Budaya

Sajian Tempe Besengek Khas Kulon Progo yang Wajib Dicoba

Berwisata ke Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, belum lengkap rasanya tanpa mencicipi kelezatan tempe Besengek. Dengan nama yang unik, tempe besengek berhasil menarik perhatian para wisatawan yang datang. Dilansir dari dinpar.kulonprogokab.go.id, sajian khas Kulon Progo ini terbuat dari tempe benguk, yang memiliki tampilan mencolok dengan warna hitam dari biji benguk, diselimuti santan putih kental. Makanan […]

Oleh Achmad Aristyan

Sajian Tempe Besengek Khas Kulon Progo yang Wajib Dicoba
Tempe Besengek, salah satu kuliner tradisional khas Kulon Progo yang wajib dicicipi. Foto: Instagram/@mampirmakan
Diterbitkan

Berwisata ke Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, belum lengkap rasanya tanpa mencicipi kelezatan tempe Besengek. Dengan nama yang unik, tempe besengek berhasil menarik perhatian para wisatawan yang datang.

Dilansir dari dinpar.kulonprogokab.go.id, sajian khas Kulon Progo ini terbuat dari tempe benguk, yang memiliki tampilan mencolok dengan warna hitam dari biji benguk, diselimuti santan putih kental.

Makanan Sederhana Kaya Rempah

Proses pembuatan tempe besengek ini cukup rumit dan memakan waktu.

Pertama-tama, biji benguk diproses menjadi tempe dengan cara mirip pembuatan tempe kedelai. Setelah tempe benguk siap, pkemudian mengolahnya menjadi tempe besengek.

Pengolahan ini melibatkan bumbu-bumbu khas seperti bawang merah, bawang putih, cabai, dan rempah-rempah lainnya yang memberikan citarasa unik dan kaya.

Memasak tempe besengek memerlukan waktu sekitar 3-4 jam, sehingga menghasilkan rasa yang mendalam dan nikmat.

Alternatif Makanan Bergizi

Tempe besengek dapat dengan mudah ditemukan di pasar-pasar tradisional di daerah Kulon Progo, seperti Pasar Wates, Pasar Samigaluh, dan Pasar Girimulyo.

Harganya pun sangat terjangkau, berkisar antara 3.000 hingga 5.000 rupiah per porsi. Selain di pasar, banyak juga penjual makanan tradisional yang menawarkan tempe besengek sebagai menu mereka.

Kuliner ini sangat cocok dinikmati saat cuaca dingin, terutama jika disandingkan dengan geblek atau growol, serta disertai secangkir kopi menoreh yang hangat.

Tempe besengek tidak hanya lezat, tetapi juga kaya akan kandungan gizi. Tempe besengek mengandung protein nabati yang baik untuk kesehatan, menjadikannya alternatif makanan yang sehat dan bergizi.

Kuliner Tradisional Yang Mengikuti Zaman

Seiring dengan perkembangan zaman, tempe besengek juga mengalami inovasi dalam hal rasa.

Beberapa penjual mulai menambahkan varian bumbu yang berbeda, seperti bumbu pedas, bumbu manis, atau bahkan campuran sayuran untuk memberikan pengalaman rasa yang lebih beragam.

Hal ini menjadikan tempe besengek tidak hanya sebagai makanan tradisional, tetapi juga sebagai kuliner yang terus beradaptasi dengan selera masyarakat modern.

Bagi Anda yang berkunjung ke Kulon Progo, jangan lupa mencari tempe besengek. Dengan citarasa yang unik dan proses pembuatannya yang khas, tempe besengek menjadi salah satu pengalaman kuliner yang tidak boleh terlewatkan.

Nikmati kelezatan tempe besengek dan rasakan sensasi citarasa kuliner khas Kulon Progo yang menggugah selera!

TopikBudaya
Budaya31 OKT 2024

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Budaya

Lihat semua →
Tradisi makan bajamba

Makan Bajamba di Meja Diplomasi

Makan bajamba bukan sekadar tradisi bersantap bersama, melainkan cerminan kebersamaan dan penghormatan yang dapat menginspirasi jamuan diplomatik.

Ridwan
ampilan gim Kenupi karya U-Lika Studio yang mengangkat budaya Dayak Kenyah melalui seni piksel.

Petualangan Dayak Kenyah di Kenupi

Kenupi menghadirkan budaya Dayak Kenyah melalui gim berbasis seni piksel yang dikembangkan U-Lika Studio sebagai bagian dari kampanye Jejak: Jelajah Dayak Kenyah

Ridwan

Lainnya dari Achmad Aristyan

Lihat semua →
Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Gelaran Munusa Championship 2025 resmi diselenggarakan di GOR Indoor Wonosobo sejak 28 Mei hingga 1 Juni 2025. Kompetisi futsal pelajar yang dirancang Munusa Management ini menghadirkan atmosfer baru dengan menggabungkan turnamen futsal tingkat SMP dan SMA serta lomba battle supporter yang sarat kreativitas. Dalam wawancara bersama media, Zulhan Choirul Muhayat selaku founder Munusa Management mengungkapkan

Achmad Aristyan
Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Kerja Sama Budaya dengan Menteri Kebudayaan Prancis, Rachida Dati, dalam sebuah seremoni di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/5/2025). Penandatanganan ini bertepatan dengan kunjungan kenegaraan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, ke Indonesia, yang sekaligus menjadi tonggak penting dalam memperkuat hubungan kebudayaan kedua negara. Kesepakatan ini merupakan tindak

Achmad Aristyan
Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Suasana berbeda tampak di hamparan sawah Dusun Wonokasihan, Desa Sojokerto, Kecamatan Leksono, Wonosobo, Jawa Tengah saat jajaran Kodim 0707/Wonosobo bersama tim dari Bulog terjun langsung mendampingi petani dalam panen raya. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi jemput bola dalam penyerapan gabah petani, sekaligus wujud nyata dukungan terhadap program Ketahanan Pangan Nasional. Di tengah aktivitas panen,

Achmad Aristyan