Budaya

Warung Nasi Megono Bu Murni, Hidden Gem Kuliner Wonosobo

Selain Mie Ongklong, Wonosobo juga dikenal dengan kuliner bernama Megono. Salah satu warung megono yang menjadi hidden gem adalah Nasi Megono Bu Murni. Letaknya berada di dalam gang. Kampung Kalinget, Wonosobo Jawa Tengah. Meski berada di kampung, namun warung ini sempat viral dan tak pernah sepi pengunjung. Warung ini dikelola sepasang suami istri, Amin dan […]

Oleh Anisa Kurniawati

Warung Nasi Megono Bu Murni, Hidden Gem Kuliner Wonosobo
Nasi Megono dan tempe kemul khas Wonosobo, Jwa Tengah. Foto: Anisa.K
Diterbitkan

Selain Mie Ongklong, Wonosobo juga dikenal dengan kuliner bernama Megono. Salah satu warung megono yang menjadi hidden gem adalah Nasi Megono Bu Murni. Letaknya berada di dalam gang. Kampung Kalinget, Wonosobo Jawa Tengah. 

Meski berada di kampung, namun warung ini sempat viral dan tak pernah sepi pengunjung. Warung ini dikelola sepasang suami istri, Amin dan Murni, selama kurang lebih 10 tahunan.

Amin menjelaskan, warung ini menjadi ramai berkat video yang unggah di sosial media. 

“Anak-anak sekolah dari kota itu kan membuat video, kemudian di upload di sosial media. Akhirnya warung ini jadi viral terus terkenal begitulah.” jelas Amin. 

Lebih lanjut Amin menuturkan, semenjak warungnya menjadi viral banyak pengunjung dari luar kota yang singgah. Pengunjungnya mulai dari Jakarta, Bandung, Jogja, Surabaya, Pekolangan, Probolinggo, Banjarnega dan banyak lainnya. 

Sayur Nasi Kukus

Nasi megono sendiri adalah kuliner yang bahan utamanya dari nasi dan sayur. Untuk sayurnya, Nasi Megono Bu Murni menggunakan kubis dan kol yang diiris kasar.

Kubis yang sudah diiris itu dimasak bersama dengan kelapa, rawit, teri, kencur, ketumbar, garam dan gula. Biasanya nasi dan sayur ini dimasak terpisah.

Bu Marni dan Pak Amin sedang menyiapkan nasi megono dan tempe kemul untuk pelanggan
Foto: Anisa.K

Namun, uniknya di warung yang baru-baru ini dikunjungi food vloger Tanboy Kun ini, sayur dan nasi dimasak bersama. Setelah sayur dimasak, kemudian dikukus bersama dengan nasinya.

Di warung ini juga proses memasaknya masih secara tradisional yaitu menggunakan kayu bakar dan tungku. Dari proses memasak secara tradisional ini menghasilkan cita rasa yang lebih unik dan lezat.

Kuliner ini memiliki cita rasa yang gurih, manis, dan sedikit pedas. Nasi megono akan terasa lebih lengkap dan nikmat jika disajikan bersama tempe kemul. 

Porsi Sangat Terbatas

Seporsi Nasi Megono Bu Murni harganya hanya Rp 4000, untuk tempe kemulnya seharga Rp 1000. Dalam sehari Amin mengaku bisa menjual lebih dari 100 porsi. Bahkan, semua porsi itu hanya terjual kurang lebih dua jam saja. 

“Sehari bisa 100 porsi lebih. Tidak ada niat untuk menambah, karena sudah capek.” kata Amin.

Warung Nasi Megono Bu Murni mulai buka pukul 16.00-18.00.

Meski berada di tempat yang tersembunyi, namun warung ini masih menjadi incaran wisatawan dari luar kota. Jika Anda kebetulan sedang melintas di Wonosobo. Tentu ini bisa dijadikan sebagai referensi kuliner.

TopikBudaya
Budaya07 JAN 2025

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Budaya

Lihat semua →
Tradisi makan bajamba

Makan Bajamba di Meja Diplomasi

Makan bajamba bukan sekadar tradisi bersantap bersama, melainkan cerminan kebersamaan dan penghormatan yang dapat menginspirasi jamuan diplomatik.

Ridwan
ampilan gim Kenupi karya U-Lika Studio yang mengangkat budaya Dayak Kenyah melalui seni piksel.

Petualangan Dayak Kenyah di Kenupi

Kenupi menghadirkan budaya Dayak Kenyah melalui gim berbasis seni piksel yang dikembangkan U-Lika Studio sebagai bagian dari kampanye Jejak: Jelajah Dayak Kenyah

Ridwan

Lainnya dari Anisa Kurniawati

Lihat semua →
penulisan ulang sejarah Indonesia

DPR Setujui Proyek Penulisan Ulang Sejarah Indonesia, Target Rampung Tahun 2027

Proyek penulisan ulang sejarah Indonesia resmi mendapat persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Persetujuan ini diumumkan dalam Rapat Kerja bersama Komisi X yang digelar di Gedung Nusantara I, mayoritas fraksi menyatakan dukungan terhadap langkah strategis Kementerian Kebudayaan tersebut. Langkah besar ini menandai akhir dari kevakuman penulisan sejarah bangsa selama lebih dari dua

Anisa Kurniawati
Festival Karawitan Putri Gunungkidul

Festival Karawitan Putri Gunungkidul 2025, Ruang Ekspresi Generasi Muda

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul kembali menggelar Festival Karawitan Putri Tingkat Kabupaten Gunungkidul tahun 2025. Acara pembukaan berlangsung pada Selasa (27/5) di Taman Budaya Gunungkidul turut dihadiri Wakil Ketua I TP PKK DIY, GKBRAyA Paku Alam. Dalam sambutannya, Gusti Putri mengungkapkan apresiasi mendalam terhadap terselenggaranya festival tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam

Anisa Kurniawati
Pentas Seni Selasa Wagen

Pentas Seni Selasa Wagen DIY, unjukkan Komitmen Lestarikan Kearifan Lokal

Pentas Seni Selasa Wagen kembali digelar, Selasa (27/05) di Amphitheater Teras Malioboro 1, Yogyakarta. Acara menjadi wujud nyata pengabdian para pelaku budaya di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam menghidupkan kembali nilai-nilai luhur tradisi. Dalam sambutan pembukaan yang dibacakan Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Hukum, Pemerintahan dan Politik, Sukamto, mewakili Sekretaris Daerah DIY, disampaikan bahwa kegiatan

Anisa Kurniawati