Berita

DPRD Wonosobo Gelar Paripurna Penetapan LKPJ Bupati Tahun 2024

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wonosobo menggelar Sidang Paripurna dalam rangka penyampaian pendapat akhir fraksi serta penetapan keputusan terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Wonosobo Tahun Anggaran 2024. Rapat ini berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Wonosobo pada Rabu (30/4/2025) dan dipimpin Wakil Ketua DPRD, Achmad Faqih. Dalam sambutannya, Faqih menjelaskan bahwa penyampaian LKPJ […]

Oleh Anisa Kurniawati

DPRD Wonosobo
Sidang Paripurna dalam rangka penyampaian pendapat akhir fraksi dan penetapan keputusan terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Wonosobo Tahun Anggaran 2024. Foto: website.wonosobokab.go.id.
Diterbitkan

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wonosobo menggelar Sidang Paripurna dalam rangka penyampaian pendapat akhir fraksi serta penetapan keputusan terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Wonosobo Tahun Anggaran 2024.

Rapat ini berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Wonosobo pada Rabu (30/4/2025) dan dipimpin Wakil Ketua DPRD, Achmad Faqih. Dalam sambutannya, Faqih menjelaskan bahwa penyampaian LKPJ merupakan kewajiban konstitusional kepala daerah.

Hal ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 tentang Laporan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah. Ia menyebut, LKPJ harus disampaikan paling lambat tiga bulan setelah tahun anggaran berakhir dan selanjutnya akan dibahas secara menyeluruh oleh tim khusus DPRD.

Baca juga: Pemkab Wonosobo Targetkan Rp1,8 Miliar Bulan Dana PMI 2025, untuk Kegiatan Kemanusiaan

Meski beberapa target program belum sepenuhnya tercapai, Faqih menilai penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan daerah, serta pemberdayaan masyarakat sepanjang tahun 2024 menunjukkan hasil yang positif secara umum.

“Secara garis besar kinerja tahun 2024 sudah berjalan dengan baik, pandangan akhir fraksi telah disusun berdasarkan pembahasan komisi, masukan profesional, serta pertimbangan dari perangkat daerah,” ujar Faqih dilansir dari website.wonosobokab.go.id.

Dalam forum ini, Faqih juga menyoroti sejumlah isu strategis, termasuk perlunya penertiban bangunan liar di atas aliran sungai yang mengganggu sistem irigasi, pengembangan sektor pariwisata sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta percepatan proses perizinan usaha homestay dan restoran.

Adapun prioritas pembangunan tahun 2025, menurut DPRD, difokuskan pada peningkatan infrastruktur jalan, pendidikan, dan pengembangan sektor pariwisata.

“Kami dorong agar Pemerintah Daerah lebih kreatif menjalin komunikasi dengan Pemerintah Provinsi maupun Pusat untuk memperoleh dukungan pendanaan tambahan,” ujar Faqih.

Sementara itu, Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat dalam sambutannya mengungkapkan bahwa LKPJ telah melalui pembahasan intensif bersama DPRD pada 14–17 April 2025, dengan fokus pada capaian kinerja, pemetaan persoalan, dan penyusunan solusi strategis.

“LKPJ ini merupakan bagian dari evaluasi kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah dan juga menjadi bahan penyempurnaan Rencana Kerja Pemerintah Daerah tahun 2025, sekaligus pijakan awal penyusunan RPJMD Kabupaten Wonosobo Tahun 2025–2029,” ujar Afif.

Baca juga: Presiden Prabowo Hadiri Peringatan Hari Buruh Internasional 2025

Ia menambahkan, RPJMD disusun mengacu pada RPJPD Kabupaten Wonosobo 2025–2045 yang mengusung visi menjadikan Wonosobo sebagai pusat agrobisnis dan pariwisata terkemuka di Jawa Tengah. Visi ini akan diwujudkan melalui kebijakan strategis pada periode pertama, yakni penguatan ekosistem transformasi agrobisnis dan pariwisata yang maju.

Afif berharap, berbagai target pembangunan yang belum tercapai di tahun sebelumnya dapat dijadikan pelajaran untuk merumuskan strategi yang lebih efektif ke depan. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi erat jajaran eksekutif dan legislatif guna mempercepat kesejahteraan masyarakat Wonosobo.

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Berita

Lihat semua →
Ikan arwana Super Red asal Kalimantan Barat yang dikenal dari kawasan Kapuas Hulu dan Danau Sentarum.

Kearifan Lokal Menjaga Arwana Super Red Kalbar

Arwana Super Red Kalimantan Barat dikenal di pasar ikan hias internasional. Di sekitar Danau Sentarum, pengetahuan dan keterlibatan masyarakat berperan menjaga kelestarian ikan kebanggaan daerah ini.

Ridwan
Budaya Batang Menelusuri Jejak Mataram

Budaya Batang Menelusuri Jejak Mataram

Dialog budaya Batang dan DI Yogyakarta membuka kembali pembahasan hubungan sejarah pesisir utara Jawa dengan Mataram Islam yang menjadi bagian dari upaya penelitian serta pelestarian warisan sejarah.

Ridwan

Lainnya dari Anisa Kurniawati

Lihat semua →
penulisan ulang sejarah Indonesia

DPR Setujui Proyek Penulisan Ulang Sejarah Indonesia, Target Rampung Tahun 2027

Proyek penulisan ulang sejarah Indonesia resmi mendapat persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Persetujuan ini diumumkan dalam Rapat Kerja bersama Komisi X yang digelar di Gedung Nusantara I, mayoritas fraksi menyatakan dukungan terhadap langkah strategis Kementerian Kebudayaan tersebut. Langkah besar ini menandai akhir dari kevakuman penulisan sejarah bangsa selama lebih dari dua

Anisa Kurniawati
Festival Karawitan Putri Gunungkidul

Festival Karawitan Putri Gunungkidul 2025, Ruang Ekspresi Generasi Muda

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul kembali menggelar Festival Karawitan Putri Tingkat Kabupaten Gunungkidul tahun 2025. Acara pembukaan berlangsung pada Selasa (27/5) di Taman Budaya Gunungkidul turut dihadiri Wakil Ketua I TP PKK DIY, GKBRAyA Paku Alam. Dalam sambutannya, Gusti Putri mengungkapkan apresiasi mendalam terhadap terselenggaranya festival tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam

Anisa Kurniawati
Pentas Seni Selasa Wagen

Pentas Seni Selasa Wagen DIY, unjukkan Komitmen Lestarikan Kearifan Lokal

Pentas Seni Selasa Wagen kembali digelar, Selasa (27/05) di Amphitheater Teras Malioboro 1, Yogyakarta. Acara menjadi wujud nyata pengabdian para pelaku budaya di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam menghidupkan kembali nilai-nilai luhur tradisi. Dalam sambutan pembukaan yang dibacakan Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Hukum, Pemerintahan dan Politik, Sukamto, mewakili Sekretaris Daerah DIY, disampaikan bahwa kegiatan

Anisa Kurniawati