Pariwisata

Bah Damanik, Wisata Pemandian Raja Simalungun

Bah Damanik merupakan pemandian alami yang sebenarnya adalah sungai. Berada di Ambarisan, Sidamanik, Simalungun, Sumatera Utara, pemandian alam ini unik karena berada tersembunyi di kelilingi pepohohan yang rindang. Salah satu daya tarik dari wisata ini adalah pesona alamnya yang benar-benar masih sangat alami. Dengan hamparan pasir yang putih bersih, dikelilingi hutan asri, menambah pesona tersendiri […]

Oleh Achmad Aristyan

Bah Damanik, Wisata Pemandian Raja Simalungun
Foto: pinterest
Diterbitkan

Bah Damanik merupakan pemandian alami yang sebenarnya adalah sungai. Berada di Ambarisan, Sidamanik, Simalungun, Sumatera Utara, pemandian alam ini unik karena berada tersembunyi di kelilingi pepohohan yang rindang.

Salah satu daya tarik dari wisata ini adalah pesona alamnya yang benar-benar masih sangat alami. Dengan hamparan pasir yang putih bersih, dikelilingi hutan asri, menambah pesona tersendiri bagi pengunjung. 

Tak hanya berenang dan berendam, pengunjung juga dapat mengambil foto estetik di Area Pemandian Alam Bah Damanik. Dikelilingi pohon rindang, air terjun mini, yang akan membuat foto terlihat cantik.

Bagian dinding batu pembatas vegetasi-kolam, terdapat lumut tumbuh di seluruh area dinding. Sehingga area dinding menjadi menghijau tipis. Area tersebut juga dapat dijadikan spot foto yang unik dan cantik bagi pengunjung. 

Baca juga: Keindahan Kawah Putih Dolok Tinggi Raja di Simalungun

Bah Damanik dulunya merupakan tempat pemandian mandi Raja Damanik dan juga keluarganya. Hal ini dapat dilihat dari bukti relief di dinding kolam. Bahkan, sampai saat ini, tempat ini masih dikelola keturunan Raja Damanik. 

Akses ke pemandian ini cukup mudah dengan menggunakan mobil, minibus, dan bus pariwisata. Bila pengunjung dari Kota Medan, bisa mengambil jalur ke Pematang Siantar lalu ke Sidamanik. Setibanya di Pasar Sidamanik atau Lapangan Desa Hutan Lama, lanjutkan hingga sampai di Simatahuting. Dari situ tinggal mengikuti petunjuk lokasi saja. 

Fasilitas di area pemandian cukup lengkap. Mulai dari toilet umum dan kamar mandi, untuk berganti pakaian, area parkir luas, dan camping ground. Tersedia gazebo dan gardu kecil untuk tempat beristirahat.  Terdapat juga sejumlah warung makan dengan beragam menu lezat. 

Pengunjung yang hendak ke Bak Damanik dikenai tarif tike masuk sebesar Rp. 5.000 per orang. Tarif ini belum termasuk jika pengunjung ingin menyewa pelampung dan ban renang. Wisata alam ini dibuka untuk umum. Jam operasional pemandian ini yaitu mulai dari 08.00 am- 07.00 setiap hari kecuali hari Selasa dibuka mulai dari jam 07.00 am- 07.00 pm. (Dari Berbagai sumber)

TopikPariwisata
Pariwisata07 NOV 2024

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Pariwisata

Lihat semua →

Lainnya dari Achmad Aristyan

Lihat semua →
Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Gelaran Munusa Championship 2025 resmi diselenggarakan di GOR Indoor Wonosobo sejak 28 Mei hingga 1 Juni 2025. Kompetisi futsal pelajar yang dirancang Munusa Management ini menghadirkan atmosfer baru dengan menggabungkan turnamen futsal tingkat SMP dan SMA serta lomba battle supporter yang sarat kreativitas. Dalam wawancara bersama media, Zulhan Choirul Muhayat selaku founder Munusa Management mengungkapkan

Achmad Aristyan
Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Kerja Sama Budaya dengan Menteri Kebudayaan Prancis, Rachida Dati, dalam sebuah seremoni di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/5/2025). Penandatanganan ini bertepatan dengan kunjungan kenegaraan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, ke Indonesia, yang sekaligus menjadi tonggak penting dalam memperkuat hubungan kebudayaan kedua negara. Kesepakatan ini merupakan tindak

Achmad Aristyan
Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Suasana berbeda tampak di hamparan sawah Dusun Wonokasihan, Desa Sojokerto, Kecamatan Leksono, Wonosobo, Jawa Tengah saat jajaran Kodim 0707/Wonosobo bersama tim dari Bulog terjun langsung mendampingi petani dalam panen raya. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi jemput bola dalam penyerapan gabah petani, sekaligus wujud nyata dukungan terhadap program Ketahanan Pangan Nasional. Di tengah aktivitas panen,

Achmad Aristyan