Berita

Apel dan Halal Bi Halal, Pemkab Wonosobo Dorong ASN Lebih Profesional

Tradisi halal bi halal menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya masyarakat Wonosobo setiap usai merayakan Idul Fitri. Kegiatan ini tidak sekadar ajang saling memaafkan, tetapi juga menjadi momen mempererat silaturahmi antarwarga, aparatur pemerintahan, hingga lintas instansi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonosobo menggelar apel bersama dan halal bi halal sebagai bagian dari refleksi pasca Idul Fitri 1446 […]

Oleh Achmad Aristyan

Apel dan Halal Bi Halal, Pemkab Wonosobo Dorong ASN Lebih Profesional
Apel pagi ASN Pemkab Wonosobo digelar sekaligus sebagai momen halal bi halal bersama seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Wonosobo. Foto: Instagram/@prokompimwsb
Diterbitkan

Tradisi halal bi halal menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya masyarakat Wonosobo setiap usai merayakan Idul Fitri.

Kegiatan ini tidak sekadar ajang saling memaafkan, tetapi juga menjadi momen mempererat silaturahmi antarwarga, aparatur pemerintahan, hingga lintas instansi.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonosobo menggelar apel bersama dan halal bi halal sebagai bagian dari refleksi pasca Idul Fitri 1446 H.

Kegiatan ini dipimpin langsung Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, Rabu (9/4/2025), di Alun-alun Wonosobo.

Acara ini diikuti seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BUMN, BUMD, serta masyarakat umum.

Tujuannya tak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga membangkitkan semangat kerja bersama dalam membangun daerah.

Baca Juga: Melati Asri, Toko Tanaman Hias Keluarga Sejak 1980-an

Dalam sambutannya, Bupati Afif menyampaikan bahwa Idul Fitri adalah momen penting untuk meningkatkan ketakwaan dan memperkuat ukhuwah.

Ia menekankan pentingnya semangat kebersamaan dan kolaborasi dalam menghadapi tantangan pembangunan.

“Idul Fitri bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga sebagai sarana untuk memperkuat semangat kebersamaan dan kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan,” ujarnya.

Afif juga mengingatkan bahwa perayaan ini seharusnya menjadi pemicu untuk bekerja lebih jujur, disiplin, dan profesional.

Semua itu, menurutnya, demi meraih ridha Allah SWT dan kesejahteraan masyarakat.

Bupati Wonosobo, H. Afif Nurhidayat, S.Ag., menjadi pembina apel dalam agenda Apel Pagi ASN Pemkab Wonosobo sekaligus Halal Bi Halal. Foto: Instagram/@prokompimwsb

Salah satu hal yang ia tekankan adalah pentingnya gotong royong dalam pelaksanaan program-program pemerintah.

“Setelah berpuasa sebulan penuh dan meraih kemenangan di hari Idul Fitri, kini saatnya kita kembali melaksanakan tugas dan fungsi pelayanan dengan penuh semangat,” katanya.

Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan aparatur negara untuk melangkah bersama.

Ia berharap semangat Idul Fitri dapat membangkitkan empati dan memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.

“Cuti bersama telah usai, kini saatnya kita kembali fokus menjalankan amanah sebagai pelayan masyarakat,” tegas Afif.

Ia meminta seluruh aparatur menjaga kekompakan dan meningkatkan sinergi lintas OPD.

Menurutnya, tugas ASN bukan sekadar hadir di kantor, tetapi harus memberi makna dalam setiap kebijakan dan langkah nyata.

“Mari kita pastikan setiap program berjalan dengan dampak yang dirasakan langsung masyarakat,” pungkasnya.

Baca Juga: Festival Balon Udara Mendolo 2025 Pecahkan Hiruk-Pikuk Lebaran

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Wonosobo, Tri Antoro, menjelaskan bahwa apel ini dihadiri seluruh pegawai dari OPD, BUMN, BUMD, kecamatan, dan kelurahan.

Kegiatan ini, katanya, bertujuan untuk membangkitkan semangat kerja ASN setelah libur panjang.

“Setelah libur lebaran, ASN harus kembali on the track. Semua pekerjaan dan jam kerja harus kembali normal untuk melayani masyarakat,” jelas Tri.

Ia menilai, halal bi halal ini menjadi sarana efektif mempererat hubungan antara pimpinan dan karyawan, juga memperkuat koordinasi antarperangkat daerah.

Terkait kedisiplinan, Tri menyebut bahwa BKD akan melakukan pemantauan kehadiran ASN di masing-masing OPD.

“Seluruh ASN di Kabupaten Wonosobo harus kembali bekerja dengan penuh semangat dan dedikasi,” ujarnya.

Ia berharap, pelayanan publik kembali berjalan optimal demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Wonosobo.

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Berita

Lihat semua →
Ikan arwana Super Red asal Kalimantan Barat yang dikenal dari kawasan Kapuas Hulu dan Danau Sentarum.

Kearifan Lokal Menjaga Arwana Super Red Kalbar

Arwana Super Red Kalimantan Barat dikenal di pasar ikan hias internasional. Di sekitar Danau Sentarum, pengetahuan dan keterlibatan masyarakat berperan menjaga kelestarian ikan kebanggaan daerah ini.

Ridwan
Budaya Batang Menelusuri Jejak Mataram

Budaya Batang Menelusuri Jejak Mataram

Dialog budaya Batang dan DI Yogyakarta membuka kembali pembahasan hubungan sejarah pesisir utara Jawa dengan Mataram Islam yang menjadi bagian dari upaya penelitian serta pelestarian warisan sejarah.

Ridwan

Lainnya dari Achmad Aristyan

Lihat semua →
Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Gelaran Munusa Championship 2025 resmi diselenggarakan di GOR Indoor Wonosobo sejak 28 Mei hingga 1 Juni 2025. Kompetisi futsal pelajar yang dirancang Munusa Management ini menghadirkan atmosfer baru dengan menggabungkan turnamen futsal tingkat SMP dan SMA serta lomba battle supporter yang sarat kreativitas. Dalam wawancara bersama media, Zulhan Choirul Muhayat selaku founder Munusa Management mengungkapkan

Achmad Aristyan
Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Kerja Sama Budaya dengan Menteri Kebudayaan Prancis, Rachida Dati, dalam sebuah seremoni di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/5/2025). Penandatanganan ini bertepatan dengan kunjungan kenegaraan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, ke Indonesia, yang sekaligus menjadi tonggak penting dalam memperkuat hubungan kebudayaan kedua negara. Kesepakatan ini merupakan tindak

Achmad Aristyan
Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Suasana berbeda tampak di hamparan sawah Dusun Wonokasihan, Desa Sojokerto, Kecamatan Leksono, Wonosobo, Jawa Tengah saat jajaran Kodim 0707/Wonosobo bersama tim dari Bulog terjun langsung mendampingi petani dalam panen raya. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi jemput bola dalam penyerapan gabah petani, sekaligus wujud nyata dukungan terhadap program Ketahanan Pangan Nasional. Di tengah aktivitas panen,

Achmad Aristyan