Wilayah Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah ternyata memiliki lokasi wisata menarik dan unik benama Air Terjun Girimanik. Selain populer sebagai tempat wisata keluarga, air terjun ini pun memiliki legenda yang sudah lama melakat dalam kehidupan masyarakat setempat.
Air Terjun Girimanik terletak sekira 34,1 kilometer dari Kota Wonogiri, yang dapat ditempuh sekira satu jam perjalanan. Untuk menuju ke sana, bisa mengikuti rute Jalan Raya Wonogiri-Ponorogo, kemudian berbelok ke Jalan Slogohimo yang akan membawa Anda sampai ke pintu masuk wisata.
Air Terjun Girimanik berada di Desa Setren, Kecamatan Slogohimo. Destinasi wisata ini menawarkan pemandangan alam memesona dengan tiga air terjun, ikon utama di lereng Gunung Lawu.
Melansir dari laman resmi wonogirikab.go.id, tiga air terjun ini yang masing-masing memiliki karakteristik dan keindahan tersendiri. Tiga air terjun ini dikenal dengan nama Air Terjun Manikmoyo, Air Terjun Condromoyo, dan Air Terjun Tejomoyo. salah satu andalan wisata di Wonogiri.
Ketiga air terjun ini dikelilingi pemandangan alam pegunungan yang asri dan alami. Udara segar pegunungan yang sejuk membuat tempat ini semakin menarik untuk menepi dari keramaian kota.

Di sekitar air terjun terdapat dua sendang (kolam air), yaitu Sendang Drajat dan Sendang Kanastren. Keberadaan sendang ini menjadi simbol penting dalam menjaga keseimbangan alam.
Di balik keindahan alam Air Terjun Girimanik, terdapat sebuah legenda yang telah menjadi bagian dari cerita rakyat setempat. Konon, wilayah pegunungan Girimanik ini merupakan tempat pertapaan tiga bersaudara, anak dari Sang Hyang Tunggal, yang berkedudukan di Kayangan, dunia para dewa.
Dalam cerita pewayangan, Sang Hyang Tunggal dipercaya sebagai dewa tertinggi yang memiliki kekuatan luar biasa. Dikisahkan, Dewi Rekatawati, istri Sang Hyang Tunggal, melahirkan sebutir telur yang kemudian disabda Sang Hyang Tunggal menjadi tiga bayi laki-laki. Ketiga bayinya diberi nama Batara Manikmaya, Batara Tejomaya, dan Batara Ismaya.
Setelah cukup umur, ketiganya turun ke dunia untuk bertapa di gunung yang memiliki tiga air terjun. Setelah selesai bertapa, mereka kembali ke Kayangan dan ditasbihkan menjadi dewa sepenuhnya.
Lokasi tempat bertapanya ketiga dewa akhirnya dikenal dengan nama Air Terjun Manikmoyo, Air Terjun Tejomoyo, dan Air Terjun Condromoyo, yang kini menjadi tujuan wisata yang populer.
Saat ini, Air Terjun Girimanik di Wonogiri bukan hanya menawarkan keindahan alam yang menakjubkan, tetapi juga memberikan cerita sejarah dan legenda. Dengan tiga air terjun yang mempesona, didukung dengan keindahan alam pegunungan yang masih alami, tempat ini menjadi pilihan tepat untuk ketenangan dan kedamaian di tengah alam.








