Berita

Harga Bahan Pokok di Pasar Wonosobo Pasca Lebaran Stabil, Sejumlah Komoditas Alami Penurunan

Harga bahan pokok di Pasar Induk Wonosobo setelah Idulfitri 2025 menunjukkan tren yang relatif stabil. Bahkan, beberapa komoditas mengalami penurunan harga, seperti cabai. Berdasarkan pantauan di Pasar Induk Wonosobo Jumat (11/04/2025), beberapa harga bahan pokok relatif stabil, seperti beras dan minyak goreng. Menurut Wiwit, salah satu pedagang beras, harga beras cenderung stabil. Beras termurah sekitar […]

Oleh Anisa Kurniawati

harga bahan pokok
Harga bahan pokok di Pasar Induk Wonosobo pascalebaran cenderung stabil, beberapa mengalami penurunan. Foto: Anisa
Diterbitkan

Harga bahan pokok di Pasar Induk Wonosobo setelah Idulfitri 2025 menunjukkan tren yang relatif stabil. Bahkan, beberapa komoditas mengalami penurunan harga, seperti cabai.

Berdasarkan pantauan di Pasar Induk Wonosobo Jumat (11/04/2025), beberapa harga bahan pokok relatif stabil, seperti beras dan minyak goreng. Menurut Wiwit, salah satu pedagang beras, harga beras cenderung stabil.

Beras termurah sekitar Rp12.500 sampai Rp13.000. Kemudian beras medium harganya Rp14.000an-Rp15.000an. Sedangkan beras khusus Rp16.000an. Sementara itu, minyak goreng stabil di harga Rp 16.000 sampai Rp 17.500 perliternya.

Baca juga: Harga Kebutuhan Pokok, Sepekan Jelang Lebaran di Wonosobo

Penurunan Harga Cabai

Jika menjelang lebaran komoditas hortikultura seperti cabai mengalami kenaikan yang signifikan, pasca lebaran harganya sedikit mengalami penurunan. Hal ini diungkapkan Fitri, salah satu pedagang di Pasar Induk Wonosobo.

“Harga cabai merah tadinya sampai Rp 70.000 perkilonya, sekarang Rp 65.000. Harga cabai setan tadinya Rp 110. 000 jadi Rp 100.000. Kalau cabai rawit tadinya Rp 65.000 sekarang Rp 60.000. Terus harga cabai hijau besar dan keriting Rp 40.000 ” kata Fitri.

Menurut Fitri, penurunan harga cabai setelah lebaran adalah hal yang biasa. Meski hanya mengalami sedikit penurunan, menurutnya, harga cabai terutama jenis setan, masih tergolong mahal.

Sementara itu, harga bawang merah dan bawang putih masih relatif sama dengan harga menjelang lebaran. Harganya berkisar antara Rp 45.000 hingga Rp 55.000 per kilogram.

harga bahan pokok
Harga bahan pokok yang cenderung stabil. Harg bawang merah dan putih alami sedikit penurunan. Foto: Anisa

Harga Daging Sapi dan Ayam

Harga daging sapi juga mengalami penurunan secara bertahap. “Kalau waktu lebaran tadinya Rp 150.000 sekarang turun jadi Rp 145.000 untuk yang super. Kalau yang nomor dua tadinya Rp 145.000 sekarang Rp 138.000 ” jelas Tarmujo.

Sementara itu, harga daging ayam potong cukup stabil di angka Rp 35.000 per kilo. Kondisi ini biasa terjadi pasca lebaran.

harga bahan pokok
Harga daging ayam cenderung stabil seperti hari biasa. Foto: Anisa

Harga Sayuran

Di beberapa pedagang sayur Pasar Induk Wonosobo,  harga sayuran cenderung stabil. Harga tomat mengalami kenaikan dari Rp10.000 menjadi Rp15.000 per kilogram. Harga wortel dan sayuran hijau lainnya cenderung tetap stabil.

Iru, pedagang sayur di Pasar Induk Wonosobo, menambahkan bahwa stok sayuran hijau dan bahan pokok seperti tahu dan tempe sempat tersendat. “Satu dua hari setelah Lebaran sempat tersendat karena libur, tapi sekarang sudah lancar lagi,” ujar Iru.

Baca juga: Apel dan Halal Bi Halal, Pemkab Wonosobo Dorong ASN Lebih Profesional

Meski di awal lebaran beberapa harga sayuran mengalami kenaikan, namun menjelang sepekan harga mulai stabil. Hal ini dikarenakan masih banyak pedagang yang masih libur. Kondisi ini juga merupakan tren biasa bagi pedagang.

Para pedagang dan konsumen pun berharap harga dapat tetap terkendali agar daya beli masyarakat tidak terganggu.

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Berita

Lihat semua →

Lainnya dari Anisa Kurniawati

Lihat semua →
penulisan ulang sejarah Indonesia

DPR Setujui Proyek Penulisan Ulang Sejarah Indonesia, Target Rampung Tahun 2027

Proyek penulisan ulang sejarah Indonesia resmi mendapat persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Persetujuan ini diumumkan dalam Rapat Kerja bersama Komisi X yang digelar di Gedung Nusantara I, mayoritas fraksi menyatakan dukungan terhadap langkah strategis Kementerian Kebudayaan tersebut. Langkah besar ini menandai akhir dari kevakuman penulisan sejarah bangsa selama lebih dari dua

Anisa Kurniawati
Festival Karawitan Putri Gunungkidul

Festival Karawitan Putri Gunungkidul 2025, Ruang Ekspresi Generasi Muda

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul kembali menggelar Festival Karawitan Putri Tingkat Kabupaten Gunungkidul tahun 2025. Acara pembukaan berlangsung pada Selasa (27/5) di Taman Budaya Gunungkidul turut dihadiri Wakil Ketua I TP PKK DIY, GKBRAyA Paku Alam. Dalam sambutannya, Gusti Putri mengungkapkan apresiasi mendalam terhadap terselenggaranya festival tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam

Anisa Kurniawati
Pentas Seni Selasa Wagen

Pentas Seni Selasa Wagen DIY, unjukkan Komitmen Lestarikan Kearifan Lokal

Pentas Seni Selasa Wagen kembali digelar, Selasa (27/05) di Amphitheater Teras Malioboro 1, Yogyakarta. Acara menjadi wujud nyata pengabdian para pelaku budaya di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam menghidupkan kembali nilai-nilai luhur tradisi. Dalam sambutan pembukaan yang dibacakan Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Hukum, Pemerintahan dan Politik, Sukamto, mewakili Sekretaris Daerah DIY, disampaikan bahwa kegiatan

Anisa Kurniawati