Pariwisata

Taman Wisata Alam Angke Kapuk, Wisata di Tengah Kota Jakarta

Taman Wisata Alam (TWA) Angke Kapuk, adalah kawasan konservasi alam yang dimanfaatkan untuk pariwisata dan rekreasi alam, dengan fokus pada ekosistem mangrove. Di kawasan ini pengunjung bisa menikmati wisata pantai, hutan, sungai, hingga daerah bakau. Berlokasi di Jl. Garden House, Kamal Muara, Kec. Penjaringan, Jkt Utara, Jakarta. Tempat ini termasuk bagian dari konservasi alam mangrove […]

Oleh Anisa Kurniawati

Taman Wisata Alam Angke Kapuk, Wisata di Tengah Kota Jakarta
TWA Angke Kapuk termasuk bagian dari konservasi alam mangrove seluas 99,82 ha. Foto: pustek.menlhk.go.id
Diterbitkan

Taman Wisata Alam (TWA) Angke Kapuk, adalah kawasan konservasi alam yang dimanfaatkan untuk pariwisata dan rekreasi alam, dengan fokus pada ekosistem mangrove.

Di kawasan ini pengunjung bisa menikmati wisata pantai, hutan, sungai, hingga daerah bakau. 

Berlokasi di Jl. Garden House, Kamal Muara, Kec. Penjaringan, Jkt Utara, Jakarta. Tempat ini termasuk bagian dari konservasi alam mangrove seluas 99,82 ha.

Pada awalnya, ekosistem mangrove di kawasan ini sempat dirusak dengan aktivitas penambakan liar. Padahal, mangrove memiliki peran penting dalam melindungi pantai dari erosi dan abrasi, serta mampu meredam gelombang besar.

Selain itu, juga memiliki kemampuan menyerap karbon dioksida lebih baik, sekaligus menjadi habitat bagi beragam satwa liar.Menyadari hal itu, pemerintah menetapkan Angke Kapuk sebagai Taman Wisata Alam pada 1995.

Kemudian setelah melalui proses panjang, TWA Angke Kapuk diresmikan pada  25 Januari 2010. 

Daya Tarik Angke Kapuk

Taman Wisata Angke Kapuk menawarkan suasana  tenang dengan udara yang segar. Tempat ini cocok bagi yang ingin sejenak beristirahat di tengah kesibukan kota.

Selain keindahan alamnya, tempat ini memberikan kesempatan bagi masyarakat serta wisatawan untuk belajar tentang pentingnya ekosistem mangrove. 

Salah satau sudut TWA Angke Kapuk, Jakarta Utara. Foto: GoogleMaps/ Sarana Sesama

Ada beberapa aktivitas menarik yang bisa dilakukan pengunjung. Diantaranya yaitu pengunjung dapat menikmati pemandangan pantai dengan menaiki perahu wisata.

Perahu ini dikemudikan operator berpengalaman yang membawa keliling area laut yang aman.

TWA Angke Kapuk memiliki hutan mangrove yang dapat dijelajahi melalui boardwalk atau jalan kayu yang dilengkapi kanopi. Sehingga pengunjung terlindung dari panas matahari.

Pengunjung dapat menikmati suasana tenang hutan ini sembari melihat berbagai satwa liar.

Kawasan ini juga menyediakan rawa dan tambak yang menjadi habitat berbagai jenis ikan, baik ikan hias maupun ikan konsumsi. Pengunjung yang hobi memancing berkesempatan mendapatkan ikan berukuran besar di sini.

Bagi yang ingin merasakan pengalaman berkemah, TWA Angke Kapuk menyediakan area camping ground. Pengunjung dapat berkemah sambil menikmati wisata bahari, mengamati flora dan fauna, serta merasakan suasana alam yang asri.

TWA Angke Kapuk, Jakarta Utara. Foto: GoogleMaps/Khoirul Hakiki

Akses ke TWA Angke Kapuk 

Lokasinya berada di tempat yang strategis. Sehingga sangat mudah diakses para pengunjung.

Jika berangkat dari pusat kota Jakarta, maka hanya perlu menempuh perjalanan sekitar 1 jam menggunakan kendaraan pribadi atau transportasi umum.

Fasilitasnya sudah lengkap. Mulai dari area parkir luas, rest area, penyewaan perahu dan kano, toilet, wisata air speedboat, penginapan dan lainnya. Tempat ini buka mulai dari Senin-Jumat, dari pukul 08.00 hingga 18.00. Sedangkan Sabtu-Minggu, mulai dari jam 07.00-18.00

TopikPariwisata
Pariwisata18 JAN 2025

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Pariwisata

Lihat semua →

Lainnya dari Anisa Kurniawati

Lihat semua →
penulisan ulang sejarah Indonesia

DPR Setujui Proyek Penulisan Ulang Sejarah Indonesia, Target Rampung Tahun 2027

Proyek penulisan ulang sejarah Indonesia resmi mendapat persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Persetujuan ini diumumkan dalam Rapat Kerja bersama Komisi X yang digelar di Gedung Nusantara I, mayoritas fraksi menyatakan dukungan terhadap langkah strategis Kementerian Kebudayaan tersebut. Langkah besar ini menandai akhir dari kevakuman penulisan sejarah bangsa selama lebih dari dua

Anisa Kurniawati
Festival Karawitan Putri Gunungkidul

Festival Karawitan Putri Gunungkidul 2025, Ruang Ekspresi Generasi Muda

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul kembali menggelar Festival Karawitan Putri Tingkat Kabupaten Gunungkidul tahun 2025. Acara pembukaan berlangsung pada Selasa (27/5) di Taman Budaya Gunungkidul turut dihadiri Wakil Ketua I TP PKK DIY, GKBRAyA Paku Alam. Dalam sambutannya, Gusti Putri mengungkapkan apresiasi mendalam terhadap terselenggaranya festival tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam

Anisa Kurniawati
Pentas Seni Selasa Wagen

Pentas Seni Selasa Wagen DIY, unjukkan Komitmen Lestarikan Kearifan Lokal

Pentas Seni Selasa Wagen kembali digelar, Selasa (27/05) di Amphitheater Teras Malioboro 1, Yogyakarta. Acara menjadi wujud nyata pengabdian para pelaku budaya di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam menghidupkan kembali nilai-nilai luhur tradisi. Dalam sambutan pembukaan yang dibacakan Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Hukum, Pemerintahan dan Politik, Sukamto, mewakili Sekretaris Daerah DIY, disampaikan bahwa kegiatan

Anisa Kurniawati