Video

Watu Lumpang, Sakralnya Batu di Puncak Gunung Merbabu

Gunung Merbabu tak hanya terkenal karena keindahan alamnya yang memukau, tetapi juga menyimpan jejak sejarah dan kebudayaan yang tak ternilai. Salah satu peninggalan budaya yang masih bisa dijumpai hingga kini adalah situs Batu Lumpang atau Watu Lumpang, yang berada di sekitar puncak Gunung Merbabu. Dua Puncak Populer Gunung Merbabu Gunung Merbabu memiliki dua puncak utama […]

Oleh Achmad Aristyan

Watu Lumpang, Sakralnya Batu di Puncak Gunung Merbabu
Situs Watu Lumpang di Puncak Gunung Merbabu. Foto: travel.kompas.com/Anggara Wikan Prasetya
Diterbitkan

Gunung Merbabu tak hanya terkenal karena keindahan alamnya yang memukau, tetapi juga menyimpan jejak sejarah dan kebudayaan yang tak ternilai.

Salah satu peninggalan budaya yang masih bisa dijumpai hingga kini adalah situs Batu Lumpang atau Watu Lumpang, yang berada di sekitar puncak Gunung Merbabu.

Dua Puncak Populer Gunung Merbabu

Gunung Merbabu memiliki dua puncak utama yang menjadi titik pertemuan para pendaki dari berbagai jalur seperti Selo, Wekas, Thekelan, dan Suwanting.

Kedua puncak tersebut adalah Puncak Kenteng Songo dan Puncak Triangulasi.

Dari segi ketinggian, Puncak Triangulasi berada di titik tertinggi dengan elevasi 3.142 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Baca Juga: Pemilik Warung Legendaris Gunung Lawu Mbok Yem Meninggal Dunia

Sementara itu, Puncak Kenteng Songo berada sedikit lebih rendah, yakni di ketinggian 3.122 mdpl.

Di antara megahnya panorama pegunungan yang terlihat dari kedua puncak ini, terdapat sebuah batu unik yang menarik perhatian banyak pendaki.

Batu ini bukan sembarang batu, melainkan situs bersejarah yang disebut Watu Lumpang.

Situs Batu Lumpang: Jejak Budaya di Ketinggian

Watu Lumpang atau Batu Lumpang adalah batu dengan bentuk khas, memiliki cekungan di bagian tengah, menyerupai lumpang atau alat penumbuk padi tradisional yang dikenal dalam kehidupan masyarakat agraris.

Situs ini menjadi saksi bisu kehidupan dan kearifan lokal masyarakat masa lampau yang pernah menjadikan kawasan Gunung Merbabu sebagai bagian dari perjalanan budaya mereka.

Menurut informasi resmi dari Balai Taman Nasional Gunung Merbabu, keberadaan situs Watu Lumpang memiliki nilai penting, tidak hanya dari sisi arkeologis tetapi juga spiritual dan historis.

Karena itu, pelestarian situs ini menjadi tanggung jawab bersama.

Upaya Pelestarian dan Imbauan Etika

Untuk menjaga kelestariannya, pihak Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGMb) telah memasang pagar rantai di sekitar situs Batu Lumpang.

Langkah ini diambil agar para pendaki tidak menginjak, menyentuh secara sembarangan, atau merusak bagian dari batu yang dianggap sakral ini.

TNGMb juga mengimbau seluruh pendaki untuk menjaga sikap dan ucapan saat melintasi kawasan situs.

Segala tindakan yang dianggap tidak menghormati atau melanggar nilai kesakralan situs akan ditindak sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam kawasan konservasi.

Baca Juga: Gunung Lanang Mergolangu: Perpaduan Pesona Alam dan Mitos

Menyatu dengan Alam, Menghargai Warisan Leluhur

Mendaki Gunung Merbabu sejatinya bukan hanya soal menaklukkan ketinggian, tetapi juga tentang memahami dan menghargai warisan budaya yang ada di sepanjang jalur pendakian.

Situs Watu Lumpang adalah pengingat bahwa pegunungan bukan hanya tempat untuk menikmati alam, tetapi juga ruang suci yang menyimpan kisah leluhur dan kebijaksanaan masa lalu.

Dengan menjaga situs seperti Watu Lumpang, kita turut serta melestarikan sejarah dan budaya yang menjadi bagian dari identitas bangsa.

Mari mendaki dengan bijak, dan selalu tinggalkan jejak yang baik, bukan kerusakan.

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Video

Kodim Wonosobo Kawal Ketat Pemberangkatan 875 Calon Haji

Kodim Wonosobo Kawal Ketat Pemberangkatan 875 Calon Haji

Suasana haru dan khidmat menyelimuti Pendopo Bupati Wonosobo pada Minggu pagi (25/5/2025), saat ribuan warga berkumpul untuk melepas keberangkatan calon jemaah haji asal Kabupaten Wonosobo. Acara yang melibatkan massa dalam jumlah besar ini mendapat perhatian khusus dari unsur TNI, dengan Kodim 0707/Wonosobo turut mengerahkan personelnya untuk membantu pengamanan. Mewakili Komandan Kodim, Kapten Cke Sapta Wibawa

Achmad Aristyan
seleksi PPPK wonosobo

1.482 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap 2, Wabup Wonosobo Tekankan Pentingnya Optimisme dan Integritas

Sebanyak 1.482 peserta dari Kabupaten Wonosobo mengikuti seleksi Tahap 2 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang digelar di dua lokasi, yakni Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta dan Gedung PRPP Semarang. Pada hari pertama pelaksanaan seleksi, sebanyak 1.127 peserta mengikuti tes di ISI Yogyakarta. Wakil Bupati Wonosobo, Amir Husein, hadir langsung untuk memberikan semangat kepada

Anisa Kurniawati
Kirab Waisak

Kirab Waisak 2025 di Candi Borobudur Meriahkan Pariwisata Magelang

Perayaan Tri Suci Waisak 2569 BE tahun 2025 dengan Kirab Waisak yang digelar di Candi Borobudur, Jawa Tengah, kembali menjadi daya tarik utama, tak hanya bagi umat Buddha tetapi juga bagi sektor pariwisata di kawasan Magelang. Puncak prosesi perayaan berlangsung pada Senin (12/5/2025) dengan kirab sakral yang membawa Api Dharma dari Mrapen, Grobogan dan Air

Anisa Kurniawati

Lainnya dari Achmad Aristyan

Lihat semua →
Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Gelaran Munusa Championship 2025 resmi diselenggarakan di GOR Indoor Wonosobo sejak 28 Mei hingga 1 Juni 2025. Kompetisi futsal pelajar yang dirancang Munusa Management ini menghadirkan atmosfer baru dengan menggabungkan turnamen futsal tingkat SMP dan SMA serta lomba battle supporter yang sarat kreativitas. Dalam wawancara bersama media, Zulhan Choirul Muhayat selaku founder Munusa Management mengungkapkan

Achmad Aristyan
Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Kerja Sama Budaya dengan Menteri Kebudayaan Prancis, Rachida Dati, dalam sebuah seremoni di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/5/2025). Penandatanganan ini bertepatan dengan kunjungan kenegaraan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, ke Indonesia, yang sekaligus menjadi tonggak penting dalam memperkuat hubungan kebudayaan kedua negara. Kesepakatan ini merupakan tindak

Achmad Aristyan
Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Suasana berbeda tampak di hamparan sawah Dusun Wonokasihan, Desa Sojokerto, Kecamatan Leksono, Wonosobo, Jawa Tengah saat jajaran Kodim 0707/Wonosobo bersama tim dari Bulog terjun langsung mendampingi petani dalam panen raya. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi jemput bola dalam penyerapan gabah petani, sekaligus wujud nyata dukungan terhadap program Ketahanan Pangan Nasional. Di tengah aktivitas panen,

Achmad Aristyan