Budaya

Mencicipi Sajian Mi Koclok Berkuah Kental Khas Cirebon

Mi Koclok, sajian khas Cirebon, Jawa Barat dengan kuah kental dan bercita rasa gurih. Disajikan bersama tauge, kol, suwiran ayam, dan taburan bawang goreng, kuliner ini rasanya lebih creamy. Kemunculan Mi khas Cirebon ini, memiliki sejarah yang panjang. Kata “koclok” berasal dari bahasa Cirebon yang berarti “diaduk” atau “dikocok.” Nama ini diambil dari cara pembuatan […]

Oleh Anisa Kurniawati

Mencicipi Sajian Mi Koclok Berkuah Kental Khas Cirebon
Foto: cirebonkab.go.id
Diterbitkan

Mi Koclok, sajian khas Cirebon, Jawa Barat dengan kuah kental dan bercita rasa gurih. Disajikan bersama tauge, kol, suwiran ayam, dan taburan bawang goreng, kuliner ini rasanya lebih creamy.

Kemunculan Mi khas Cirebon ini, memiliki sejarah yang panjang. Kata “koclok” berasal dari bahasa Cirebon yang berarti “diaduk” atau “dikocok.” Nama ini diambil dari cara pembuatan mie ini, dimana mi dan bahan-bahannya diaduk atau dikocok terlebih dahulu.

Mi Koclok pertama kali muncul sekitar pertengahan abad ke-20, dan dianggap sebagai hidangan yang dibuat oleh para pedagang kaki lima di Cirebon. Seiring perkembangannya, hidangan ini menjadi populer bahkan popularitasnya menyebar hingga ke luar Cirebon.

Disamping cara memasaknya yang dikocok, keunikan lain dari kuliner ini adalah kuahnya yang kental. Kuah mi ini sendiri terbuat dari campuran kaldu ayam, santan dan juga tepung maizena yang membuat teksturnya menjadi kental.

Penyajiannya satu porsi mi khas Cirebin ini biasanya terdiri dari mi kuning yang ditambah dengan tauge, kol dan juga daun bawang. Kemudian disiram dengan kuah yang kental. Setelah itu, bagian atasnya ditambah dengan potongan telur, ayam suwir dan taburan bawang goreng.

Baca juga: Mie Bancir, Sajian Mie Kuning Asal Banjarmasin

Berdiri Sejak 1975

Salah satu tempat penjual Mi Koclok yang legendaris di Kota Cirebon berada di Jl. Pekarunan No.100, Panjunan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon. Tempat makan ini telah berdiri sejak tahun 1975.

Saat ini, usaha Mi Koclok Panjunan dikelola Ahmad Yakub, generasi keempat yang sudah menjalankan usaha tersebut. Gerai mi ini dibuka mulai jam 3 sore sampai dengan jam 10 malam. Untuk Harga satu porsinya sekitar Rp 20.000.

Bila  pelanggan merasa kurang kenyang dengan satu porsi, bisa juga mencampurnya dengan tambahan lontong. Salah satu ciri khas dari Mi Koclok Panjunan adalah bungkusnya yang menggunakan daun pisang saat ada pelanggan yang memesan untuk dibawa pulang.

Mi Koclok dapat mudah ditemui di kota Cirebon bahkan di daerah-daerah lain dengan harga yang terjangkau. Masyarakat pun dapat menikmati sajian mie berkuah kental yang memiliki cita rasa yang lezat. (Diolah dari berbagai sumber)

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Budaya

Lihat semua →
ampilan gim Kenupi karya U-Lika Studio yang mengangkat budaya Dayak Kenyah melalui seni piksel.

Petualangan Dayak Kenyah di Kenupi

Kenupi menghadirkan budaya Dayak Kenyah melalui gim berbasis seni piksel yang dikembangkan U-Lika Studio sebagai bagian dari kampanye Jejak: Jelajah Dayak Kenyah

Ridwan
Motif Kapal Kandas pada kain Batik Dermayon khas Indramayu

Kisah di Balik Batik Kapal Kandas

Motif Kapal Kandas dalam Batik Dermayon merekam kehidupan masyarakat pesisir Indramayu, dari perjalanan nelayan hingga harapan keluarga akan kepulangan mereka.

Ridwan

Lainnya dari Anisa Kurniawati

Lihat semua →
penulisan ulang sejarah Indonesia

DPR Setujui Proyek Penulisan Ulang Sejarah Indonesia, Target Rampung Tahun 2027

Proyek penulisan ulang sejarah Indonesia resmi mendapat persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Persetujuan ini diumumkan dalam Rapat Kerja bersama Komisi X yang digelar di Gedung Nusantara I, mayoritas fraksi menyatakan dukungan terhadap langkah strategis Kementerian Kebudayaan tersebut. Langkah besar ini menandai akhir dari kevakuman penulisan sejarah bangsa selama lebih dari dua

Anisa Kurniawati
Festival Karawitan Putri Gunungkidul

Festival Karawitan Putri Gunungkidul 2025, Ruang Ekspresi Generasi Muda

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul kembali menggelar Festival Karawitan Putri Tingkat Kabupaten Gunungkidul tahun 2025. Acara pembukaan berlangsung pada Selasa (27/5) di Taman Budaya Gunungkidul turut dihadiri Wakil Ketua I TP PKK DIY, GKBRAyA Paku Alam. Dalam sambutannya, Gusti Putri mengungkapkan apresiasi mendalam terhadap terselenggaranya festival tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam

Anisa Kurniawati
Pentas Seni Selasa Wagen

Pentas Seni Selasa Wagen DIY, unjukkan Komitmen Lestarikan Kearifan Lokal

Pentas Seni Selasa Wagen kembali digelar, Selasa (27/05) di Amphitheater Teras Malioboro 1, Yogyakarta. Acara menjadi wujud nyata pengabdian para pelaku budaya di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam menghidupkan kembali nilai-nilai luhur tradisi. Dalam sambutan pembukaan yang dibacakan Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Hukum, Pemerintahan dan Politik, Sukamto, mewakili Sekretaris Daerah DIY, disampaikan bahwa kegiatan

Anisa Kurniawati