Berita

Pemkab Wonosobo Ajak Wujudkan Pendidikan Bermutu di Hardiknas 2025

Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2025 di Kabupaten Wonosobo berlangsung khidmat dan penuh semangat pada Jumat, 2 Mei 2025, bertempat di Halaman Pendopo Kabupaten Wonosobo. Upacara ini dipimpin langsung Bupati Wonosobo, H. Afif Nurhidayat, S.Ag., yang juga menyampaikan amanat penting terkait komitmen daerah dalam memajukan sektor pendidikan. Dalam unggahan di akun Instagram resminya, @afifnurhidayat1970, […]

Oleh Achmad Aristyan

Pemkab Wonosobo Ajak Wujudkan Pendidikan Bermutu di Hardiknas 2025
Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat memimpin Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2025. Foto: Instagram/@prokompimwsb
Diterbitkan

Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2025 di Kabupaten Wonosobo berlangsung khidmat dan penuh semangat pada Jumat, 2 Mei 2025, bertempat di Halaman Pendopo Kabupaten Wonosobo.

Upacara ini dipimpin langsung Bupati Wonosobo, H. Afif Nurhidayat, S.Ag., yang juga menyampaikan amanat penting terkait komitmen daerah dalam memajukan sektor pendidikan.

Dalam unggahan di akun Instagram resminya, @afifnurhidayat1970, Bupati Afif menyatakan bahwa Hari Pendidikan Nasional bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momen refleksi sejauh mana langkah dan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di Wonosobo.

“Hari Pendidikan Nasional bukan sekadar seremonial tahunan, tetapi momentum untuk merenungkan kembali sejauh mana komitmen dan usaha kita dalam memajukan dunia pendidikan, khususnya di Kabupaten Wonosobo,” tulisnya.

Baca Juga: Fadli Zon dan Menlu India Bahas Revitalisasi Candi Prambanan

Ia menekankan bahwa tema Hardiknas tahun ini, “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua,” merupakan ajakan agar pendidikan tidak lagi dipandang sebagai beban, tetapi sebagai jalan pembebasan dari ketertinggalan dan kemiskinan.

“Kita ingin pendidikan tidak lagi menjadi beban, melainkan menjadi jalan pembebasan: dari ketertinggalan, kemiskinan,” ujarnya.

Dalam sambutannya saat upacara, Bupati Afif menyampaikan bahwa guru memegang peran krusial dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa.

Guru bukan hanya pengajar, tapi juga pembimbing dan teladan yang menginspirasi.

“Bapak dan Ibu guru adalah ujung tombak perubahan. Tanpa dedikasi dan kesabaran Anda semua, pendidikan tidak akan pernah bermakna,” katanya dengan penuh apresiasi.

Bupati juga mengajak seluruh pihak baik guru, orang tua, masyarakat, dunia usaha, hingga media untuk menciptakan ekosistem belajar yang menyenangkan dan membentuk pelajar yang tidak hanya cerdas, tetapi juga tangguh, berakhlak mulia, serta cinta tanah air.

“Mari kita ciptakan ekosistem belajar yang menyenangkan, yang membentuk generasi muda Wonosobo tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh, berakhlak mulia, dan cinta tanah air,” tegasnya.

Bupati mengajak seluruh untuk menciptakan ekosistem belajar yang menyenangkan. Foto: Instagram/@afifnurhidayat1970

Dalam kesempatan yang sama, peringatan Hardiknas tahun ini juga dirangkaikan dengan Hari Otonomi Daerah.

Bupati Afif turut mengumumkan bahwa Wonosobo berhasil meraih prestasi nasional dengan menempati peringkat ke-9 terbaik nasional dalam kategori kabupaten/kota pada Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (EPPD) Tahun 2024, dengan skor 3,6562.

“Capaian ini semoga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembangunan. Kita harus terus menjaga semangat kolaborasi dan memperkuat komitmen dalam melayani masyarakat,” ujarnya dalam amanatnya.

Baca Juga: Pemkab Wonosobo Rayakan May Day Secara Guyub Lewat Olahraga

Informasi mengenai peringatan ini juga dibagikan akun resmi Bagian Prokompim Sekretariat Daerah Kabupaten Wonosobo (@prokompimwsb).

Akun ini turut menyoroti semangat gotong royong dan komitmen pemerintah dalam menyelaraskan kebijakan pendidikan dengan semangat otonomi daerah.

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

ADVERTISEMENT

Lainnya dari Berita

Lihat semua →
Ikan arwana Super Red asal Kalimantan Barat yang dikenal dari kawasan Kapuas Hulu dan Danau Sentarum.

Kearifan Lokal Menjaga Arwana Super Red Kalbar

Arwana Super Red Kalimantan Barat dikenal di pasar ikan hias internasional. Di sekitar Danau Sentarum, pengetahuan dan keterlibatan masyarakat berperan menjaga kelestarian ikan kebanggaan daerah ini.

Ridwan
Budaya Batang Menelusuri Jejak Mataram

Budaya Batang Menelusuri Jejak Mataram

Dialog budaya Batang dan DI Yogyakarta membuka kembali pembahasan hubungan sejarah pesisir utara Jawa dengan Mataram Islam yang menjadi bagian dari upaya penelitian serta pelestarian warisan sejarah.

Ridwan

Lainnya dari Achmad Aristyan

Lihat semua →
Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Gelaran Munusa Championship 2025 resmi diselenggarakan di GOR Indoor Wonosobo sejak 28 Mei hingga 1 Juni 2025. Kompetisi futsal pelajar yang dirancang Munusa Management ini menghadirkan atmosfer baru dengan menggabungkan turnamen futsal tingkat SMP dan SMA serta lomba battle supporter yang sarat kreativitas. Dalam wawancara bersama media, Zulhan Choirul Muhayat selaku founder Munusa Management mengungkapkan

Achmad Aristyan
Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Kerja Sama Budaya dengan Menteri Kebudayaan Prancis, Rachida Dati, dalam sebuah seremoni di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/5/2025). Penandatanganan ini bertepatan dengan kunjungan kenegaraan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, ke Indonesia, yang sekaligus menjadi tonggak penting dalam memperkuat hubungan kebudayaan kedua negara. Kesepakatan ini merupakan tindak

Achmad Aristyan
Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Suasana berbeda tampak di hamparan sawah Dusun Wonokasihan, Desa Sojokerto, Kecamatan Leksono, Wonosobo, Jawa Tengah saat jajaran Kodim 0707/Wonosobo bersama tim dari Bulog terjun langsung mendampingi petani dalam panen raya. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi jemput bola dalam penyerapan gabah petani, sekaligus wujud nyata dukungan terhadap program Ketahanan Pangan Nasional. Di tengah aktivitas panen,

Achmad Aristyan