Budaya

Kesegaran Rasa Rujak Kuah Pindang, Kuliner Unik Khas Bali 

Rujak Kuah Pindang merupakan kuliner populer khas Bali. Sajian ini memadukan segarnya buah-buahan yang disajikan dengan kuah ikan pindang. Bagi sebagian orang mungkin terdengar aneh. Namun, rasanya yang lezat membuat makanan ini digemari banyak orang. Sekilas terlintas di pikiran bagi yang belum pernah mencoba, rasa rujak itu pasti akan amis. Padahal, hidangan menawarkan rasa segar […]

Oleh Anisa Kurniawati

Kesegaran Rasa Rujak Kuah Pindang, Kuliner Unik Khas Bali 
Rujak Kuah Pindang Bali. Foto: Pinterst/ Chandra Annisa
Diterbitkan

Rujak Kuah Pindang merupakan kuliner populer khas Bali. Sajian ini memadukan segarnya buah-buahan yang disajikan dengan kuah ikan pindang.

Bagi sebagian orang mungkin terdengar aneh. Namun, rasanya yang lezat membuat makanan ini digemari banyak orang.

Sekilas terlintas di pikiran bagi yang belum pernah mencoba, rasa rujak itu pasti akan amis. Padahal, hidangan menawarkan rasa segar dari rujak juga tambahan rasa gurih yang khas dari kuah pindang.

Memang jika tidak pandai mengolahnya, rujak ini bisa terasa amis. 

Dari Tuna Hingga Sarden

Bagi yang sudah terampil, rasa amis itu tidak terasa sama sekali. Jenis ikan pindang yang digunakan pun beragam, mulai dari tuna hingga sarden.

Buah yang ada biasa ditemukan pada rujak kuah pindang yaitu mangga muda, nanas, bengkoang, pepaya, hingga kedondong. 

Buah-buahan itu diiris menggunakan pisau khusus sehingga terdapat gelombang di setiap irisan buahnya. Hal ini membuat tampilan makanan terlihat lebih menarik. Rasa kuliner ini manis, asam, gurih, dan sedikit pedas.

Baca juga: Merasakan Sajian Khas dan Legendaris Pindang Palembang

Buah-Buahan Penyegar Rasa

Cara membuat rujak kuah pindang cukup mudah.

Bahan utamanya berupa buah-buahan. Bisa menggunakan buah mangga, jambu, mentimun, bengkoang, kedondong, belimbing, pepaya mengkal (agak masak tapi dagingnya masih cukup keras).

Sedangkan untuk membuat kuah pindangnya, siapkan ikan yang segar. Kemudian ikan itu dibersihkan, buang jeroannya, lalu lumuri dengan garam secukupnya. Selanjutnya ikan direbus bersama dengan daun salam, dan serai. 

Rebus sekira 15-30 menit hingga ikan matang dan kuah kaldu cukup keruh. Setelah dikoreksi rasa, diamkan sejenak, lalu saring air kaldu ikan. Untuk membuat rujak kuah pindang, bersihkan buah-buahan sesuai selera, potong dan iris tipis.

Selanjutnya, panggang terasi sebentar, lalu ulek. Tambahkan gula, garam, cabai, dan petis secukupnya ke dalam cobek lalu ulek kembali. Lalu tambahkan kuah pindang yang sudah disaring. Masukkan buah-buahan lalu aduk rata.

Rujak kuah pindang Bali pun siap dihidangkan.

TopikBudaya
Budaya20 JAN 2025

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Budaya

Lihat semua →
Tradisi makan bajamba

Makan Bajamba di Meja Diplomasi

Makan bajamba bukan sekadar tradisi bersantap bersama, melainkan cerminan kebersamaan dan penghormatan yang dapat menginspirasi jamuan diplomatik.

Ridwan
ampilan gim Kenupi karya U-Lika Studio yang mengangkat budaya Dayak Kenyah melalui seni piksel.

Petualangan Dayak Kenyah di Kenupi

Kenupi menghadirkan budaya Dayak Kenyah melalui gim berbasis seni piksel yang dikembangkan U-Lika Studio sebagai bagian dari kampanye Jejak: Jelajah Dayak Kenyah

Ridwan

Lainnya dari Anisa Kurniawati

Lihat semua →
penulisan ulang sejarah Indonesia

DPR Setujui Proyek Penulisan Ulang Sejarah Indonesia, Target Rampung Tahun 2027

Proyek penulisan ulang sejarah Indonesia resmi mendapat persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Persetujuan ini diumumkan dalam Rapat Kerja bersama Komisi X yang digelar di Gedung Nusantara I, mayoritas fraksi menyatakan dukungan terhadap langkah strategis Kementerian Kebudayaan tersebut. Langkah besar ini menandai akhir dari kevakuman penulisan sejarah bangsa selama lebih dari dua

Anisa Kurniawati
Festival Karawitan Putri Gunungkidul

Festival Karawitan Putri Gunungkidul 2025, Ruang Ekspresi Generasi Muda

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul kembali menggelar Festival Karawitan Putri Tingkat Kabupaten Gunungkidul tahun 2025. Acara pembukaan berlangsung pada Selasa (27/5) di Taman Budaya Gunungkidul turut dihadiri Wakil Ketua I TP PKK DIY, GKBRAyA Paku Alam. Dalam sambutannya, Gusti Putri mengungkapkan apresiasi mendalam terhadap terselenggaranya festival tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam

Anisa Kurniawati
Pentas Seni Selasa Wagen

Pentas Seni Selasa Wagen DIY, unjukkan Komitmen Lestarikan Kearifan Lokal

Pentas Seni Selasa Wagen kembali digelar, Selasa (27/05) di Amphitheater Teras Malioboro 1, Yogyakarta. Acara menjadi wujud nyata pengabdian para pelaku budaya di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam menghidupkan kembali nilai-nilai luhur tradisi. Dalam sambutan pembukaan yang dibacakan Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Hukum, Pemerintahan dan Politik, Sukamto, mewakili Sekretaris Daerah DIY, disampaikan bahwa kegiatan

Anisa Kurniawati