Ketua I TP PKK DIY, GKBRAyA Paku Alam. Dalam sambutannya, Gusti Putri mengungkapkan apresiasi mendalam terhadap terselenggaranya festival tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam

Anisa Kurniawati
Pentas Seni Selasa Wagen

Pentas Seni Selasa Wagen DIY, unjukkan Komitmen Lestarikan Kearifan Lokal

Pentas Seni Selasa Wagen kembali digelar, Selasa (27/05) di Amphitheater Teras Malioboro 1, Yogyakarta. Acara menjadi wujud nyata pengabdian para pelaku budaya di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam menghidupkan kembali nilai-nilai luhur tradisi. Dalam sambutan pembukaan yang dibacakan Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Hukum, Pemerintahan dan Politik, Sukamto, mewakili Sekretaris Daerah DIY, disampaikan bahwa kegiatan

Anisa Kurniawati