Budaya

Menikmati Lezatnya Pindang Gunung di Kabupaten Pangandaran

Bila selama in lebih dikenal dengan potensi alamnya yang memukau, kawasan Pangandaran, Jawa Barat juga memiliki kuliner khas dan unik bernama Pindang Gunung. Dinamakan Pindang Gunung, karena konon makanan ini menggunakan bumbu-bumbu yang berasal dari kampung atau yang biasanya tumbuh di wilayah gunung. Ciri khas dari masakan ini adalah kuah kuning dengan bumbu rempahnya yang […]

Oleh Anisa Kurniawati

Menikmati Lezatnya Pindang Gunung di Kabupaten Pangandaran
Foto: pinterest
Diterbitkan

Bila selama in lebih dikenal dengan potensi alamnya yang memukau, kawasan Pangandaran, Jawa Barat juga memiliki kuliner khas dan unik bernama Pindang Gunung.

Dinamakan Pindang Gunung, karena konon makanan ini menggunakan bumbu-bumbu yang berasal dari kampung atau yang biasanya tumbuh di wilayah gunung.

Ciri khas dari masakan ini adalah kuah kuning dengan bumbu rempahnya yang melimpah serta pengunaan combrang atau honje dan daun kedondong sebagai penambah rasa.

Honje digunakan untuk menambahkan cita rasa segar pada kuah yang asam. Bumbu masakan ini juga membuat aroma makanan menjadi lebih harum.

Cara Membuat Pindang Gunung

Bahan utama hidangan ini adalah ikan. Biasanya ikan yang digunakan adalah jenis yang bersisik, mudah empuk, lembek, dan cepat hancur. Beberapa jenis ikan itu antara lain kerapu, karokod, tongkol, gurame dan kakap.

Bila ingin menghasilkan rasa yang lebih lezat, usahakan ikan yang digunakan dalam keadaan segar dan tidak dimasukkan ke dalam freezer. Bahan lain yang diperlukan yaitu bumbu yang terdiri dari garam, terasi, kunyit, cabai sesuai selera.’

Kemudian ada honje ‘combrang’, yang berfungsi untuk menghilangkan bau amis dan memunculkan rasa segar. Terakhir, daun kedondong yang berfungsi untuk menguatkan rasa, memberi aroma wangi, dan untuk menggugah selera makan. 

Selanjutnya, ikan dipotong-potong kecil dipisahkan antara tulang dan dagingnya. Lalu, bumbu dihaluskan dan diberi air panas dan dimasukkan kuali berisi air yang sudah mendidih supaya tidak memiliki aroma dan rasa kunyit mentah.

Beberapa butir buah combrang atau honje digeprek, lalu dimasukkan kedalam air mendidih yang sudah diberi bumbu tadi. Tahap selanjutnya, masukkan tulang dan kepala ikan. Baru selang beberapa menit kemudian, daging ikan dimasukkan.

Masak hingga mendidih sekitar 15 sampai 20 menit. Sebelum kuali pindang gunung diangkat, masukkan beberapa lembar daun kendondong terlebih dahulu.

Baru setelah itu siap disajikan. Biasanya kuliner ini disajikan bersama nasi, sambal, dan lalapan berupa jengkol muda, terung, mentimun, atau kacang panjang.

Pindang gunung termasuk ke dalam makanan sehari hari yang biasa dikonsumsi masyarakat Pangandaran. Namun, karena kelezatannya, banyak wisatawan mencari kuliner satu ini.

Saat ini kuliner khas pindang gunung banyak dijual di rumah makan sederhana hingga restoran. 

TopikBudaya
Budaya06 JAN 2025

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Budaya

Lihat semua →
Tradisi makan bajamba

Makan Bajamba di Meja Diplomasi

Makan bajamba bukan sekadar tradisi bersantap bersama, melainkan cerminan kebersamaan dan penghormatan yang dapat menginspirasi jamuan diplomatik.

Ridwan
ampilan gim Kenupi karya U-Lika Studio yang mengangkat budaya Dayak Kenyah melalui seni piksel.

Petualangan Dayak Kenyah di Kenupi

Kenupi menghadirkan budaya Dayak Kenyah melalui gim berbasis seni piksel yang dikembangkan U-Lika Studio sebagai bagian dari kampanye Jejak: Jelajah Dayak Kenyah

Ridwan

Lainnya dari Anisa Kurniawati

Lihat semua →
penulisan ulang sejarah Indonesia

DPR Setujui Proyek Penulisan Ulang Sejarah Indonesia, Target Rampung Tahun 2027

Proyek penulisan ulang sejarah Indonesia resmi mendapat persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Persetujuan ini diumumkan dalam Rapat Kerja bersama Komisi X yang digelar di Gedung Nusantara I, mayoritas fraksi menyatakan dukungan terhadap langkah strategis Kementerian Kebudayaan tersebut. Langkah besar ini menandai akhir dari kevakuman penulisan sejarah bangsa selama lebih dari dua

Anisa Kurniawati
Festival Karawitan Putri Gunungkidul

Festival Karawitan Putri Gunungkidul 2025, Ruang Ekspresi Generasi Muda

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul kembali menggelar Festival Karawitan Putri Tingkat Kabupaten Gunungkidul tahun 2025. Acara pembukaan berlangsung pada Selasa (27/5) di Taman Budaya Gunungkidul turut dihadiri Wakil Ketua I TP PKK DIY, GKBRAyA Paku Alam. Dalam sambutannya, Gusti Putri mengungkapkan apresiasi mendalam terhadap terselenggaranya festival tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam

Anisa Kurniawati
Pentas Seni Selasa Wagen

Pentas Seni Selasa Wagen DIY, unjukkan Komitmen Lestarikan Kearifan Lokal

Pentas Seni Selasa Wagen kembali digelar, Selasa (27/05) di Amphitheater Teras Malioboro 1, Yogyakarta. Acara menjadi wujud nyata pengabdian para pelaku budaya di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam menghidupkan kembali nilai-nilai luhur tradisi. Dalam sambutan pembukaan yang dibacakan Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Hukum, Pemerintahan dan Politik, Sukamto, mewakili Sekretaris Daerah DIY, disampaikan bahwa kegiatan

Anisa Kurniawati