Pariwisata

Menikmati Keindahan Air Terjun Sambabo, Tertinggi di Sulawesi

Air terjun Sambabo, berada di Desa Ulumambi, Kecamatan Bambang, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Wisata alam ini merupakan air terjun tertinggi yang berada di Sulawesi dengan ketinggian sekitar 400 meter. Terletak sekitar 10 km dari pusat kota Mamasa, wisata alam ini masih asri dan alami. Akses menuju lokasi ini terbilang cukup sulit karena lokasinya cukup tersembunyi. […]

Oleh Anisa Kurniawati

Menikmati Keindahan Air Terjun Sambabo, Tertinggi di Sulawesi
Air Terjun Sambabo di Sulawesi Barat. (Kiri-Foto: Instagram@rahman87), Pemadangan alam di sekitar air terjun Sambabo (Kanan-Foto: GoogleMaps/Muhammad Rapli)
Diterbitkan

Air terjun Sambabo, berada di Desa Ulumambi, Kecamatan Bambang, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Wisata alam ini merupakan air terjun tertinggi yang berada di Sulawesi dengan ketinggian sekitar 400 meter. 

Terletak sekitar 10 km dari pusat kota Mamasa, wisata alam ini masih asri dan alami. Akses menuju lokasi ini terbilang cukup sulit karena lokasinya cukup tersembunyi. 

Untuk mencapai titik lokasi air terjun membutuhkan waktu sekira 4-5 jam. Pengunjung harus berjalan kaki menuruni kebun, lalu menyeberangi sungai Mambi lewat titian gantung. Jalanan juga agak mendaki tajam, baru dekat dengan Air Terju Sambabo. 

Di sepanjang perjalanan, pengunjung dapat sambil menikmati keindahan perkebunan kopi dan kakao. Disamping itu juga bisa merasakan kesejukan sungai yang mengalir jernih. Meski penuh usaha, sesampainya di lokasi, pengunjung terbayar dengan keindahan Air terjun setinggi 400 meter itu. 

Baca juga: Festival Sandeq, Lomba Perahu Legendaris Suku Mandar

Burung Raksasa

Di balik keindahan Air Terjun Sambabo, ternyata mitos dan cerita yang menarik. Dilansir dari laman, makassar.tribunnews.com, menurut warga setempat, Air Terjun itu konon dijaga burung raksasa atau Sa’hambulu. Burung raksasa itu keluar hanya saat bulan purnama.

Konon, Sa’hambulu ke luar dari sarangnya saat tengah malam, ketika orang sedang tidur lelap. Saat keluar, suaranya bagaikan gemuruh guntur. Hanya orang tertentu yang dapat mendengar suara itu.

Menurut warga sekitar, ketika Sa’hambulu ke luar dari sarangnya, maka itu suatu pertanda. Tanda itubermakna akan ada kejadian tertentu, entah keberuntungan atau sebaliknya. 

Malapetaka yang terjadi biasanya bersumber dari alam ataupun berbentuk konflik sosial di kalangan masyarakat. Sedangkan kebaikan seperti hasil pertanian dan peternakan warga melimpah ruah. Selain itu, masyarakat dijauhkan dari wabah penyakit dan bencana alam.

Baca juga: Pesona Air Terjun Girimanik dan Legenda Tiga Dewa

Kisah Magis

Berdasarkan cerita warga, terjadi beberapa kejadian aneh setelah salah seorang warga mendengar gemuruh suara Sa’hambulu. Misalkan pada sekitar tahun 1984 terjadi longsor dahsyat di Buntu Tille, terjadi kebakaran hutan, hingga jatuhnya kerbau dari hulu air terjun dan menghilang tanpa jejak. 

Cerita mistik itu diceritakan secara turun menurun oleh orang tua yang hidup dimasa itu. Kejadian aneh lainnya di masa dulu yaitu pernah ada warga mandi di kolam air terjun Sambabo, tiba-tiba dari air terjun itu berjatuhan pecahan batu. 

Saking banyaknya pecahan batu bagaikan air yang jatuh. Hal menyebabkan pengunjung yang ada di sekitar air terjun segera berlarian melindungi diri. Konon hal itu terjadi karena ada pengunjung yang berbuat dan berkata tidak baik di tempat itu, sehingga Sa’hambulu murka. 

Terkait kisah ini, bagi yang ingin berkunjung hendaknya tetap menghargai dan menjaga kepercayaan masyarakat lokal. Hindari berbuat tidak sopan atau hal-hal yang dilarang oleh masyarakat sekitar. Dengan begitu, berwisata dapat menjadi lebih nyaman (Diolah dari berbagai sumber)

TopikPariwisata
Pariwisata12 DES 2024

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Pariwisata

Lihat semua →

Lainnya dari Anisa Kurniawati

Lihat semua →
penulisan ulang sejarah Indonesia

DPR Setujui Proyek Penulisan Ulang Sejarah Indonesia, Target Rampung Tahun 2027

Proyek penulisan ulang sejarah Indonesia resmi mendapat persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Persetujuan ini diumumkan dalam Rapat Kerja bersama Komisi X yang digelar di Gedung Nusantara I, mayoritas fraksi menyatakan dukungan terhadap langkah strategis Kementerian Kebudayaan tersebut. Langkah besar ini menandai akhir dari kevakuman penulisan sejarah bangsa selama lebih dari dua

Anisa Kurniawati
Festival Karawitan Putri Gunungkidul

Festival Karawitan Putri Gunungkidul 2025, Ruang Ekspresi Generasi Muda

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul kembali menggelar Festival Karawitan Putri Tingkat Kabupaten Gunungkidul tahun 2025. Acara pembukaan berlangsung pada Selasa (27/5) di Taman Budaya Gunungkidul turut dihadiri Wakil Ketua I TP PKK DIY, GKBRAyA Paku Alam. Dalam sambutannya, Gusti Putri mengungkapkan apresiasi mendalam terhadap terselenggaranya festival tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam

Anisa Kurniawati
Pentas Seni Selasa Wagen

Pentas Seni Selasa Wagen DIY, unjukkan Komitmen Lestarikan Kearifan Lokal

Pentas Seni Selasa Wagen kembali digelar, Selasa (27/05) di Amphitheater Teras Malioboro 1, Yogyakarta. Acara menjadi wujud nyata pengabdian para pelaku budaya di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam menghidupkan kembali nilai-nilai luhur tradisi. Dalam sambutan pembukaan yang dibacakan Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Hukum, Pemerintahan dan Politik, Sukamto, mewakili Sekretaris Daerah DIY, disampaikan bahwa kegiatan

Anisa Kurniawati