Pariwisata

Wisata Tirtosari View Lumajang Terapkan Pembayaran Nontunai

Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Program Desa Cerdas (Smart Village) memberikan gebrakan baru di sektor pariwisata. Bertempat di Obyek Wisata Tirtosari View Desa Penanggal, Kecamatan Candipuro, program ini diluncurkan dengan semangat untuk mengoptimalkan potensi lokal melalui pendekatan digital yang lebih modern. Acara peluncuran dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lumajang, Yuli Harismawati bersama perwakilan dari Dinas […]

Oleh Achmad Aristyan

Wisata Tirtosari View Lumajang Terapkan Pembayaran Nontunai
Foto: Infopublik.id
Diterbitkan

Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Program Desa Cerdas (Smart Village) memberikan gebrakan baru di sektor pariwisata. Bertempat di Obyek Wisata Tirtosari View Desa Penanggal, Kecamatan Candipuro, program ini diluncurkan dengan semangat untuk mengoptimalkan potensi lokal melalui pendekatan digital yang lebih modern.

Acara peluncuran dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lumajang, Yuli Harismawati bersama perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Bank Jatim Lumajang, serta Kepala Desa Penanggal

Program Desa Cerdas ini digagas dengan tujuan untuk memajukan objek wisata Tirtosari View yang terkenal dengan pemandangannya yang menakjubkan. Abdul Mu’iz, Duta Digital Kementerian Desa PDT, menjelaskan bahwa salah satu fokus utama dari program ini adalah optimalisasi website Tirtosari View yang kini dapat diakses oleh masyarakat luas.

Dengan adanya website tersebut, calon wisatawan dapat dengan mudah memperoleh informasi terbaru mengenai berbagai paket wisata yang ditawarkan oleh pengelola.

Pelaksanaan optimalisasi website Tirtosari View ini bertujuan untuk mengikuti perkembangan digital sehingga potensi yang dimiliki oleh Desa Penanggal bisa lebih diketahui oleh masyarakat umum,” ungkap Abdul Mu’iz saat ditemui di acara peluncuran, Jumat (15/11/2024).

Baca juga: Tirtosari View, Pemandian Alami Bagi Yang Ingin Selfie – emmanus.com

Seiring dengan berkembangnya zaman yang serba cepat dan praktis, sektor pariwisata juga harus beradaptasi. Salah satu perubahan yang kini diterapkan adalah sistem pembayaran tiket masuk yang berbasis digital, yaitu dengan menggunakan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). Pengunjung kini dapat membeli tiket dengan mudah, cepat, dan aman tanpa perlu repot membawa uang tunai.

“QRIS ini tidak hanya mempermudah transaksi, tapi juga memberikan transparansi keuangan tiket masuk. Harapannya, ini bisa menjadi langkah maju untuk mengelola keuangan yang lebih terorganisir dan memudahkan wisatawan,” lanjut Abdul Mu’iz dikutip dari Infopublik.id.

Menurutnya, perubahan ini membawa angin segar bagi Obyek Wisata Tirtosari View yang kini tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga pengalaman digital yang memudahkan pengunjung dalam melakukan transaksi. Dengan adanya sistem cashless environment, wisatawan bisa lebih fokus menikmati keindahan alam tanpa khawatir tentang urusan pembayaran.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lumajang Yuli Haris mengapresiasi langkah ini sebagai upaya mendigitalisasi sektor pariwisata di daerahnya. Menurutnya, melalui program ini, Desa Penanggal akan semakin dikenal sebagai desa wisata yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

“Ini adalah langkah maju yang sangat positif. Dengan website yang informatif dan sistem pembayaran digital, wisatawan akan lebih nyaman dan mudah dalam mengakses layanan yang ada. Kami berharap program ini dapat menjadi contoh bagi desa-desa lainnya dalam mengoptimalkan potensi wisata mereka melalui teknologi,” ujar Yuli.

Program Desa Cerdas ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Lumajang untuk mendorong sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, yang kini semakin berkembang dengan mengandalkan teknologi digital.

Kedepannya, diharapkan Desa Penanggal, khususnya Tirtosari View, dapat menjadi destinasi wisata yang lebih dikenal dan dapat menarik lebih banyak wisatawan lokal maupun mancanegara.

Adanya sinergi antara teknologi dan sektor pariwisata ini, Desa Penanggal kini tidak hanya memiliki keindahan alam yang memukau, tetapi juga layanan digital yang memudahkan pengunjung dalam menikmati pengalaman wisata yang lebih modern

TopikPariwisata
Pariwisata20 NOV 2024

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Pariwisata

Lihat semua →

Lainnya dari Achmad Aristyan

Lihat semua →
Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Gelaran Munusa Championship 2025 resmi diselenggarakan di GOR Indoor Wonosobo sejak 28 Mei hingga 1 Juni 2025. Kompetisi futsal pelajar yang dirancang Munusa Management ini menghadirkan atmosfer baru dengan menggabungkan turnamen futsal tingkat SMP dan SMA serta lomba battle supporter yang sarat kreativitas. Dalam wawancara bersama media, Zulhan Choirul Muhayat selaku founder Munusa Management mengungkapkan

Achmad Aristyan
Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Kerja Sama Budaya dengan Menteri Kebudayaan Prancis, Rachida Dati, dalam sebuah seremoni di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/5/2025). Penandatanganan ini bertepatan dengan kunjungan kenegaraan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, ke Indonesia, yang sekaligus menjadi tonggak penting dalam memperkuat hubungan kebudayaan kedua negara. Kesepakatan ini merupakan tindak

Achmad Aristyan
Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Suasana berbeda tampak di hamparan sawah Dusun Wonokasihan, Desa Sojokerto, Kecamatan Leksono, Wonosobo, Jawa Tengah saat jajaran Kodim 0707/Wonosobo bersama tim dari Bulog terjun langsung mendampingi petani dalam panen raya. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi jemput bola dalam penyerapan gabah petani, sekaligus wujud nyata dukungan terhadap program Ketahanan Pangan Nasional. Di tengah aktivitas panen,

Achmad Aristyan