Berita

Pesta Siaga Wonosobo 2025, Ajang Pembentukan Karakter Sejak Dini

Dalam rangka melaksanakan program kerja tahun 2025 dari Kwartir Daerah (Kwarda) 11 Jawa Tengah dan Kwartir Cabang (Kwarcab) Wonosobo, kegiatan Pesta Siaga 2025 resmi digelar pada Sabtu, 3 Mei 2025 di Komplek Pendopo Kabupaten Wonosobo. Gerakan Pramuka terus menunjukkan eksistensinya sejak masa awal berdiri hingga kini, menjangkau hampir seluruh penjuru Indonesia. Mengusung tema “Santun – […]

Oleh Anisa Kurniawati

pesta siaga wonosobo
Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat dalam Pesta Siaga 2025 di Komplek Pendopo Kabupaten Wonosobo. Foto: instagram @afifnurhidayat1970
Diterbitkan

Dalam rangka melaksanakan program kerja tahun 2025 dari Kwartir Daerah (Kwarda) 11 Jawa Tengah dan Kwartir Cabang (Kwarcab) Wonosobo, kegiatan Pesta Siaga 2025 resmi digelar pada Sabtu, 3 Mei 2025 di Komplek Pendopo Kabupaten Wonosobo.

Gerakan Pramuka terus menunjukkan eksistensinya sejak masa awal berdiri hingga kini, menjangkau hampir seluruh penjuru Indonesia. Mengusung tema “Santun – Bahagia – Hebat”, Pesta Siaga kali ini diikuti dua barung putra dan dua barung putri dari masing-masing Kwartir Ranting (Kwarran).

Setiap barung terdiri atas delapan anggota, yang merupakan juara pertama dan kedua dari ajang Pesta Siaga tingkat Kwarran sebelumnya. Total peserta yang ambil bagian mencapai 480 siswa, ditambah dengan para pembina, pendamping, dan panitia. Sehingga keseluruhan jumlah yang terlibat dalam kegiatan ini mencapai sekitar 600 orang.

Baca juga: Pemkab Wonosobo Ajak Wujudkan Pendidikan Bermutu di Hardiknas 2025

Dalam sambutannya yang dikutip dari instagram @wonosobohebat, Ketua Kwarcab Wonosobo, Dyah Retno, menegaskan pentingnya peran Gerakan Pramuka sebagai wadah pendidikan non-formal yang hadir di hampir setiap sekolah di Indonesia.

Ia menyampaikan harapannya agar Pramuka mampu menjadi ruang pembinaan generasi muda yang siap menghadapi tantangan zaman. Melalui pramuka, diharapkan dapat membentuk generasi yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, serta menjunjung nilai-nilai luhur kebangsaan. Hal ini selaras dengan semangat Nation Building dan Gerakan Revolusi Mental.

pesta siaga wonosobo
Peserta Pesta Siaga Wonosobo yang digelar di Komplek Pendopo Kabupaten Wonosobo. Foto: instagam @muhammadalbarwonosobo

Lebih lanjut, melalui Bupati Wonosobo, dikutip dari instagram @afifnurhidayat1970, menekankan bahwa Pramuka bukan sekadar ajang kompetisi, namun juga sebagai media pembentukan karakter sejak dini.

“Pramuka adalah gerakan pendidikan nonformal yang memiliki peran besar dalam membangun jiwa kepemimpinan, gotong royong, dan nilai-nilai kebangsaan. Untuk itu, saya berharap seluruh peserta mengikuti kegiatan ini dengan riang gembira, sportif, dan menjunjung tinggi persaudaraan.” Tulis Afif dalam unggahannya.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan ini dengan semangat persaudaraan, sportivitas, dan kegembiraan, sebagai bagian dari upaya bersama membentuk generasi muda yang tangguh dan berkarakter.

Dewan Hakim Pramuka Wonosobo, Kuwatno, mengapresiasi kegiatan pesta siaga ini. Kedepannya ia berharap acara ini bisa lebih sukses. “ Semoga kita kedepannya bisa lebih baik lagi, lebih bagus lagi.” ujarnya.

Pesta Siaga Wonosobo juga disambut antusias baik peserta maupun pembina. Pendamping Gugus SDN 1 Wonosobo mengaku sangat senang dengan acara ini. “Sangat menyenangkan, bagus sekali, melatih anak-anak menjadi lebih percaya diri, mandiri, dan berani.” ujarnya.

Baca juga: Pemkab Wonosobo Dukung Program Prioritas Nasional: Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, dan Koperasi Merah Putih

Sementara itu, Dina dari SD 1 Wonosobo, mengaku senang bisa mengikuti acara ini “Seru banget, bisa ketemu banyak teman, terus bisa melatih diri, lebih percaya diri juga.” katanya.

Melalui Pesta Siaga ini, pramuka tidak hanya menjadi bagian dari pendidikan non-formal, namun juga dapat melatih pembentukan karakter sejak dini.

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

ADVERTISEMENT

Lainnya dari Berita

Lihat semua →
Ikan arwana Super Red asal Kalimantan Barat yang dikenal dari kawasan Kapuas Hulu dan Danau Sentarum.

Kearifan Lokal Menjaga Arwana Super Red Kalbar

Arwana Super Red Kalimantan Barat dikenal di pasar ikan hias internasional. Di sekitar Danau Sentarum, pengetahuan dan keterlibatan masyarakat berperan menjaga kelestarian ikan kebanggaan daerah ini.

Ridwan
Budaya Batang Menelusuri Jejak Mataram

Budaya Batang Menelusuri Jejak Mataram

Dialog budaya Batang dan DI Yogyakarta membuka kembali pembahasan hubungan sejarah pesisir utara Jawa dengan Mataram Islam yang menjadi bagian dari upaya penelitian serta pelestarian warisan sejarah.

Ridwan

Lainnya dari Anisa Kurniawati

Lihat semua →
penulisan ulang sejarah Indonesia

DPR Setujui Proyek Penulisan Ulang Sejarah Indonesia, Target Rampung Tahun 2027

Proyek penulisan ulang sejarah Indonesia resmi mendapat persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Persetujuan ini diumumkan dalam Rapat Kerja bersama Komisi X yang digelar di Gedung Nusantara I, mayoritas fraksi menyatakan dukungan terhadap langkah strategis Kementerian Kebudayaan tersebut. Langkah besar ini menandai akhir dari kevakuman penulisan sejarah bangsa selama lebih dari dua

Anisa Kurniawati
Festival Karawitan Putri Gunungkidul

Festival Karawitan Putri Gunungkidul 2025, Ruang Ekspresi Generasi Muda

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul kembali menggelar Festival Karawitan Putri Tingkat Kabupaten Gunungkidul tahun 2025. Acara pembukaan berlangsung pada Selasa (27/5) di Taman Budaya Gunungkidul turut dihadiri Wakil Ketua I TP PKK DIY, GKBRAyA Paku Alam. Dalam sambutannya, Gusti Putri mengungkapkan apresiasi mendalam terhadap terselenggaranya festival tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam

Anisa Kurniawati
Pentas Seni Selasa Wagen

Pentas Seni Selasa Wagen DIY, unjukkan Komitmen Lestarikan Kearifan Lokal

Pentas Seni Selasa Wagen kembali digelar, Selasa (27/05) di Amphitheater Teras Malioboro 1, Yogyakarta. Acara menjadi wujud nyata pengabdian para pelaku budaya di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam menghidupkan kembali nilai-nilai luhur tradisi. Dalam sambutan pembukaan yang dibacakan Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Hukum, Pemerintahan dan Politik, Sukamto, mewakili Sekretaris Daerah DIY, disampaikan bahwa kegiatan

Anisa Kurniawati