Pariwisata

Gua Akbar Tuban, Antara Mitos dan Keindahan di Kedalaman

Gua Akbar di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, merupakan salah satu rekomendasi destinasi wisata menarik. Keindahan Gua ini terletak pada formasi stalaktit dan stalagmitnya yang megah, serta sejarah mistis yang menyertainya. Dilansir dari ayoningtuban.tubankab.go.id, keunikan Gua Akbar terlihat dari formasi alami stalaktit yang menjuntai dari langit-langit dan stalagmit yang menjulang dari lantai Gua. Di dalam Gua, […]

Oleh Achmad Aristyan

Gua Akbar Tuban, Antara Mitos dan Keindahan di Kedalaman
Gua Akbar di Tuban menjadi salah satu rekomendasi destinasi wisata alam. Foto: indonesiatraveler.id/ayoningtuban.tubankab.go.id
Diterbitkan

Gua Akbar di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, merupakan salah satu rekomendasi destinasi wisata menarik. Keindahan Gua ini terletak pada formasi stalaktit dan stalagmitnya yang megah, serta sejarah mistis yang menyertainya.

Dilansir dari ayoningtuban.tubankab.go.id, keunikan Gua Akbar terlihat dari formasi alami stalaktit yang menjuntai dari langit-langit dan stalagmit yang menjulang dari lantai Gua.

Di dalam Gua, mengalir pula sungai kecil yang menambah kesan alami dan menghadirkan suara gemericik air yang menenangkan. 

 Persembunyian Legendaris

Gua Akbar memiliki sejarah yang sarat dengan nuansa mistis. Awalnya, Gua ini dikenal dengan nama “Luweng Ombo” dan diyakini sebagai tempat mistis yang menjadi keraton para jin. 

Legenda menyebutkan bahwa Sunan Bonang, salah satu Wali Songo, mengetahui keberadaan Gua ini. Pada masa itu, Luweng Ombo dikelilingi semak kaktus berduri, rumpun bambu, serta pohon abar (sejenis beringin) yang menambah suasana angker.

Tempat ini sering dijadikan lokasi bertapa para leluhur. Cerita rakyat juga mengaitkan Gua Akbar dengan persembunyian Brandal Lokajaya (Raden Said), putra Adipati Tuban, Tumenggung Wilwatikta, sebelum ia dikenal sebagai Sunan Kalijaga. 

Selama masa persembunyiannya di Gua, Lokajaya dijaga seekor naga sakti bernama Naga Taksaka. Ada pula kisah yang menyebutkan Gua ini sebagai tempat perlindungan bagi orang-orang Madura saat dikejar musuh dalam peperangan.

Lokasi dan Aksesibilitas

Gua Akbar berlokasi strategis di belakang Pasar Baru Tuban, di tepi Jalan Semarang-Surabaya. Letaknya tepat di seberang terminal wisata Tuban, sehingga memudahkan akses untuk berkunjung.

Fasilitas dan Harga Tiket

Gua Akbar dilengkapi berbagai fasilitas termasuk area parkir yang luas, gazebo, toilet, tempat salat, spot foto menarik, kedai makanan dan minuman ringan, warung makan, serta pusat oleh-oleh.

Tiket masuk ke Gua ini terbilang cukup terjangkau. Pada hari Senin hingga Jumat, harga tiket untuk dewasa adalah Rp. 8.000 dan Rp. 5.000 untuk anak-anak. 

Sementara itu, pada hari Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional, harga tiket masuk meningkat menjadi Rp. 10.000 untuk dewasa dan Rp. 7.000 untuk anak-anak.

Dengan perpaduan pesona alam, sejarah, dan mitos yang kuat, Gua Akbar di Tuban, Jawa Timur, menyuguhkan pengalaman wisata yang tidak hanya memanjakan mata tetapi juga memperkaya pemahaman tentang warisan budaya setempat. 

TopikPariwisata
Pariwisata01 JAN 2025

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Pariwisata

Lihat semua →

Lainnya dari Achmad Aristyan

Lihat semua →
Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Gelaran Munusa Championship 2025 resmi diselenggarakan di GOR Indoor Wonosobo sejak 28 Mei hingga 1 Juni 2025. Kompetisi futsal pelajar yang dirancang Munusa Management ini menghadirkan atmosfer baru dengan menggabungkan turnamen futsal tingkat SMP dan SMA serta lomba battle supporter yang sarat kreativitas. Dalam wawancara bersama media, Zulhan Choirul Muhayat selaku founder Munusa Management mengungkapkan

Achmad Aristyan
Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Kerja Sama Budaya dengan Menteri Kebudayaan Prancis, Rachida Dati, dalam sebuah seremoni di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/5/2025). Penandatanganan ini bertepatan dengan kunjungan kenegaraan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, ke Indonesia, yang sekaligus menjadi tonggak penting dalam memperkuat hubungan kebudayaan kedua negara. Kesepakatan ini merupakan tindak

Achmad Aristyan
Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Suasana berbeda tampak di hamparan sawah Dusun Wonokasihan, Desa Sojokerto, Kecamatan Leksono, Wonosobo, Jawa Tengah saat jajaran Kodim 0707/Wonosobo bersama tim dari Bulog terjun langsung mendampingi petani dalam panen raya. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi jemput bola dalam penyerapan gabah petani, sekaligus wujud nyata dukungan terhadap program Ketahanan Pangan Nasional. Di tengah aktivitas panen,

Achmad Aristyan