Berita

Binrohis Kemenag Wonosobo Bahas Proses Turunnya Al-Qur’an

Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Wonosobo kembali mengadakan kegiatan Bimbingan Rohani Islam (Binrohis) sebagai upaya memperkuat spiritualitas aparatur negara. Acara yang berlangsung di Aula Pelayanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) ini digelar pada Senin (17/03/2025) usai apel pagi dan penghormatan bendera. Berdasarkan informasi dari akun Instagram @kemenag_wonosobo, Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai non-ASN di […]

Oleh Achmad Aristyan

Binrohis Kemenag Wonosobo Bahas Proses Turunnya Al-Qur’an
Kegiatan Bimbingan Rohani Islam (Binrohis) oleh Kemenag Kabupaten Wonosobo. Foto: Instagram/@kemenag_wonosobo
Diterbitkan

Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Wonosobo kembali mengadakan kegiatan Bimbingan Rohani Islam (Binrohis) sebagai upaya memperkuat spiritualitas aparatur negara.

Acara yang berlangsung di Aula Pelayanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) ini digelar pada Senin (17/03/2025) usai apel pagi dan penghormatan bendera.

Berdasarkan informasi dari akun Instagram @kemenag_wonosobo, Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai non-ASN di lingkungan Kankemenag Wonosobo turut hadir dalam kegiatan ini.

Pembukaan dengan Murotal yang Khusyuk

Kegiatan diawali dengan pembukaan yang dipandu Andri Widiyanto sebagai Master of Ceremony (MC).

Selanjutnya, suasana syahdu terasa saat Khofif Mustofa membacakan ayat suci Al-Qur’an dengan lantunan murotal yang penuh kekhusyukan.

Baca Juga: Baznas Wonosobo Gelar Pentasyarufan Zakat di Bulan Ramadhan

Puncak acara diisi dengan tausiyah yang disampaikan Kyai Mustofa Al Kiflie.

Dalam ceramahnya, ia membahas tentang tiga fase turunnya Al-Qur’an, sebuah kajian yang memberikan pemahaman lebih dalam mengenai proses wahyu Allah yang menjadi pedoman umat Islam.

Tiga Fase Turunnya Al-Qur’an

Kyai Mustofa Al Kiflie menjelaskan bahwa turunnya Al-Qur’an terjadi dalam tiga fase utama.

Ia mengawali dengan mengutip QS Al-Buruj [85]: 21-22 yang menegaskan bahwa pada fase pertama, Al-Qur’an telah diturunkan secara keseluruhan ke Lauhul Mahfudz.

“بَلۡ هُوَ قُرۡءَانٞ مَّجِيدٞ (٢١) فِي لَوۡحٖ مَّحۡفُوظِۢ (٢٢)”

Artinya: Bahkan yang didustakan mereka itu ialah Al-Qur’an yang mulia. Yang (tersimpan) dalam Lauhul Mahfuzh.

Pada fase kedua, lanjutnya, Al-Qur’an diturunkan dari Lauhul Mahfudz ke Baitul ‘Izzah di langit dunia.

Peristiwa ini terjadi pada bulan Ramadhan, bertepatan dengan malam Lailatul Qadar.

Ayat dalam QS Al-Baqarah [2]: 185 menjadi dasar dari penjelasan ini.

“شَهۡرُ رَمَضَانَ ٱلَّذِيٓ أُنزِلَ فِيهِ ٱلۡقُرۡءَانُ هُدٗى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَٰتٖ مِّنَ ٱلۡهُدَىٰ وَٱلۡفُرۡقَانِۚ”

Artinya: Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yang hak dan yang batil).

Adapun fase ketiga, Al-Qur’an diturunkan secara bertahap kepada Nabi Muhammad SAW melalui perantaraan malaikat Jibril.

Penurunan ini berlangsung selama 23 tahun, menyesuaikan dengan berbagai peristiwa yang terjadi pada masa kenabian.

Penguatan Moderasi Beragama bagi ASN

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Wonosobo, Panut, menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai moderasi beragama bagi para ASN Kemenag.

Ia menegaskan bahwa komitmen terhadap integritas adalah bagian dari tanggung jawab aparatur negara, sejalan dengan tugas dan kewajiban mereka yang mendapatkan amanah dari negara.

Baca Juga: Kodim Wonosobo dan Persit Gelar Bakti Sosial di Panti Asuhan

Kegiatan Binrohis ini diharapkan tidak hanya menjadi momen refleksi spiritual, tetapi juga dapat meningkatkan pemahaman ASN terhadap nilai-nilai Islam yang moderat dan berimbang.

Dengan demikian, mereka mampu mengimplementasikan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari serta menjalankan tugas dengan penuh dedikasi dan kejujuran.

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Berita

Lihat semua →
Ikan arwana Super Red asal Kalimantan Barat yang dikenal dari kawasan Kapuas Hulu dan Danau Sentarum.

Kearifan Lokal Menjaga Arwana Super Red Kalbar

Arwana Super Red Kalimantan Barat dikenal di pasar ikan hias internasional. Di sekitar Danau Sentarum, pengetahuan dan keterlibatan masyarakat berperan menjaga kelestarian ikan kebanggaan daerah ini.

Ridwan
Budaya Batang Menelusuri Jejak Mataram

Budaya Batang Menelusuri Jejak Mataram

Dialog budaya Batang dan DI Yogyakarta membuka kembali pembahasan hubungan sejarah pesisir utara Jawa dengan Mataram Islam yang menjadi bagian dari upaya penelitian serta pelestarian warisan sejarah.

Ridwan

Lainnya dari Achmad Aristyan

Lihat semua →
Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Gelaran Munusa Championship 2025 resmi diselenggarakan di GOR Indoor Wonosobo sejak 28 Mei hingga 1 Juni 2025. Kompetisi futsal pelajar yang dirancang Munusa Management ini menghadirkan atmosfer baru dengan menggabungkan turnamen futsal tingkat SMP dan SMA serta lomba battle supporter yang sarat kreativitas. Dalam wawancara bersama media, Zulhan Choirul Muhayat selaku founder Munusa Management mengungkapkan

Achmad Aristyan
Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Kerja Sama Budaya dengan Menteri Kebudayaan Prancis, Rachida Dati, dalam sebuah seremoni di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/5/2025). Penandatanganan ini bertepatan dengan kunjungan kenegaraan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, ke Indonesia, yang sekaligus menjadi tonggak penting dalam memperkuat hubungan kebudayaan kedua negara. Kesepakatan ini merupakan tindak

Achmad Aristyan
Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Suasana berbeda tampak di hamparan sawah Dusun Wonokasihan, Desa Sojokerto, Kecamatan Leksono, Wonosobo, Jawa Tengah saat jajaran Kodim 0707/Wonosobo bersama tim dari Bulog terjun langsung mendampingi petani dalam panen raya. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi jemput bola dalam penyerapan gabah petani, sekaligus wujud nyata dukungan terhadap program Ketahanan Pangan Nasional. Di tengah aktivitas panen,

Achmad Aristyan