Pariwisata

Ini Tiga Makanan Simbol Kekayaan Kuliner Kota Bandung!

Kuliner Bandung, Jawa Barat bukan hanya memanjakan lidah, tetapi juga menjadi bagian dari identitas budaya kota yang penuh warna hingga terkenal ke mancanegara. Tak hanya sekadar lezat, beberapa hidangan khas Bandung kini diakui sebagai warisan budaya tak benda oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada tahun 2025. Ini adalah pengakuan yang membanggakan, karena kuliner Bandung bukan hanya […]

Oleh Anisa Kurniawati

Ini Tiga Makanan Simbol Kekayaan Kuliner Kota Bandung!
Aneka kuliner khas Kota Bandung, Jawa Barat. Foto: bandung.go.id
Diterbitkan

Kuliner Bandung, Jawa Barat bukan hanya memanjakan lidah, tetapi juga menjadi bagian dari identitas budaya kota yang penuh warna hingga terkenal ke mancanegara.

Tak hanya sekadar lezat, beberapa hidangan khas Bandung kini diakui sebagai warisan budaya tak benda oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada tahun 2025.

Ini adalah pengakuan yang membanggakan, karena kuliner Bandung bukan hanya memanjakan lidah, tetapi juga menjadi bagian dari identitas budaya kota yang penuh warna.

Mari kita kenali tiga makanan khas Bandung yang baru saja mendapat pengakuan sebagai warisan budaya tak benda dilansir dari laman resmi bandung.go.id :

  1. Batagor – Gorengan Khas Bandung yang Menggugah Selera

Batagor, singkatan dari bakso tahu goreng, adalah makanan yang sangat populer di Bandung.

Paduan tahu dan ikan yang digoreng renyah, kemudian disiram dengan bumbu kacang yang gurih dan pedas, menjadikannya camilan yang tidak hanya nikmat tetapi juga menggugah selera.

Selain rasanya yang memikat, batagor juga mudah ditemukan di berbagai sudut kota Bandung, menjadikannya pilihan favorit warga dan wisatawan.

Tak heran jika batagor kini tercatat sebagai simbol kuliner yang mewakili semangat kebersamaan dan kearifan lokal Bandung.

  1. Mi Kocok – Mi Kenyal dalam Kuah Kaldu Sapi Hangat

Mi Kocok, makanan yang memiliki rasa yang khas dan selalu menjadi pilihan di saat cuaca dingin.

Mi kenyal yang disajikan dalam kuah kaldu sapi yang kaya rasa, dipadu dengan kikil sapi yang lembut dan bakso yang kenyal, menciptakan harmoni rasa yang tiada duanya.

Mi Kocok bukan hanya sekedar hidangan, tetapi juga ritual yang penuh kenangan bagi banyak orang Bandung, yang menjadikannya lebih dari sekadar makanan: ia adalah bagian dari kehidupan sehari-hari yang hangat dan akrab.

Setiap suapan membawa nostalgia akan suasana kota Bandung yang santai dan penuh kehangatan.

Baca juga: Batagor dan Tahu Cibuntu Warisan Budaya Tak Benda Jabar 2025

  1. Tahu Cibuntu – Tahu Isi yang Sudah Jadi Favorit Sejak Lama

Tahu Cibuntu, mungkin bagi sebagian orang, terdengar sederhana.

Namun, siapa sangka tahu isi ini memiliki cita rasa yang begitu khas? Tahu yang diisi dengan campuran bahan seperti sayuran dan rempah, kemudian digoreng hingga renyah, memberikan pengalaman makan yang tak terlupakan.

Tahu Cibuntu telah menjadi camilan favorit warga Bandung dan wisatawan yang datang ke kota ini. Sederhana namun penuh rasa, tahu ini menawarkan keseimbangan sempurna antara gurih dan renyah yang tak ada duanya.

Kekayaan Budaya Bandung

Pengakuan terhadap Batagor, Mi Kocok, dan Tahu Cibuntu sebagai warisan budaya tak benda merupakan bukti nyata betapa pentingnya kuliner dalam budaya lokal.

Tidak hanya sekadar hidangan yang memanjakan lidah, makanan-makanan ini juga mencerminkan keberagaman dan kekayaan budaya Bandung yang patut dibanggakan.

Sebagai masyarakat Bandung, mari kita terus melestarikan dan mendukung kuliner lokal.

Melalui setiap suapan, kita turut menjaga tradisi, memperkenalkan kekayaan budaya kita kepada dunia, dan tentu saja, menikmati kenikmatan yang tak ternilai dari kuliner khas Bandung.

Jadi, jangan ragu untuk mencicipi dan berbagi kebanggaan akan kekayaan kuliner kota ini.

TopikPariwisata
Pariwisata09 FEB 2025

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Pariwisata

Lihat semua →

Lainnya dari Anisa Kurniawati

Lihat semua →
penulisan ulang sejarah Indonesia

DPR Setujui Proyek Penulisan Ulang Sejarah Indonesia, Target Rampung Tahun 2027

Proyek penulisan ulang sejarah Indonesia resmi mendapat persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Persetujuan ini diumumkan dalam Rapat Kerja bersama Komisi X yang digelar di Gedung Nusantara I, mayoritas fraksi menyatakan dukungan terhadap langkah strategis Kementerian Kebudayaan tersebut. Langkah besar ini menandai akhir dari kevakuman penulisan sejarah bangsa selama lebih dari dua

Anisa Kurniawati
Festival Karawitan Putri Gunungkidul

Festival Karawitan Putri Gunungkidul 2025, Ruang Ekspresi Generasi Muda

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul kembali menggelar Festival Karawitan Putri Tingkat Kabupaten Gunungkidul tahun 2025. Acara pembukaan berlangsung pada Selasa (27/5) di Taman Budaya Gunungkidul turut dihadiri Wakil Ketua I TP PKK DIY, GKBRAyA Paku Alam. Dalam sambutannya, Gusti Putri mengungkapkan apresiasi mendalam terhadap terselenggaranya festival tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam

Anisa Kurniawati
Pentas Seni Selasa Wagen

Pentas Seni Selasa Wagen DIY, unjukkan Komitmen Lestarikan Kearifan Lokal

Pentas Seni Selasa Wagen kembali digelar, Selasa (27/05) di Amphitheater Teras Malioboro 1, Yogyakarta. Acara menjadi wujud nyata pengabdian para pelaku budaya di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam menghidupkan kembali nilai-nilai luhur tradisi. Dalam sambutan pembukaan yang dibacakan Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Hukum, Pemerintahan dan Politik, Sukamto, mewakili Sekretaris Daerah DIY, disampaikan bahwa kegiatan

Anisa Kurniawati