Cerita Rakyat

Legenda Gunung Tampomas, Kisah Perjuangan Seorang Raja

Legenda Gunung Tampomas adalah salah satu cerita rakyat yang tumbuh di tanah Sunda, khususnya di Sumedang, Jawa Barat. Cerita ini telah diwariskan turun-temurun, sarat pesan moral yang bisa diterapkan dalam kehidupan. Di masa lalu, gunung ini dikenal sebagai Gunung Gede. Bencana dari Gunung Gede Suatu hari, tanpa peringatan, puncaknya mulai mengeluarkan asap putih tebal. Asap […]

Oleh Achmad Aristyan

Legenda Gunung Tampomas, Kisah Perjuangan Seorang Raja
Keindahan Gunung Tampomas di Sumedang, Jawa Barat. Foto: GoogleMaps/Rojat Hidayat
Diterbitkan

Legenda Gunung Tampomas adalah salah satu cerita rakyat yang tumbuh di tanah Sunda, khususnya di Sumedang, Jawa Barat. Cerita ini telah diwariskan turun-temurun, sarat pesan moral yang bisa diterapkan dalam kehidupan.

Di masa lalu, gunung ini dikenal sebagai Gunung Gede.

Bencana dari Gunung Gede

Suatu hari, tanpa peringatan, puncaknya mulai mengeluarkan asap putih tebal. Asap itu membuat hewan-hewan yang tinggal di lereng gunung lari menjauh.

Tak lama berselang, terjadi gempa yang mengguncang wilayah di sekitar Gunung Gede.

Getaran yang kuat disusul letusan hebat hingga terdengar ke seluruh penjuru Kerajaan Sumedang. Sang Raja yang sedang berada di istana terkejut mendengar suara dahsyat itu.

Lahar panas yang mengalir dari puncak gunung menyapu sawah-sawah yang hampir panen. Ladang dan rumah penduduk pun hangus dilalap api, memaksa merek meninggalkan kampung halaman untuk mencari tempat yang aman.

Menyaksikan situasi yang semakin memburuk, Raja segera memanggil Patihnya untuk berdiskusi.

Setelah berbicara panjang lebar, Raja pun memohon petunjuk Tuhan agar mendapatkan jalan keluar dari bencana ini. Malam itu, ia masuk ke dalam ruangan khusus untuk bersemedi.

Keris Emas Warisan

Beberapa hari kemudian, Raja menerima bisikan gaib yang memerintahkannya melemparkan keris emas warisan leluhur ke dalam kawah Gunung Gede. Mendengar bisikan itu, Raja pingsan.

Melihat Raja tidak kunjung keluar dari ruangan semedi, prajurit istana dengan hati-hati masuk dan menemukan Raja yang sudah tergeletak. Mereka segera memanggil Patih dan tabib istana untuk merawat Raja hingga ia kembali sadar.

Setelah pulih, Raja memberitahukan kepada Patih bahwa ia harus pergi ke puncak Gunung Gede dan melemparkan keris emas ke dalam kawah.

Pengorbanan Sang Raja

Dengan tekad yang kuat demi keselamatan rakyatnya, Raja menunggangi kudanya menuju puncak gunung. Meskipun berbagai rintangan menghadang, ia tetap melanjutkan perjalanan.

Sesampainya di puncak, Raja mendekati tepi kawah dan, dengan penuh keyakinan, melemparkan keris emas itu.

Keajaiban pun terjadi. Gunung yang awalnya bergolak, perlahan-lahan kembali tenang. Suara gemuruh hilang, dan situasi pun kembali damai. Raja bersyukur atas petunjuk yang telah menyelamatkan rakyatnya dari bencana yang lebih besar.

Legenda Gunung Tampomas menjadi kisah berharga yang harus dilestarikan generasi mendatang. Cerita ini mengajarkan bahwa pengorbanan seorang pemimpin serta doa tulusnya dapat melindungi rakyat dari bahaya besar. (Sumber: YouTube Dongeng Kita)

TopikCerita Rakyat
Cerita Rakyat28 OKT 2024

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Cerita Rakyat

Lihat semua →

Lainnya dari Achmad Aristyan

Lihat semua →
Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Gelaran Munusa Championship 2025 resmi diselenggarakan di GOR Indoor Wonosobo sejak 28 Mei hingga 1 Juni 2025. Kompetisi futsal pelajar yang dirancang Munusa Management ini menghadirkan atmosfer baru dengan menggabungkan turnamen futsal tingkat SMP dan SMA serta lomba battle supporter yang sarat kreativitas. Dalam wawancara bersama media, Zulhan Choirul Muhayat selaku founder Munusa Management mengungkapkan

Achmad Aristyan
Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Kerja Sama Budaya dengan Menteri Kebudayaan Prancis, Rachida Dati, dalam sebuah seremoni di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/5/2025). Penandatanganan ini bertepatan dengan kunjungan kenegaraan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, ke Indonesia, yang sekaligus menjadi tonggak penting dalam memperkuat hubungan kebudayaan kedua negara. Kesepakatan ini merupakan tindak

Achmad Aristyan
Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Suasana berbeda tampak di hamparan sawah Dusun Wonokasihan, Desa Sojokerto, Kecamatan Leksono, Wonosobo, Jawa Tengah saat jajaran Kodim 0707/Wonosobo bersama tim dari Bulog terjun langsung mendampingi petani dalam panen raya. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi jemput bola dalam penyerapan gabah petani, sekaligus wujud nyata dukungan terhadap program Ketahanan Pangan Nasional. Di tengah aktivitas panen,

Achmad Aristyan