By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
emmanus.comemmanus.comemmanus.com
  • Beranda
  • Berita
  • Profil
  • Event
  • Tradisi
  • Warisan Budaya
  • Cerita Rakyat
  • Pariwisata
Reading: Wamenkomdigi Ingatkan Media Jaga Kualitas dan Netralitas
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
emmanus.comemmanus.com
Font ResizerAa
Search
  • Berita Kategori
    • Berita
    • Profil
    • Event
    • Tradisi
    • Pariwisata
    • Cerita Rakyat
    • Warisan Budaya
Follow US
©2024 PT Emma Media Nusantara. All Rights Reserved.
emmanus.com > Blog > Berita > Wamenkomdigi Ingatkan Media Jaga Kualitas dan Netralitas
Berita

Wamenkomdigi Ingatkan Media Jaga Kualitas dan Netralitas

Ridwan
Last updated: 07/11/2024 00:26
Ridwan
Share
Wamenkomdigi Nezar Patria (Humas Komdigi)
SHARE

Media nasional diingatkan untuk terus menjaga kualitas dan netralitas ditengah tekanan situasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang bisa menjadikan media jadi sarna kampanye kepentingan politik tertentu, guna menjaga angka Indeks Kebebasan Pers di level yang tinggi.

“Ini tentu saja mempengaruhi kualitas media secara keseluruhan seperti yang direkam oleh Indeks Kebebasan Pers ini,” ujar Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria, dalam keterangannya terkait Peluncuran Hasil Survei Indeks Kemerdekaan Pers Tahun 2024 di Jakarta Selatan, pada Selasa (5/11/2024).

Dilansir dari Infopublik.id, hasil survey menunjukkan Indeks Kemerdekaan Pers Tahun 2024 mencapai 69,36 persen atau pada kategori Cukup Bebas. Dewan Pers mengidentifikasi faktor yang menjadi pendorong angka indeks tersebut adalah lingkungan ekonomi, politik, dan hukum

Nezar menyoroti faktor ekonomi yang mengancam kebebasan pers, bahkan hingga keberlangsungan media, akibat masifnya disrupsi teknologi digital dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini dipicu oleh keberadaan hampir 4.000 media online yang menekan populasi media cetak dan radio hingga makin mengecil.

“Hampir setiap tahun kita membahas tentang tren penurunan industri media nasional. Dan ini dampak yang sangat nyata dari disrupsi teknologi yang menerpa industri media. Adanya tekanan ekonomi yang cukup signifikan untuk keberlangsungan media,” ungkapnya.

Menurut Nezar kondisi ini juga berlangsung secara global, sehingga memicu inisiatif pendanaan untuk menjaga kualitas jurnalisme dengan model seperti National Fund for Journalism di Amerika Serikat (AS).

“Tujuannya mengatasi hambatan atau ketidakseimbangan di pasar media atau untuk memberi insentif dan juga menjadi katalisator hingga mempercepat proses transformatif di industri pers,” ungkap Wamenkomdigi.

Tekanan ekonomi yang dialami industri media nasional menjadi perhatian pemerintah melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 32 Tahun 2024 tentang Tanggung Jawab Perusahaan Platform Digital untuk Mendukung Jurnalisme Berkualitas atauPublisher Right.

Dalam beleid ini, pemerintah mendorong Dewan Pers menjadi katalisator dalam menjadikan relasi imbang antara industri pers dengan penyelenggara platform digital.

“Kita harapkan itu bisa bekerja dengan cepat dan kita juga mengantisipasi untuk perkembangan ke depan agar bisa menjamin ekosistem media yang sehat. Kami tengah mempelajari Digital Service Act dan Digital Market Act yang berlaku di Eropa,” jelas Nezar.

Dia juga mendorong pemangku kepentingan saling berkolaborasi merumuskan solusi keberlanjutan media di Indonesia, terutama dalam mempertahankan kualitas jurnalistik dan model bisnis yang paling tepat.

“Kami berharap dengan dialog, dengan duduk satu meja, stakeholders di industri pers ini ada langkah-langkah yang bisa dijadikan solusi untuk sustainability media ini,” tutup Nezar Patria.

Turut hadir dalam acara ini, Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu, Ketua Dewan Pers Periode 2010-2016 Bagir Manan, dan anggota Dewan Pers.

You Might Also Like

Peringatan Harkitnas di Wonosobo: Momentum Bangkit Menuju Indonesia Emas 2045

Kapal Nippon Maru Tiba Di Jakarta, Perkuat Diplomasi Budaya

RUU TNI Disahkan, Menhan Perjelas Batasan TNI di Ranah Sipil

Seniman Temanggung Dukung Jaranan Masuk Warisan Budaya UNESCO

Candiyasan-Keseneng Disiapkan Jadi 5 Dieng Baru, Warga Diminta Pertahankan Tanah

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
[mc4wp_form]
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Share
By Ridwan
Content Editor
Previous Article Cerita Dari Selembar Tenun Ikat Sikka
Next Article Putu Wijaya, Dari Panggung Teater ke Halaman Buku
1 Comment 1 Comment
  • Pingback: Kemkomdigi Dukung Harbolnas Dan Belanja di Indonesia Aja - emmanus.com

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media

2kFollowersLike
4kFollowersFollow
2.4kSubscribersSubscribe
18kFollowersFollow
- Advertisement -
Ad imageAd image

Berita Terbaru

Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar
Berita 30/05/2025
Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik
Berita 29/05/2025
Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto
Berita 29/05/2025
penulisan ulang sejarah Indonesia
DPR Setujui Proyek Penulisan Ulang Sejarah Indonesia, Target Rampung Tahun 2027
Berita 28/05/2025
- Advertisement -

Quick Link

  • Kontak Kami
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Top Categories

  • Profil
  • Event
  • Tradisi
  • Warisan Budaya

Stay Connected

200FollowersLike
4kFollowersFollow
2.4kSubscribersSubscribe
18kFollowersFollow
emmanus.comemmanus.com
Follow US
© 2024 PT Emma Media Nusantara. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna atau Alamat Email
Kata Sandi

Lupa kata sandi Anda?