Berita

Indonesia Sukses Raih Juara eFootball FIFAe World Cup 2024

Indonesia sukses mengawinkan juara FIFAe World Cup 2024 setelah sukses menjadi juara dunia kategori Football Manager di Liverpool, Inggris, 29 Agustus -1 September 2024. Tiupan panjang peluit wasit tepat usai tandukan keras gelandang Brasil Joelinton melenceng ke sisi luar gawang Indonesia yang dikawal kiper Nadeo Argawinta menandakan berakhirnya laga tim nasional Garuda melawan Selecao dengan skor akhir […]

Oleh Anisa Kurniawati

Indonesia Sukses Raih Juara eFootball FIFAe World Cup 2024
Indonesia sukses menjadi juara FIFAe World Cup 2024. Foto: tangkapan layar Indonesian Football e-League
Diterbitkan

Indonesia sukses mengawinkan juara FIFAe World Cup 2024 setelah sukses menjadi juara dunia kategori Football Manager di Liverpool, Inggris, 29 Agustus -1 September 2024.

Tiupan panjang peluit wasit tepat usai tandukan keras gelandang Brasil Joelinton melenceng ke sisi luar gawang Indonesia yang dikawal kiper Nadeo Argawinta menandakan berakhirnya laga tim nasional Garuda melawan Selecao dengan skor akhir 2-1 bagi kemenangan Nadeo dan kawan-kawan.

Sorak sorai puluhan penonton berpakaian putih kombinasi merah pun memecahkan suasana ruangan seluas 2.000 meter persegi di gedung utama Federasi E-sports Arab Saudi (SEF) Arena, Riyadh, Saudi, Kamis (12/12/2024) malam.

Tiga layar monitor besar serta LED yang mengitari arena menampilkan gambar bendera Merah Putih dengan tulisan “Champion” di bawahnya.

Dua gol Indonesia ke gawang Bento, kiper utama Al Nassr klub Liga Pro Saudi (SPL) dan rekan setim Cristiano Ronaldo, dilesakkan oleh Rafael Struick pada menit ke-8 hasil umpan silang Marselino Ferdinand serta sepakan kiri keras Ramadhan Sananta menit ke-18.

Indonesia nyaris menambah koleksi gol jika saja tendangan Ramadhan Sananta di menit ke-87 tidak membentur sisi kiri tiang gawang Selecao. Gol balasan Brasil diciptakan penyerang Palmeiras, Raphael Veiga menit ke-72.

Prestasi super hebat ini tidak benar-benar dihasilkan di lapangan hijau arena sepak bola pada laga nyata, melainkan saat digelarnya partai final gim (game) eFootball kategori konsol FIFAe World Cup 2024 di SEF Arena Riyadh.

Arenanya berada di sebuah venue olahraga elektronik (e-sports) terbesar di dunia dengan luas mencapai 34.452 m2 dan menghabiskan biaya pembangunan 50 miliar real atau sekitar Rp210 miliar.

Dilansir dari Indonesia.go.id, FIFAe World Cup 2024 atau Piala Dunia FIFAe 2024 merupakan turnamen resmi yang digelar Federasi Asosiasi Sepak Bola Internasional (FIFA) bagi atlet-atlet olahraga elektronik dunia yang menggemari gim sepak bola.

FIFAe World Cup 2024 untuk pertama kali menggelar 3 kategori sekaligus yakni konsol, mobile, dan Rocket League. Indonesia turut menjadi bagian dari 18 negara dari 5 benua sebagai peserta turnamen terbesar dari FIFAe ini .

Laga Indonesia vs Brazil di eSport FIFA World Cup 2024. Foto: tangkapan layar Indonesian Football e-League

Peserta lainnya Jepang, Thailand, Korea Selatan, India, Malaysia, dan Arab Saudi yang mewakili benua Asia. Kemudian untuk Eropa diwakili oleh Prancis, Spanyol, Portugal, Turki, Belanda, Polandia, dan Inggris. Sedangkan Afrika diwakili oleh Maroko serta Kosta Rika (Amerika Utara). Brasil dan Argentina dari Amerika Selatan.

Indonesia diwakili oleh 4 atlet olahraga elektronik masing-masing Rizky Faidan dengan akun BINONGBOYS, Elga Cahya (SHNKS-ELGA), Akbar Paudie (akbarpaudie) untuk kategori konsol ditambah Philip Franc (GARUDAFRANC) pada kategori mobile.

Dalam kategori konsol, Indonesia tergabung di Grup A dengan tim-tim kuat seperti Spanyol, Inggris, Korea Selatan, Belanda, Malaysia, Polandia, Prancis, dan India. Sedangkan kategori mobile, timnas ada di Grup A bersama dengan Spanyol, Korea Selatan, Inggris, Jepang, Brasil, Thailand.

Timnas eFootball Indonesia di kategori konsol lolos ke babak perempat final sebagai runner-up grup. Pada kategori mobile lolos perempat final sebagai juara grup.

Rizky, Elga, dan Akbar melanjutkan perjuangan mereka dengan mulus hingga ke babak final setelah mengalahkan Maroko 2-1 (1-0, 1-2, 2-0) di perempat final serta Turki 2-0 (5-4 dan 5-1) di semifinal dalam laga berformat Best of 3 (Bo3). Sayangnya, untuk kategori mobile langkah Indonesia terhenti di perempat final setelah dikalahkan oleh Thailand.

Laga final eFootball kategori konsol yang mempertemukan Indonesia melawan Brasil berlangsung menarik dan menegangkan. Rizky turun sebagai kapten berpasangan dengan Elga menampilkan permainan akurat dengan beragam taktik serangan yang menyulitkan pertahanan belakang Brasil.

Duet BINONGBOYS dan SHNKS-ELGA beberapa kali kesulitan menghadapi gempuran Selecao yang diperkuat Joao Victor Lopes (STS_Jvictor) dan GuiFera99. Sebagai juara, selain mendapatkan trofi Piala Dunia FIFA2 2024, Rizky dan kawan-kawan juga menerima hadiah uang tunai sebesar USD20.000 (Rp320 juta).

Keberhasilan itu membuat Indonesia sukses mengawinkan gelar juara FIFAe World Cup 2024 kategori Football Manager yang digelar di Liverpool, Inggris, 29 Agustus–1 September 2024.

Saat itu Indonesia yang diperkuat Ichsan Taufiq (pelatih) dan Budi Muhamad Manar Hidayat (asisten pelatih) tampil luar bisa dengan mengalahkan Jerman dengan skor agregat 8-2 di laga final.

Sementara itu, Indonesia bukanlah negara Asia Tenggara satu-satunya yang merebut juara di Riyadh karena pada kategori gim eFootball FIFAe World Cup 2024, Malaysia juga mampu membawa pulang trofi usai mengalahkan wakil dari Maroko 3-0 dan 2-0 di laga final.

Sedangkan untuk kategori gim Rocket League dimenangkan wakil Arab Saudi yang sukses mengalahkan Prancis dengan skor 4-1 (1-4, 1-0, 1-0, 6-1, 3-2). Selamat untuk Indonesia!

TopikBerita
Berita23 DES 2024

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Berita

Lihat semua →

Lainnya dari Anisa Kurniawati

Lihat semua →
penulisan ulang sejarah Indonesia

DPR Setujui Proyek Penulisan Ulang Sejarah Indonesia, Target Rampung Tahun 2027

Proyek penulisan ulang sejarah Indonesia resmi mendapat persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Persetujuan ini diumumkan dalam Rapat Kerja bersama Komisi X yang digelar di Gedung Nusantara I, mayoritas fraksi menyatakan dukungan terhadap langkah strategis Kementerian Kebudayaan tersebut. Langkah besar ini menandai akhir dari kevakuman penulisan sejarah bangsa selama lebih dari dua

Anisa Kurniawati
Festival Karawitan Putri Gunungkidul

Festival Karawitan Putri Gunungkidul 2025, Ruang Ekspresi Generasi Muda

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul kembali menggelar Festival Karawitan Putri Tingkat Kabupaten Gunungkidul tahun 2025. Acara pembukaan berlangsung pada Selasa (27/5) di Taman Budaya Gunungkidul turut dihadiri Wakil Ketua I TP PKK DIY, GKBRAyA Paku Alam. Dalam sambutannya, Gusti Putri mengungkapkan apresiasi mendalam terhadap terselenggaranya festival tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam

Anisa Kurniawati
Pentas Seni Selasa Wagen

Pentas Seni Selasa Wagen DIY, unjukkan Komitmen Lestarikan Kearifan Lokal

Pentas Seni Selasa Wagen kembali digelar, Selasa (27/05) di Amphitheater Teras Malioboro 1, Yogyakarta. Acara menjadi wujud nyata pengabdian para pelaku budaya di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam menghidupkan kembali nilai-nilai luhur tradisi. Dalam sambutan pembukaan yang dibacakan Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Hukum, Pemerintahan dan Politik, Sukamto, mewakili Sekretaris Daerah DIY, disampaikan bahwa kegiatan

Anisa Kurniawati