Event

Tiga Label Fesyen Indonesia Tampil di New Energy Tokyo 2025

Tiga label fesyen Indonesia yang dikenal dengan estetika khas serta dedikasi terhadap keahlian tangan berpartisipasi dalam ajang New Energy Tokyo 2025 yang berlangsung di Yoyogi National Gymnasium First Gymnasium, Tokyo, Jepang. Dalam pernyataan pers yang diterima (17/2/2025), Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Jepang menegaskan bahwa kehadiran ketiga label tersebut membawa koleksi yang menggabungkan unsur […]

Oleh Anisa Kurniawati

Tiga Label Fesyen Indonesia Tampil di New Energy Tokyo 2025
Tiga label fesyen Indonesia yang turut serta dalam ajang New Energy Tokyo 2025 adalah Alexalexa, Alexalexa Menswear, dan SOE Jakarta. Foto: infopublik.id
Diterbitkan

Tiga label fesyen Indonesia yang dikenal dengan estetika khas serta dedikasi terhadap keahlian tangan berpartisipasi dalam ajang New Energy Tokyo 2025 yang berlangsung di Yoyogi National Gymnasium First Gymnasium, Tokyo, Jepang. 

Dalam pernyataan pers yang diterima (17/2/2025), Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Jepang menegaskan bahwa kehadiran ketiga label tersebut membawa koleksi yang menggabungkan unsur warisan budaya, inovasi, dan keahlian tangan artisan. 

Dilansir dari infopublik.id, keikutsertaan mereka menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kreativitas dan inovasi mode Indonesia di panggung global.

Ajang ini diharapkan dapat menarik perhatian industri mode Jepang serta memperkenalkan keunikan fesyen Indonesia ke pasar internasional.

“Hal lain adalah, ajang ini dapat menarik perhatian pelaku industri mode di Jepang dan memperkenalkan keunikan mode fesyen Indonesia di pasar global. KBRI Tokyo senantiasa siap mendukung beragam bentuk promosi Indonesia di Jepang,” kata Koordinator Fungsi Penerangan Sosial Budaya KBRI Tokyo, Muhammad Al Aula.

Sementara itu, Atase Perdagangan KBRI Tokyo Merry Astrid Indriasari meyakini potensi produk fesyen Indonesia yang siap bersaing di pentas dunia.

“Kami berharap agar lebih banyak jenama fesyen Indonesia dapat tampil di ajang internasional, khususnya melalui promosi pameran seperti New Energy 2025 ini,” kata Merry.

Tiga label fesyen yang turut serta dalam ajang yang berlangsung pada 14-16 Februari ini adalah Alexalexa, Alexalexa Menswear, dan SOE Jakarta.

Masing-masing label membawa identitas serta konsep unik yang mencerminkan keahlian dan kreativitas mereka dalam merancang busana.

Eksplorasi Tekstur dan Feminitas dari Alexalexa

Alexalexa menghadirkan konsep Texture Play yang menampilkan koleksi dengan eksplorasi teknik tekstil yang kompleks, seperti pleats, ruching, dan shirring.

Dengan perpaduan antara keanggunan feminin dan pendekatan eksperimental terhadap tekstur serta teknik artisanal, koleksi ini menghadirkan keseimbangan antara keunikan dan feminitas yang khas dari label tersebut.

Estetika Japanese City Boy dalam Koleksi Alexalexa Menswear

Mengusung estetika Japanese city boy, koleksi Alexalexa Menswear menonjolkan detail buatan tangan. Tekniknya menggunakan sashiko stitching, crochet, serta manipulasi kain yang kompleks. 

Dengan fokus pada smart utility dan kemudahan penggunaan, koleksi ini memadukan elemen streetwear dengan keahlian tangan yang menjadi ciri khas label ini.

Perpaduan Warisan Tekstil dan Modernitas dari SOE Jakarta

SOE Jakarta, dikenal karena kemampuannya menggabungkan warisan tekstil Indonesia dengan desain kontemporer. SOE Jakarta menghadirkan koleksi yang memadukan kain tenun tangan dengan estetika modern. 

Salah satu sorotan utama dari koleksi ini adalah jeans selvedge raw denim yang diwarnai secara alami dengan indigo serta memiliki detail tenunan berlubang.

Pendekatan ini menciptakan interpretasi elegan terhadap distressed denim, menggabungkan teknik tradisional dengan nuansa kemewahan modern.

Dengan menampilkan komitmen terhadap konsep slow fashion, keberlanjutan, dan desain timeless, SOE Jakarta membawa nilai-nilai yang lebih dari sekadar estetika, melainkan juga penghormatan terhadap proses dan warisan budaya.

Keikutsertaan ketiga label ini di New Energy Tokyo 2025 membuktikan bahwa fesyen Indonesia semakin mendapatkan tempat di kancah internasional.

Dengan inovasi yang tetap menghormati nilai-nilai tradisional, para desainer Indonesia terus membawa nama bangsa ke dalam peta industri mode dunia.

TopikEvent
Event19 FEB 2025

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Event

Lihat semua →
Pameran topeng tradisional Indonesia dan Korea Selatan bertajuk Dua Wajah, Satu Jiwa di Museum Nasional Indonesia.

Dua Wajah, Satu Jiwa Indonesia-Korea

Pameran topeng tradisional Indonesia dan Korea Selatan di Museum Nasional mempertemukan dua tradisi melalui kemiripan karakter, kisah kehidupan, dan nilai budaya.

Ridwan

Lainnya dari Anisa Kurniawati

Lihat semua →
penulisan ulang sejarah Indonesia

DPR Setujui Proyek Penulisan Ulang Sejarah Indonesia, Target Rampung Tahun 2027

Proyek penulisan ulang sejarah Indonesia resmi mendapat persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Persetujuan ini diumumkan dalam Rapat Kerja bersama Komisi X yang digelar di Gedung Nusantara I, mayoritas fraksi menyatakan dukungan terhadap langkah strategis Kementerian Kebudayaan tersebut. Langkah besar ini menandai akhir dari kevakuman penulisan sejarah bangsa selama lebih dari dua

Anisa Kurniawati
Festival Karawitan Putri Gunungkidul

Festival Karawitan Putri Gunungkidul 2025, Ruang Ekspresi Generasi Muda

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul kembali menggelar Festival Karawitan Putri Tingkat Kabupaten Gunungkidul tahun 2025. Acara pembukaan berlangsung pada Selasa (27/5) di Taman Budaya Gunungkidul turut dihadiri Wakil Ketua I TP PKK DIY, GKBRAyA Paku Alam. Dalam sambutannya, Gusti Putri mengungkapkan apresiasi mendalam terhadap terselenggaranya festival tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam

Anisa Kurniawati
Pentas Seni Selasa Wagen

Pentas Seni Selasa Wagen DIY, unjukkan Komitmen Lestarikan Kearifan Lokal

Pentas Seni Selasa Wagen kembali digelar, Selasa (27/05) di Amphitheater Teras Malioboro 1, Yogyakarta. Acara menjadi wujud nyata pengabdian para pelaku budaya di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam menghidupkan kembali nilai-nilai luhur tradisi. Dalam sambutan pembukaan yang dibacakan Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Hukum, Pemerintahan dan Politik, Sukamto, mewakili Sekretaris Daerah DIY, disampaikan bahwa kegiatan

Anisa Kurniawati