Pariwisata

Bundaran Planjan, Destinasi Baru di JJLS Gunungkidul yang Viral

Bundaran Planjan yang terletak di ruas Jalur Jalan Lingkar Selatan (JJLS) Gunungkidul, DI Yogyakarta kini menjadi magnet baru bagi masyarakat. Infrastruktur yang belum lama berdiri ini menarik perhatian banyak orang untuk bersantai atau berswafoto. Setiap sore, kawasan ini dipadati pengunjung yang memanfaatkan trotoar dan sisi bundaran sebagai tempat nongkrong. Salah satu pengunjung, Arya Pratama (27), […]

Oleh Achmad Aristyan

Bundaran Planjan, Destinasi Baru di JJLS Gunungkidul yang Viral
Bundaran Planjan di Gunungkidul tampak dari atas. Foto: GoogleMaps/DSW 23
Diterbitkan

Bundaran Planjan yang terletak di ruas Jalur Jalan Lingkar Selatan (JJLS) Gunungkidul, DI Yogyakarta kini menjadi magnet baru bagi masyarakat.

Infrastruktur yang belum lama berdiri ini menarik perhatian banyak orang untuk bersantai atau berswafoto. Setiap sore, kawasan ini dipadati pengunjung yang memanfaatkan trotoar dan sisi bundaran sebagai tempat nongkrong.

Salah satu pengunjung, Arya Pratama (27), mengaku tertarik datang karena lokasi ini sedang viral di media sosial. Ia menilai keberadaan bundaran dengan jalan melingkar seperti ini masih jarang ditemukan di Gunungkidul. 

“Apalagi ini jalur wisata pantai selatan, jadi setelah dari pantai, bisa singgah ke sini,” ujarnya dilansir dari radarjogja.jawapos.com. 

Menurutnya, daya tarik utama dari tempat ini adalah kondisi jalan yang masih mulus serta panorama di sekitarnya. Lanskap hutan dan sawah yang mengelilingi bundaran semakin menambah keindahan. 

“Semoga makin dipercantik lagi, karena di tengah bundaran masih kosong,” harap Arya.  

Peluang Ekonomi Baru bagi Warga  

Seiring meningkatnya kunjungan ke Bundaran Planjan, warga setempat pun melihat peluang Salah satunya Ery Wahyuni, warga Planjan yang membuka lapak kopi dan gorengan di sekitar bundaran. 

Menurutnya, kawasan ini ramai sejak 10 Januari 2025 dan terus menarik pengunjung setiap harinya.  

“Hampir setiap hari ramai, mulai pagi sampai sore, tapi paling ramai biasanya Sabtu atau Minggu,” tutur Ery dilansir dari radarjogja.jawapos.com.

Ia menyebut, mayoritas pengunjung merupakan wisatawan yang sedang menuju atau pulang dari pantai, serta warga setempat yang ingin menikmati suasana baru di kawasan itu.  

Sebagai penduduk asli Planjan, Ery berharap potensi wisata di daerahnya bisa lebih dikembangkan. Ia menyoroti keberadaan sebuah gua di sekitar bundaran yang saat ini masih ditutup. 

Menurutnya, jika gua itu dibuka kembali, jumlah wisatawan yang singgah bisa bertambah signifikan. 

“Gua belum dibuka saja sudah ramai. Lumayan dapat meningkatkan perekonomian kami sebagai warga sini,” ungkapnya.  

Potensi Wisata di Jalur JJLS Gunungkidul  

Keberadaan Bundaran Planjan menunjukkan, infrastruktur baru bisa berkembang menjadi daya tarik wisata, terutama di jalur strategis seperti JJLS yang menjadi akses ke destinasi pantai selatan.

Dengan peningkatan fasilitas dan pengelolaan yang baik, lokasi ini berpotensi menjadi salah satu titik persinggahan favorit bagi wisatawan yang melintasi Gunungkidul.  

Masyarakat berharap agar kawasan ini mendapat perhatian lebih dari pemerintah daerah, baik dalam hal penataan ruang maupun pengembangan atraksi wisata pendukun

Dengan demikian, Bundaran Planjan tidak hanya menjadi tempat viral sesaat, tetapi juga berkembang menjadi destinasi yang benar-benar memberikan manfaat bagi warga dan wisatawan.

TopikPariwisata
Pariwisata13 FEB 2025

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Pariwisata

Lihat semua →

Lainnya dari Achmad Aristyan

Lihat semua →
Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Gelaran Munusa Championship 2025 resmi diselenggarakan di GOR Indoor Wonosobo sejak 28 Mei hingga 1 Juni 2025. Kompetisi futsal pelajar yang dirancang Munusa Management ini menghadirkan atmosfer baru dengan menggabungkan turnamen futsal tingkat SMP dan SMA serta lomba battle supporter yang sarat kreativitas. Dalam wawancara bersama media, Zulhan Choirul Muhayat selaku founder Munusa Management mengungkapkan

Achmad Aristyan
Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Kerja Sama Budaya dengan Menteri Kebudayaan Prancis, Rachida Dati, dalam sebuah seremoni di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/5/2025). Penandatanganan ini bertepatan dengan kunjungan kenegaraan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, ke Indonesia, yang sekaligus menjadi tonggak penting dalam memperkuat hubungan kebudayaan kedua negara. Kesepakatan ini merupakan tindak

Achmad Aristyan
Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Suasana berbeda tampak di hamparan sawah Dusun Wonokasihan, Desa Sojokerto, Kecamatan Leksono, Wonosobo, Jawa Tengah saat jajaran Kodim 0707/Wonosobo bersama tim dari Bulog terjun langsung mendampingi petani dalam panen raya. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi jemput bola dalam penyerapan gabah petani, sekaligus wujud nyata dukungan terhadap program Ketahanan Pangan Nasional. Di tengah aktivitas panen,

Achmad Aristyan