Budaya

Ini Alasan Ubi Madu Cilembu Sumedang Bercita Rasa Unik

Ubi madu Cilembu, Sumedang, Jawa Barat salah satu hidangan populer di Indonesia. Ubi sejenis ubi jalar ini terkenal dengan rasa manis alaminya. Ubi jalar sendiri memiliki beberapa varietas yang berbeda warna dan cita rasa. Ubi yang digemari sebut saja ubi jalar putih yang berdaging buah putih, ubi jalar ungu dengan daging berwarna ungu pekat hingga […]

Oleh Achmad Aristyan

Ini Alasan Ubi Madu Cilembu Sumedang Bercita Rasa Unik
Ubi Cilembu, oleh-oleh populer khas Sumedang. Foto: MenuKuliner.net/Muzzamil
Diterbitkan

Ubi madu Cilembu, Sumedang, Jawa Barat salah satu hidangan populer di Indonesia. Ubi sejenis ubi jalar ini terkenal dengan rasa manis alaminya. Ubi jalar sendiri memiliki beberapa varietas yang berbeda warna dan cita rasa.

Ubi yang digemari sebut saja ubi jalar putih yang berdaging buah putih, ubi jalar ungu dengan daging berwarna ungu pekat hingga ungu muda, serta ubi jalar oranye dengan daging berwarna oranye hingga krem kemerahan. Jenis ubi oranye inilah yang termasuk ubi Cilembu.

Tumbuh di Desa Cilembu, Kecamatan Pemulihan, Kabupaten Sumedang, ubi Cilembu dikenal sejak tahun 1975. Tanah di daerah ini diketahui memiliki kandungan bakteri khusus, seperti Rhizosfer dan Endofit, yang memberikan cita rasa khas pada ubi tersebut.

Awalnya dikenal dengan nama Ubi Nikrum, ubi Cilembu mulai populer di Jawa Barat sekitar tahun 1980-an hingga menyebar ke wilayah lain, dan sangat populer di wilayah Jabodetabek.

Secara botani, ubi Cilembu termasuk keluarga Convolvulaceae dan spesies Ipomoea batatas (L.) Lam. Keunikannya terlihat dari kulit krem kemerahan dan daging yang berubah kuning usai dimasak.

Baca juga: Tahu Sumedang, Warisan Tradisi Imigran Tiongkok

Sebagai varietas unggul, ubi ini kaya akan nutrisi penting seperti karbohidrat, protein, serat, vitamin B, vitamin C, dan kalsium yang bermanfaat bagi kesehatan, termasuk membantu menjaga pencernaan dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh melalui kandungan antioksidannya.

Rasanya yang manis seperti madu dan aromanya yang khas, bikin ubi ini disebut “ubi madu”. Tekstur ubi madu yang lembut juga menjadikannya sangat mengenyangkan.

Untuk menikmati cita rasa terbaiknya, ubi madu Cilembu bisa dimasak menggunakan oven. Setelah dibersihkan dan dipotong ujungnya, ubi didiamkan selama 2-3 hari untuk mengurangi kadar air. Kemudian, ubi disusun di atas loyang dan dipanggang dalam oven yang telah dipanaskan pada suhu 200°C selama 30 menit. Setelah kulitnya kecokelatan, ubi dibalik dan dipanggang lagi selama 30 menit hingga matang merata.

Baca juga: Soto Bongko, Hidangan Lezat Andalan Sumedang

Ubi Cilembu yang masih mentah dapat disimpan hingga 3-4 minggu di ruangan kering yang tidak lembap. Sementara yang sudah dimasak dapat bertahan 2-3 hari pada suhu ruang atau lebih lama jika disimpan di lemari es. Selain diolah dengan oven, ubi madu Cilembu juga bisa dijadikan keripik, selai, tepung, tape, bahkan bahan kosmetik.

Bagi yang berminat membuka usaha berbasis ubi madu Cilembu atau sekadar menikmatinya bersama keluarga, cara memasak dan penyimpanan yang tepat akan menjaga kualitas dan rasa khas ubi Cilembu yang manis dan legit ini. (Sumber: Wikipedia)

TopikBudaya
Budaya30 OKT 2024

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Budaya

Lihat semua →

Lainnya dari Achmad Aristyan

Lihat semua →
Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Gelaran Munusa Championship 2025 resmi diselenggarakan di GOR Indoor Wonosobo sejak 28 Mei hingga 1 Juni 2025. Kompetisi futsal pelajar yang dirancang Munusa Management ini menghadirkan atmosfer baru dengan menggabungkan turnamen futsal tingkat SMP dan SMA serta lomba battle supporter yang sarat kreativitas. Dalam wawancara bersama media, Zulhan Choirul Muhayat selaku founder Munusa Management mengungkapkan

Achmad Aristyan
Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Kerja Sama Budaya dengan Menteri Kebudayaan Prancis, Rachida Dati, dalam sebuah seremoni di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/5/2025). Penandatanganan ini bertepatan dengan kunjungan kenegaraan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, ke Indonesia, yang sekaligus menjadi tonggak penting dalam memperkuat hubungan kebudayaan kedua negara. Kesepakatan ini merupakan tindak

Achmad Aristyan
Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Suasana berbeda tampak di hamparan sawah Dusun Wonokasihan, Desa Sojokerto, Kecamatan Leksono, Wonosobo, Jawa Tengah saat jajaran Kodim 0707/Wonosobo bersama tim dari Bulog terjun langsung mendampingi petani dalam panen raya. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi jemput bola dalam penyerapan gabah petani, sekaligus wujud nyata dukungan terhadap program Ketahanan Pangan Nasional. Di tengah aktivitas panen,

Achmad Aristyan