Pariwisata

Menikmati Sejuknya Wisata Kebun Teh Panama Wonosobo

Kebun Teh Panama terletak di Desa Tlogo, Dusun Tempursari, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo. Wisata ini menyajikan panorama alam yang segar dan indah yang membuat mata dan tubuh menjadi rileks. Disini pengunjung bisa mencoba berbagai aktivitas seru seperti flying fox, berkeliling kebun dengan mobil jeep serta ATV dan lainnya. Dinamakan Kebun Teh Panama menurut Ngadino, Kepala […]

Oleh Anisa Kurniawati

Menikmati Sejuknya Wisata Kebun Teh Panama Wonosobo
Pintu masuk kawasan wisata Kebun Teh Panama, Wonosobo, Jawa Tengah. Foto: Anisa Kurniawati
Diterbitkan

Kebun Teh Panama terletak di Desa Tlogo, Dusun Tempursari, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo. Wisata ini menyajikan panorama alam yang segar dan indah yang membuat mata dan tubuh menjadi rileks. Disini pengunjung bisa mencoba berbagai aktivitas seru seperti flying fox, berkeliling kebun dengan mobil jeep serta ATV dan lainnya. 

Dinamakan Kebun Teh Panama menurut Ngadino, Kepala Pengurus Wisata Panama mengatakan bahwa karena dulu PT Teh Tambi mengekspor produk teh-nya ke luar negeri, seperti Rusia, Ukraina, India dan lainnya. Salah satu negara tujuan ekspor yaitu Panama. 

Sekembalinya dari Panama terdapat bibit teh asal negara itu yang ikut dibawa dan ditanam di kebun teh Tambi. Hingga saat ini bibit dari Panama masih dibudidayakan. Akan tetapi karena pertumbuhannya sulit, produksi yang dihasilkan sedikit. Sehingga hanya untuk campuran saja. 

Kawasan Diperluas

Menurut Ngadino, yang menjabat sebagai sekretaris Wisata Panama, dulunya wisata ini tidak tertata seperti sekarang. Adanya wisata kebun teh Panama berawal dari insiatif pemuda desa setempat. 

“Sekarang sudah mulai terorganisir. Awalnya karena di dekat sini ada wisata Telaga Menjer. Lalu para pemuda bernisiatif membangun wisata dengan mendirikan Pokdarwis ahun 2002,” kata Ngadino. 

Kebun Teh ini memiliki luas keseluruhan sekira 72 hektar. Sekitar 4 hektar digunakan untuk area wisata. Kedepannya kawasan ini akan diperluas diarahkan hingga pengunjung bisa menyaksikan telaga Telaga Menjer. 

Perkebunan teh Panama, Wonosobo, Jawa Tenga. Foto: Anisa Kurniawati

Akses Mudah

Wisata alam ini dibuka setiap hari mulai dari pukul 07.00 pagi hingga 17.00 sore. Pengunjung bisa menikmati berbagai spot foto, flying fox, berkeliling dengan ATV dan Jeep sewaan. Selain itu juga dibangun gondola dan area glamping Panama resort yang direncakan selesai Desember 2024. 

Harga tiket masuk kebun ini terjangkau. Pengunjung hanya perlu membayar Rp10.000. Harga ini belum termasuk parkir dan jika ingin menyewa fotografer atau menaiki wahana.  Untuk mencapai lokasi wisata, pengunjung bisa menggunakan kendaraan pribadi. Akses jalannya cukup mudah. 

Pengunjung bisa berangkat dari pusat kota Wonosobo dengan mengambil rute alternatif kawasan Dieng dan mengikuti petunjuk jalan. Lalu mengambil jalur menuju Telaga Menjer hingga sampai di Desa Tlogo, area Kebun Teh Panama berada di sebelah kiri jalan.

TopikPariwisata
Pariwisata15 DES 2024

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Pariwisata

Lihat semua →

Lainnya dari Anisa Kurniawati

Lihat semua →
penulisan ulang sejarah Indonesia

DPR Setujui Proyek Penulisan Ulang Sejarah Indonesia, Target Rampung Tahun 2027

Proyek penulisan ulang sejarah Indonesia resmi mendapat persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Persetujuan ini diumumkan dalam Rapat Kerja bersama Komisi X yang digelar di Gedung Nusantara I, mayoritas fraksi menyatakan dukungan terhadap langkah strategis Kementerian Kebudayaan tersebut. Langkah besar ini menandai akhir dari kevakuman penulisan sejarah bangsa selama lebih dari dua

Anisa Kurniawati
Festival Karawitan Putri Gunungkidul

Festival Karawitan Putri Gunungkidul 2025, Ruang Ekspresi Generasi Muda

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul kembali menggelar Festival Karawitan Putri Tingkat Kabupaten Gunungkidul tahun 2025. Acara pembukaan berlangsung pada Selasa (27/5) di Taman Budaya Gunungkidul turut dihadiri Wakil Ketua I TP PKK DIY, GKBRAyA Paku Alam. Dalam sambutannya, Gusti Putri mengungkapkan apresiasi mendalam terhadap terselenggaranya festival tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam

Anisa Kurniawati
Pentas Seni Selasa Wagen

Pentas Seni Selasa Wagen DIY, unjukkan Komitmen Lestarikan Kearifan Lokal

Pentas Seni Selasa Wagen kembali digelar, Selasa (27/05) di Amphitheater Teras Malioboro 1, Yogyakarta. Acara menjadi wujud nyata pengabdian para pelaku budaya di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam menghidupkan kembali nilai-nilai luhur tradisi. Dalam sambutan pembukaan yang dibacakan Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Hukum, Pemerintahan dan Politik, Sukamto, mewakili Sekretaris Daerah DIY, disampaikan bahwa kegiatan

Anisa Kurniawati