Pariwisata

Eksplorasi Destinasi Wisata Jailolo, Halmahera Barat

Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara khususnya kawasan wisata Jailolo, memiliki kekayaan wisata alam berupa pantai-pantai yang tak hanya indah, namun juga sarat akan tradisi budaya lokal yang masih terjaga hingga kini. Kombinasi pesona alam dan nilai budaya yang kental menjadikan Jailolo menjadi tujuan wisata unik di Halmahera Barat. Terdapat tiga pantai utama—Bubane Saicico, Pantai Lapasi, […]

Oleh Anisa Kurniawati

Eksplorasi Destinasi Wisata Jailolo, Halmahera Barat
Diterbitkan

Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara khususnya kawasan wisata Jailolo, memiliki kekayaan wisata alam berupa pantai-pantai yang tak hanya indah, namun juga sarat akan tradisi budaya lokal yang masih terjaga hingga kini. Kombinasi pesona alam dan nilai budaya yang kental menjadikan Jailolo menjadi tujuan wisata unik di Halmahera Barat.

Terdapat tiga pantai utama—Bubane Saicico, Pantai Lapasi, dan Rappa Pelangi di kawasan Jailolo. Ketiganya menghadirkan perpaduan panorama alam dan tradisi, menjadikannya destinasi yang wajib dikunjungi para wisatawan yang ingin menikmati pengalaman berbeda di Maluku Utara.

  1. Pantai Bubane Saicico

Namanya diambil dari bahasa Sahu (“bubane” berarti pantai dan “saicico” berarti indah), terletak di Desa Lako Akediri, Jailolo Timur. Selain keindahan pantainya, area ini memiliki kediaman Kesultanan Jailolo dan makam keramat yang disebut kubu podo atau “kubur pendek.” Ritual adat seperti ziarah dan tahlilan rutin dilakukan di sini. Wisatawan pun harus menghormati tradisi ini dengan berpakaian sopan selama berkunjung.

  1. Pantai Lapasi

Merupakan singkatan dari “Lako Pasir Indah,” berlokasi di Desa Lako Akelamo, Jailolo Halmahera Barat. Pantai ini menawarkan pesisir yang panjang dan suasana sejuk, yang dihiasi dengan hutan bakau alami.

Terdapat makam Tete Biti, situs keramat lain yang menjadi tempat ritual tahunan seperti ziarah dan tabur bunga ke laut. Tradisi ini menambah daya tarik Pantai Lapasi sebagai tempat wisata yang memadukan keindahan alam dan warisan budaya.

Baca juga: Revitalisasi Bahasa di Tanimbar Lestarikan Warisan Budaya

  1. Pantai Rappa Pelangi

Pantai kebanggaan masyarakat Halmahera Barat ini berada di Desa Bobanehena, Jailolo Selatan. Pantai ini menampilkan pemandangan laut yang indah, dilengkapi dengan pondok wisata di atas air serta dikelilingi pepohonan rindang.

Terdapat dua makam keramat yang sering digunakan untuk upacara adat seperti pemberian sesaji dan tahlilan. Di sini, para wisatawan diimbau berpakaian sopan dan tidak membawa minuman keras.

Bagi wisatawan yang mencari destinasi wisata yang menyegarkan sekaligus sarat makna, pantai-pantai ini menawarkan pengalaman luar biasa dalam balutan kearifan lokal dan tradisi yang tak lekang oleh waktu. (Sumber dan foto: Infopublik.id)

TopikPariwisata
Pariwisata02 NOV 2024

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Pariwisata

Lihat semua →

Lainnya dari Anisa Kurniawati

Lihat semua →
penulisan ulang sejarah Indonesia

DPR Setujui Proyek Penulisan Ulang Sejarah Indonesia, Target Rampung Tahun 2027

Proyek penulisan ulang sejarah Indonesia resmi mendapat persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Persetujuan ini diumumkan dalam Rapat Kerja bersama Komisi X yang digelar di Gedung Nusantara I, mayoritas fraksi menyatakan dukungan terhadap langkah strategis Kementerian Kebudayaan tersebut. Langkah besar ini menandai akhir dari kevakuman penulisan sejarah bangsa selama lebih dari dua

Anisa Kurniawati
Festival Karawitan Putri Gunungkidul

Festival Karawitan Putri Gunungkidul 2025, Ruang Ekspresi Generasi Muda

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul kembali menggelar Festival Karawitan Putri Tingkat Kabupaten Gunungkidul tahun 2025. Acara pembukaan berlangsung pada Selasa (27/5) di Taman Budaya Gunungkidul turut dihadiri Wakil Ketua I TP PKK DIY, GKBRAyA Paku Alam. Dalam sambutannya, Gusti Putri mengungkapkan apresiasi mendalam terhadap terselenggaranya festival tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam

Anisa Kurniawati
Pentas Seni Selasa Wagen

Pentas Seni Selasa Wagen DIY, unjukkan Komitmen Lestarikan Kearifan Lokal

Pentas Seni Selasa Wagen kembali digelar, Selasa (27/05) di Amphitheater Teras Malioboro 1, Yogyakarta. Acara menjadi wujud nyata pengabdian para pelaku budaya di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam menghidupkan kembali nilai-nilai luhur tradisi. Dalam sambutan pembukaan yang dibacakan Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Hukum, Pemerintahan dan Politik, Sukamto, mewakili Sekretaris Daerah DIY, disampaikan bahwa kegiatan

Anisa Kurniawati