Pariwisata

Menikmati Kuliner 24 Jam di Sugu Restaurant di Bandung

Bila Anda berwisata ke kota Bandung, Jawa Barat, pastikan kali ini mampir ke Sugu Restaurant di Jl. Ir. H. Juanda No.32, Citarum, Kecamatan Bandung Wetan. Jangan khawatir Anda datang kepagian atau kemalaman, resto ini buka 24 Jam! Sugu Restaurant, berada satu gedung dengan Jiro Hotel, menawarkan pengalaman makan tak biasa. Minuman Segar Nol Limbah Dilansir […]

Oleh Anisa Kurniawati

Menikmati Kuliner 24 Jam di Sugu Restaurant di Bandung
Diterbitkan

Bila Anda berwisata ke kota Bandung, Jawa Barat, pastikan kali ini mampir ke Sugu Restaurant di Jl. Ir. H. Juanda No.32, Citarum, Kecamatan Bandung Wetan.

Jangan khawatir Anda datang kepagian atau kemalaman, resto ini buka 24 Jam!

Sugu Restaurant, berada satu gedung dengan Jiro Hotel, menawarkan pengalaman makan tak biasa.

Minuman Segar Nol Limbah

Dilansir dari laman Bandung.go.id, dengan menawarkan konsep perpaduan casual dan fine dining, Sugu bukan sekadar restoran, tetapi juga ruang berkumpul, memasak, dan berkreasi bagi siapa saja.

Tim kreatif Sugu Zee menyebut, Sugu ingin menghadirkan suasana lebih dari sekadar tempat makan.

“Kami ingin menciptakan tempat yang bisa dinikmati siapa saja. Di sini, orang bisa makan, memasak, dan menikmati suasana rumah yang nyaman,” jelas Zee.

Sugu menawarkan menu yang beragam, mulai dari masakan Jepang, barat, dan Nusantara. Dari sushi, pasta, steak, hingga rawon dan garang asem, semua tersedia di sini.

Salah satu yang menarik perhatian adalah mocktail Detangges, minuman segar berbasis zero waste. Mocktail ini dibuat dari kulit semangka yang biasanya terbuang, dipadukan dengan lemon dan celery untuk menciptakan rasa yang unik.

“Kami ingin mengurangi limbah makanan. Jadi, kulit semangka yang biasanya dibuang, kami manfaatkan untuk minuman yang segar dan sehat,” tambah Zee.

Dukung Kreativitas Seniman Lokal

Hal yang membuat Sugu semakin menarik adalah jam operasionalnya yang buka 24 jam tanpa henti. Hal ini menciptakan suasana berbeda sepanjang hari.

“Pagi biasanya ramai dengan pekerja yang sarapan dan ngopi. Siang ke sore lebih banyak ibu-ibu arisan atau yang menunggu anak sekolah. Malam harinya, Sugu berubah jadi tempat makan malam dan berkumpul,” ungkap Zee.

Sugu juga mendukung seniman dan komunitas lokal. Saat ini, mereka bekerja sama dengan seniman Bandung, Erwin Widupranata, untuk memamerkan karya-karyanya di area kitchen studio.

“Kami ingin menjadi tempat yang mendukung kreativitas, bukan sekadar restoran,” tambah Zee.

Bagi yang ingin merasakan pengalaman makan unik di Sugu, bisa langsung datang ke lokasi atau mengikuti Instagram mereka di @SuguCollective untuk update promo dan acara menarik lainnya.

Bila ingin mencoba pengalaman kuliner 24 jam yang berbeda, Sugu Restaurant menunggu Anda!

TopikPariwisata
Pariwisata02 FEB 2025

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Pariwisata

Lihat semua →

Lainnya dari Anisa Kurniawati

Lihat semua →
penulisan ulang sejarah Indonesia

DPR Setujui Proyek Penulisan Ulang Sejarah Indonesia, Target Rampung Tahun 2027

Proyek penulisan ulang sejarah Indonesia resmi mendapat persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Persetujuan ini diumumkan dalam Rapat Kerja bersama Komisi X yang digelar di Gedung Nusantara I, mayoritas fraksi menyatakan dukungan terhadap langkah strategis Kementerian Kebudayaan tersebut. Langkah besar ini menandai akhir dari kevakuman penulisan sejarah bangsa selama lebih dari dua

Anisa Kurniawati
Festival Karawitan Putri Gunungkidul

Festival Karawitan Putri Gunungkidul 2025, Ruang Ekspresi Generasi Muda

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul kembali menggelar Festival Karawitan Putri Tingkat Kabupaten Gunungkidul tahun 2025. Acara pembukaan berlangsung pada Selasa (27/5) di Taman Budaya Gunungkidul turut dihadiri Wakil Ketua I TP PKK DIY, GKBRAyA Paku Alam. Dalam sambutannya, Gusti Putri mengungkapkan apresiasi mendalam terhadap terselenggaranya festival tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam

Anisa Kurniawati
Pentas Seni Selasa Wagen

Pentas Seni Selasa Wagen DIY, unjukkan Komitmen Lestarikan Kearifan Lokal

Pentas Seni Selasa Wagen kembali digelar, Selasa (27/05) di Amphitheater Teras Malioboro 1, Yogyakarta. Acara menjadi wujud nyata pengabdian para pelaku budaya di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam menghidupkan kembali nilai-nilai luhur tradisi. Dalam sambutan pembukaan yang dibacakan Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Hukum, Pemerintahan dan Politik, Sukamto, mewakili Sekretaris Daerah DIY, disampaikan bahwa kegiatan

Anisa Kurniawati