Budaya

Empat Objek Bersejarah di Ciamis Resmi Menjadi Cagar Budaya 

Pemerintah Kabupaten Ciamis, Jawa Barat melalui Tim Ahli Cagar Budaya telah resmi menetapkan empat objek bersejarah sebagai cagar budaya. Setelah melalui kajian mendalam, keempat objek yang ditetapkan adalah Pendopo Kabupaten Ciamis, Eks Kantor Kewedanaan, Makam Raden Panji Jayanegara, dan Makam Prabu Dimuntur. Muharam A. Jazuli, Kabid Kebudayaan Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga Ciamis, menjelaskan keputusan […]

Oleh Anisa Kurniawati

Empat Objek Bersejarah di Ciamis Resmi Menjadi Cagar Budaya 
Objek bersejarah di Ciamis yang ditetapkan yakni Pendopo Kabupaten Ciamis, Eks Kantor Kewedanaan, Makam Raden Panji Jayanegara, dan Makam Prabu Dimuntur. Foto: setdprd.ciamiskab.go.id
Diterbitkan

Pemerintah Kabupaten Ciamis, Jawa Barat melalui Tim Ahli Cagar Budaya telah resmi menetapkan empat objek bersejarah sebagai cagar budaya.

Setelah melalui kajian mendalam, keempat objek yang ditetapkan adalah Pendopo Kabupaten Ciamis, Eks Kantor Kewedanaan, Makam Raden Panji Jayanegara, dan Makam Prabu Dimuntur.

Muharam A. Jazuli, Kabid Kebudayaan Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga Ciamis, menjelaskan keputusan diambil karena Ciamis memiliki banyak potensi sejarah yang perlu dilestarikan. 

“Tim Ahli Cagar Budaya telah merekomendasikan empat objek yang memenuhi syarat dan kriteria untuk ditetapkan sebagai cagar budaya,” ujarnya, dikutip dari pikiran.rakyat.com, Rabu (8/1/2025

Keempat objek itu memenuhi kriteria UU No. 11 Tahun 2010, yang meliputi usia lebih dari 50 tahun, representasi masa atau gaya tertentu, dan memiliki arti khusus bagi sejarah, ilmu pengetahuan, pendidikan, agama, dan kebudayaan.

Setelah penetapan, langkah selanjutnya adalah sosialisasi kepada masyarakat. Pemerintah daerah fokus pada pelindungan, pengembangan, dan pemanfaatan cagar budaya itu sebagai sarana edukasi dan pengembangan kebudayaan. 

Ilham Purwa Fauzi, anggota Tim Registrasi Cagar Budaya Kabupaten Ciamis, menyebut, upaya ini untuk melindungi dan memanfaatkan objek cagar budaya sebagai sumber edukasi dan penelitian. 

Dia menekankan pentingnya pelestarian ini dalam menjaga identitas dan kebanggaan masyarakat Ciamis terhadap sejarah mereka. 

“Ke depan, pengembangan situs-situs ini dapat dimanfaatkan untuk mendukung pendidikan sejarah lokal, penelitian, hingga penguatan identitas daerah. Ini penting agar generasi mendatang dapat memahami dan menghargai warisan budaya leluhur,” tambahnya.

Empat Objek Bersejarah di Ciamis

Adapun detail keempat objek bersejarah yang ditetapkan adalah sebagai berikut:

  • Pendopo Kabupaten Ciamis 

Dibangun pada masa kolonial Belanda untuk Asisten Residen Galuh, dengan keaslian struktur sekitar 70 persen. Pendopo Bupati Galuh berada di sebelah selatan Alun-alun Ciamis, yang kini digunakan sebagai Gedung DPRD Ciamis.

  • Eks Kantor Kewedanaan

Bangunan ini kini menjadi Kantor KPU Ciamis dan mempertahankan ornamen asli seperti jendela lapis tiga dan bilik pelayanan umum. Bangunan berusia lebih dari 60 tahun dengan tingkat keasliannya 80%. 

  • Makam Raden Panji Jayanegara

Lokasi ini merupakan makam Bupati Galuh pertama yang berperan penting dalam sejarah pendirian Kabupaten Ciamis.

  • Makam Prabu Dimuntur 

Terletak di Desa Kertabumi, makam ini merupakan situs Raja Kerajaan Galuh Kertabumi yang memerintah pada abad ke-16. Rajanya yaitu Prabu Dimuntur yang memerintah dari tahun 1585 hingga 1602 M.  (Dari berbagai sumber)

TopikBudaya
Budaya18 JAN 2025

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Budaya

Lihat semua →
Tradisi makan bajamba

Makan Bajamba di Meja Diplomasi

Makan bajamba bukan sekadar tradisi bersantap bersama, melainkan cerminan kebersamaan dan penghormatan yang dapat menginspirasi jamuan diplomatik.

Ridwan
ampilan gim Kenupi karya U-Lika Studio yang mengangkat budaya Dayak Kenyah melalui seni piksel.

Petualangan Dayak Kenyah di Kenupi

Kenupi menghadirkan budaya Dayak Kenyah melalui gim berbasis seni piksel yang dikembangkan U-Lika Studio sebagai bagian dari kampanye Jejak: Jelajah Dayak Kenyah

Ridwan

Lainnya dari Anisa Kurniawati

Lihat semua →
penulisan ulang sejarah Indonesia

DPR Setujui Proyek Penulisan Ulang Sejarah Indonesia, Target Rampung Tahun 2027

Proyek penulisan ulang sejarah Indonesia resmi mendapat persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Persetujuan ini diumumkan dalam Rapat Kerja bersama Komisi X yang digelar di Gedung Nusantara I, mayoritas fraksi menyatakan dukungan terhadap langkah strategis Kementerian Kebudayaan tersebut. Langkah besar ini menandai akhir dari kevakuman penulisan sejarah bangsa selama lebih dari dua

Anisa Kurniawati
Festival Karawitan Putri Gunungkidul

Festival Karawitan Putri Gunungkidul 2025, Ruang Ekspresi Generasi Muda

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul kembali menggelar Festival Karawitan Putri Tingkat Kabupaten Gunungkidul tahun 2025. Acara pembukaan berlangsung pada Selasa (27/5) di Taman Budaya Gunungkidul turut dihadiri Wakil Ketua I TP PKK DIY, GKBRAyA Paku Alam. Dalam sambutannya, Gusti Putri mengungkapkan apresiasi mendalam terhadap terselenggaranya festival tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam

Anisa Kurniawati
Pentas Seni Selasa Wagen

Pentas Seni Selasa Wagen DIY, unjukkan Komitmen Lestarikan Kearifan Lokal

Pentas Seni Selasa Wagen kembali digelar, Selasa (27/05) di Amphitheater Teras Malioboro 1, Yogyakarta. Acara menjadi wujud nyata pengabdian para pelaku budaya di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam menghidupkan kembali nilai-nilai luhur tradisi. Dalam sambutan pembukaan yang dibacakan Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Hukum, Pemerintahan dan Politik, Sukamto, mewakili Sekretaris Daerah DIY, disampaikan bahwa kegiatan

Anisa Kurniawati