Budaya

Sejarah Gamelan Jawa: Alat Musik Kerajaan yang Kini Mendunia

Salah satu alat musik tradisional Indonesia yang mendunia adalah gamelan Jawa. Gamelan merupakan ansambel musik dari berbagai instrumen seperti gambang, gendang, dan gong. Alat musik ini dimainkan secara harmonis dengan sistem nada non diatonis. Kata “gamelan” berasal dari bahasa Jawa, yaitu “Gamel” yang berarti memukul atau menabuh. Sedangkan, akhiran “an” menunjukkan bentuk kata benda. Sejarah […]

Oleh Anisa Kurniawati

Sejarah Gamelan Jawa: Alat Musik Kerajaan yang Kini Mendunia
Foto: Pinterest/ dalbera di flickr
Diterbitkan

Salah satu alat musik tradisional Indonesia yang mendunia adalah gamelan Jawa. Gamelan merupakan ansambel musik dari berbagai instrumen seperti gambang, gendang, dan gong.

Alat musik ini dimainkan secara harmonis dengan sistem nada non diatonis.

Kata “gamelan” berasal dari bahasa Jawa, yaitu “Gamel” yang berarti memukul atau menabuh. Sedangkan, akhiran “an” menunjukkan bentuk kata benda. 

Sejarah Panjang Gamelan 

Gamelan sudah ada sejak sebelum pengaruh Hindu masuk ke Nusantara. Masyarakat Jawa kuno telah mengenal berbagai kesenian, termasuk wayang dan gamelan sebagai bagian dari budaya mereka.

Instrumen serupa gamelan dapat ditemukan di berbagai daerah seperti Bali, Madura, dan Lombok. Namun, istilah “Gamelan Jawa” secara khusus mengacu pada gamelan dari Jawa Tengah.

Keberadaan gamelan di Jawa sudah tercatat sejak tahun 404 M. Hal ini terbukti dari relief yang terdapat di Candi Borobudur dan Prambanan.

Pada awalnya, gamelan digunakan sebagai musik pengiring pertunjukan wayang dan tari. Seiring waktu, gamelan berkembang menjadi pertunjukan musik yang berdiri sendiri.

Pertunjukan gamelan kemudian dilengkapi sinden atau penyanyi pengiring. Seperti kebudayaan lain, gamelan mengalami perubahan dalam hal pembuatan dan cara memainkannya, bahkan kini sering dikolaborasikan dengan musik modern.

Instrumen dalam Gamelan

Gamelan terdiri dari berbagai instrumen yang memiliki fungsi masing-masing dalam menciptakan harmoni musik. Beberapa instrumen utama dalam gamelan antara lain, Gendang yang berfungsi sebagai pengatur irama dan tempo.

Instrumen lainnya ada gong yang berperan sebagai pemangku irama dan memperkuat kendang dalam menentukan bentuk gending. Suling, alat musik tiup yang dibagi menjadi dua jenis, yaitu suling slendro dan pelog.

Selanjutnya, ada Gambang yang terdiri 18 bilah kayu atau bambu yang berderet di atas resonator.

Alat ini berfungsi sebagai pemangku lagu dan memperindah gending dengan cengkok khasnya. Dan terakhir rebab, sebagai pemandu lagu sekaligus memberikan melodi.

Gamelan biasanya digunakan sebagai pengiring tarian dan pertunjukan seni.

Musik gamelan mewarnai dalam berbagai aspek kehidupan. Seperti sebagai sarana pendidikan, membangun suasana religi di upacara adat atau ritual, meramaikan perhelatan hingga dakwah. 

Gamelan yang Kini Mengglobal

Sebagai kekayaan budaya Indonesia, gamelan telah mendapatkan perhatian dunia. Sejak abad ke-19, gamelan mulai diekspordan menginspirasi banyak komponis terkenal di Eropa. 

Pada tahun 2021, Indonesia mengajukan gamelan sebagai Warisan Budaya Tak Benda ke UNESCO.

Gamelan telah menjadi identitas budaya kebanggaan Indonesia yang kaya akan nilai-nilai sosial, moral, dan spiritual. Hingga kini gamelan tetap lestari di tengah perubahan zaman, bahkan mampu beradaptasi dengan musik modern.

TopikBudaya
Budaya19 FEB 2025

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Budaya

Lihat semua →
Tradisi makan bajamba

Makan Bajamba di Meja Diplomasi

Makan bajamba bukan sekadar tradisi bersantap bersama, melainkan cerminan kebersamaan dan penghormatan yang dapat menginspirasi jamuan diplomatik.

Ridwan
ampilan gim Kenupi karya U-Lika Studio yang mengangkat budaya Dayak Kenyah melalui seni piksel.

Petualangan Dayak Kenyah di Kenupi

Kenupi menghadirkan budaya Dayak Kenyah melalui gim berbasis seni piksel yang dikembangkan U-Lika Studio sebagai bagian dari kampanye Jejak: Jelajah Dayak Kenyah

Ridwan

Lainnya dari Anisa Kurniawati

Lihat semua →
penulisan ulang sejarah Indonesia

DPR Setujui Proyek Penulisan Ulang Sejarah Indonesia, Target Rampung Tahun 2027

Proyek penulisan ulang sejarah Indonesia resmi mendapat persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Persetujuan ini diumumkan dalam Rapat Kerja bersama Komisi X yang digelar di Gedung Nusantara I, mayoritas fraksi menyatakan dukungan terhadap langkah strategis Kementerian Kebudayaan tersebut. Langkah besar ini menandai akhir dari kevakuman penulisan sejarah bangsa selama lebih dari dua

Anisa Kurniawati
Festival Karawitan Putri Gunungkidul

Festival Karawitan Putri Gunungkidul 2025, Ruang Ekspresi Generasi Muda

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul kembali menggelar Festival Karawitan Putri Tingkat Kabupaten Gunungkidul tahun 2025. Acara pembukaan berlangsung pada Selasa (27/5) di Taman Budaya Gunungkidul turut dihadiri Wakil Ketua I TP PKK DIY, GKBRAyA Paku Alam. Dalam sambutannya, Gusti Putri mengungkapkan apresiasi mendalam terhadap terselenggaranya festival tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam

Anisa Kurniawati
Pentas Seni Selasa Wagen

Pentas Seni Selasa Wagen DIY, unjukkan Komitmen Lestarikan Kearifan Lokal

Pentas Seni Selasa Wagen kembali digelar, Selasa (27/05) di Amphitheater Teras Malioboro 1, Yogyakarta. Acara menjadi wujud nyata pengabdian para pelaku budaya di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam menghidupkan kembali nilai-nilai luhur tradisi. Dalam sambutan pembukaan yang dibacakan Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Hukum, Pemerintahan dan Politik, Sukamto, mewakili Sekretaris Daerah DIY, disampaikan bahwa kegiatan

Anisa Kurniawati