Berita

Prosesi Adat Boyong Praja, Tandai Perpindahan Kantor di Blitar

Prosesi adat boyong praja dan kirab budaya mewarnai pemindahan operasional Kantor Kelurahan Tlumpu, Kota Blitar, Jawa Timur ke gedung baru yang berlokasi di Jalan Klampis. Peresmian kantor baru ini menandai langkah baru pemerintah untuk meningkatkan pelayanan masyarakat sekaligus melestarikan tradisi budaya lokal. Sekretaris Daerah Kota Blitar, Priyo Suhartonom menyatakan di Blitar, Selasa (28/1/2025), pemindahan operasional […]

Oleh Anisa Kurniawati

Prosesi Adat Boyong Praja, Tandai Perpindahan Kantor di Blitar
Prosesi adat Boyong Praja merupakan upaya Pemerintah Kota Blitar, untuk menjaga pelestarian tradisi yang sudah menjadi warisan leluhur. Foto: infopublik.id
Diterbitkan

Prosesi adat boyong praja dan kirab budaya mewarnai pemindahan operasional Kantor Kelurahan Tlumpu, Kota Blitar, Jawa Timur ke gedung baru yang berlokasi di Jalan Klampis.

Peresmian kantor baru ini menandai langkah baru pemerintah untuk meningkatkan pelayanan masyarakat sekaligus melestarikan tradisi budaya lokal.

Sekretaris Daerah Kota Blitar, Priyo Suhartonom menyatakan di Blitar, Selasa (28/1/2025), pemindahan operasional kantor Kelurahan Blitar ditandai jamasan dan pemboyongan kentong dari kantor lama ke kantor yang baru.

Prosesi ini merupakan upaya Pemerintah Kota Blitar, untuk menjaga pelestarian tradisi yang sudah menjadi warisan leluhur dari Kelurahan Tlumpu.

Pihaknya menyebut prosesi adat boyong praja ini sekaligus menjadi do’a agar penempatan kantor yang baru diiringi dengan keselamatan dan kesejahteraan bagi warga Tlumpu.

Baca juga: Menelusuri Jejak Kuliner Wajik Menjadi Jajanan Klasik

Dikutip dari infopublik.id, pemindahan layanan kantor kelurahan ke gedung yang baru ini, juga menjadi upaya pemerintah mengoptimalkan pelayanan bagi masyarakat. Priyo berharap ke depan kinerja kelurahan Tlumpu bisa semakin prima.

“Tlumpu boyong praja ditandai dengan jamasan dan pemboyongan kentong dengan harapan penempatan kantor kelurahan batu nantinya dapat membawa keselamatan dan kesejahteraan bagi warga sekitar,” kata Priyo.

Lurah Kelurahan Tlumpu, Muhemi, mengungkapkan bahwa rangkaian acara telah berlangsung sejak 24 Januari 2025. Tradisi diawali dengan prosesi nyadran Ki Ageng Cokro Semedi, tahlilan, macapatan, hingga ruwatan. 

Acara dilanjutkan prosesi jamasan kentongan dan kirab budaya sebagai penanda resmi berpindahnya kantor kelurahan. Rangkaian kegiatan ini ditutup dengan resepsi boyong projo yang menghadirkan pertunjukan seni wayang kulit..

“Seluruh rangkaian tlumpu boyong praja menjadi sarana mempererat hubungan antarwarga dan memperkuat kebersamaan untuk membangun kelurahan tlumpu yang lebih baik,” ungkap Muhemi

Dia juga berharap dengan prosesi ini masyarakat dapat semakin memahami pentingnya pelestarian tradisi budaya.

Selain itu, perpindahan kantor kelurahan ini dapat membawa semangat baru untuk Kelurahan Tlumpu agar semakin optimal dalam memberikan pelayanan bagi warga.

TopikBerita
Berita29 JAN 2025

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Berita

Lihat semua →

Lainnya dari Anisa Kurniawati

Lihat semua →
penulisan ulang sejarah Indonesia

DPR Setujui Proyek Penulisan Ulang Sejarah Indonesia, Target Rampung Tahun 2027

Proyek penulisan ulang sejarah Indonesia resmi mendapat persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Persetujuan ini diumumkan dalam Rapat Kerja bersama Komisi X yang digelar di Gedung Nusantara I, mayoritas fraksi menyatakan dukungan terhadap langkah strategis Kementerian Kebudayaan tersebut. Langkah besar ini menandai akhir dari kevakuman penulisan sejarah bangsa selama lebih dari dua

Anisa Kurniawati
Festival Karawitan Putri Gunungkidul

Festival Karawitan Putri Gunungkidul 2025, Ruang Ekspresi Generasi Muda

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul kembali menggelar Festival Karawitan Putri Tingkat Kabupaten Gunungkidul tahun 2025. Acara pembukaan berlangsung pada Selasa (27/5) di Taman Budaya Gunungkidul turut dihadiri Wakil Ketua I TP PKK DIY, GKBRAyA Paku Alam. Dalam sambutannya, Gusti Putri mengungkapkan apresiasi mendalam terhadap terselenggaranya festival tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam

Anisa Kurniawati
Pentas Seni Selasa Wagen

Pentas Seni Selasa Wagen DIY, unjukkan Komitmen Lestarikan Kearifan Lokal

Pentas Seni Selasa Wagen kembali digelar, Selasa (27/05) di Amphitheater Teras Malioboro 1, Yogyakarta. Acara menjadi wujud nyata pengabdian para pelaku budaya di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam menghidupkan kembali nilai-nilai luhur tradisi. Dalam sambutan pembukaan yang dibacakan Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Hukum, Pemerintahan dan Politik, Sukamto, mewakili Sekretaris Daerah DIY, disampaikan bahwa kegiatan

Anisa Kurniawati