Berita

Susuri Gua Fatusuba, Fadli Zon Dorong Penetapan Cagar Budaya

Menteri Kebudayaan Fadli Zon bersama Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Johni Asadoma melakukan kunjungan ke Gua Fatusuba yang terletak di Kampung Bonen, Desa Baumata, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang, Sabtu (26/4/2025) sore. Gua ini diperkirakan berusia sekitar 80 tahun dan menjadi salah satu peninggalan sejarah masa pendudukan Jepang di Indonesia. Gua Fatusuba diketahui dibangun pada […]

Oleh Achmad Aristyan

Susuri Gua Fatusuba, Fadli Zon Dorong Penetapan Cagar Budaya
Fadli Zon menelusuri Gua Fatusuba yang terletak di Kampung Bonen. Foto: Instagram/@fadlizon
Diterbitkan

Menteri Kebudayaan Fadli Zon bersama Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Johni Asadoma melakukan kunjungan ke Gua Fatusuba yang terletak di Kampung Bonen, Desa Baumata, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang, Sabtu (26/4/2025) sore.

Gua ini diperkirakan berusia sekitar 80 tahun dan menjadi salah satu peninggalan sejarah masa pendudukan Jepang di Indonesia.

Gua Fatusuba diketahui dibangun pada era Perang Dunia II sebagai benteng pertahanan sekaligus tempat penyimpanan logistik tentara Jepang.

Temuan awal mengenai keberadaan gua ini dilaporkan Pendeta Otniel Dani Liu dan Pendeta Desy Takengkeng dari Gereja GMIT Mizpa yang berada di kampung itu.

Baca Juga: The Heroes Keris, Indonesia Tampilkan Pusaka Sakral dalam Pameran Internasional

Setelah menghadiri kegiatan Exotic Lamaholot, Central Culture of The World di Larantuka, Flores Timur, Fadli Zon dan Johni Asadoma meluangkan waktu untuk meninjau langsung kondisi gua.

Di lokasi, mereka menerima penjelasan singkat dari para pendeta, aparat pemerintah, serta tokoh masyarakat tentang sejarah gua yang dibangun menggunakan sistem kerja paksa sekitar tahun 1942.

Mengenakan perlengkapan keselamatan berupa helm, sepatu, dan senter, Fadli Zon dan Johni Asadoma bersama sejumlah petugas masuk ke dalam gua.

Meski lorong-lorong gua licin, becek, dan lembab, hal itu tidak menghalangi semangat mereka untuk menyusuri setiap bagian gua bersejarah ini.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon bersama Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Johni Asadoma dan rombongan warga saat akan menelusuri Gua Fatusuba. Foto: Instagram/@fadlizon

Saat meninjau gua, Fadli Zon menyatakan pentingnya upaya pelestarian situs itu.

“Ke depan, saya berharap agar situs ini dapat menjadi Cagar Budaya (CB), yang tentunya memerlukan proses penelitian dan kajian lebih lanjut dengan melibatkan bukan hanya ahli, namun juga pemerintah daerah,” ujarnya.

Senada dengan Fadli Zon, Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma menegaskan akan mengambil langkah cepat untuk mengumpulkan data tentang gua Fatusuba.

“Libatkan pihak-pihak seperti masyarakat sekitar, pihak akademisi baik dari perguruan tinggi negeri dan swasta juga. Semua data dan bahan tersebut nanti kita kirimkan ke Kementerian Kebudayaan untuk ditindaklanjuti lebih dalam lagi,” kata Johni Asadoma yang juga mantan Kapolda NTT.

Baca Juga: Wonosobo Masuk 10 Besar Nasional, Terima Penghargaan Kinerja Tinggi

Saat ini, Gua Fatusuba berstatus sebagai Obyek Diduga Cagar Budaya (ODCB) dan diharapkan, setelah melalui tahapan kajian dan penelitian, bisa ditetapkan secara resmi menjadi Cagar Budaya.

Langkah ini dinilai penting agar nilai sejarah gua tetap lestari dan menjadi bagian dari warisan budaya nasional.

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Berita

Lihat semua →
Ikan arwana Super Red asal Kalimantan Barat yang dikenal dari kawasan Kapuas Hulu dan Danau Sentarum.

Kearifan Lokal Menjaga Arwana Super Red Kalbar

Arwana Super Red Kalimantan Barat dikenal di pasar ikan hias internasional. Di sekitar Danau Sentarum, pengetahuan dan keterlibatan masyarakat berperan menjaga kelestarian ikan kebanggaan daerah ini.

Ridwan

Lainnya dari Achmad Aristyan

Lihat semua →
Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Gelaran Munusa Championship 2025 resmi diselenggarakan di GOR Indoor Wonosobo sejak 28 Mei hingga 1 Juni 2025. Kompetisi futsal pelajar yang dirancang Munusa Management ini menghadirkan atmosfer baru dengan menggabungkan turnamen futsal tingkat SMP dan SMA serta lomba battle supporter yang sarat kreativitas. Dalam wawancara bersama media, Zulhan Choirul Muhayat selaku founder Munusa Management mengungkapkan

Achmad Aristyan
Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Kerja Sama Budaya dengan Menteri Kebudayaan Prancis, Rachida Dati, dalam sebuah seremoni di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/5/2025). Penandatanganan ini bertepatan dengan kunjungan kenegaraan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, ke Indonesia, yang sekaligus menjadi tonggak penting dalam memperkuat hubungan kebudayaan kedua negara. Kesepakatan ini merupakan tindak

Achmad Aristyan
Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Suasana berbeda tampak di hamparan sawah Dusun Wonokasihan, Desa Sojokerto, Kecamatan Leksono, Wonosobo, Jawa Tengah saat jajaran Kodim 0707/Wonosobo bersama tim dari Bulog terjun langsung mendampingi petani dalam panen raya. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi jemput bola dalam penyerapan gabah petani, sekaligus wujud nyata dukungan terhadap program Ketahanan Pangan Nasional. Di tengah aktivitas panen,

Achmad Aristyan