Pariwisata

Keasrian Glapansari, Swiss-nya Temanggung yang Memukau

Memiliki panorama alam memukau dengan berlatar kawasan pegunungan menakjubkan, kawasan wisata Glapansari di Temanggung, Jawa Tengah, sering disebut sebagai “Swiss-nya Temanggung.” Dikelilingi Gunung Sindoro dan Sumbing, tempat ini menyajikan pemandangan yang hijau dan segar dengan ladang tembakau yang terbentang luas. Meski belum dikenal luas, destinasi wisata Glapansari memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu destinasi […]

Oleh Achmad Aristyan

Keasrian Glapansari, Swiss-nya Temanggung yang Memukau
Keindahan alam di Glapansari, Temanggung. Foto: Instagram/@renyzaa
Diterbitkan

Memiliki panorama alam memukau dengan berlatar kawasan pegunungan menakjubkan, kawasan wisata Glapansari di Temanggung, Jawa Tengah, sering disebut sebagai “Swiss-nya Temanggung.”

Dikelilingi Gunung Sindoro dan Sumbing, tempat ini menyajikan pemandangan yang hijau dan segar dengan ladang tembakau yang terbentang luas. 

Meski belum dikenal luas, destinasi wisata Glapansari memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu destinasi wisata terbaik di  Temanggung serta Jawa Tengah.  

Keindahan yang Menanti di Glapansari  

Dilansir dari regional.espos.id, Glapansari hanya berjarak sekira 12 kilometer dari pusat kota Temanggung, namun keindahan yang ditawarkan terasa seperti di Eropa.

Ladang tembakau yang subur dan pemandangan gunung yang megah memberikan nuansa damai yang sulit ditemukan di tempat lain. 

Selain itu, suasana pedesaan yang asri dan udara segar membuatnya menjadi tempat yang cocok untuk melepas penat dari hiruk-pikuk kota. Lanskapnya menawarkan latar belakang sempurna dengan kombinasi hijau ladang dan birunya langit. 

Tidak heran jika banyak konten kreator mulai memperkenalkan Glapansari melalui media sosial.  

Tantangan Menuju Glapansari  

Meskipun pemandangannya memukau, perjalanan menuju Glapansari masih menjadi tantangan tersendiri. Jalan menuju lokasi ini terbilang ekstrem, karena banyak yang belum diaspal dan berbatu. 

Lebar jalan yang hanya cukup untuk satu mobil, serta minimnya pengaman di tepi tebing, membuat perjalanan membutuhkan kehati-hatian ekstra. Bagi pengendara motor, kondisi kendaraan harus dipastikan prima untuk mampu menaklukkan tanjakan curam. 

Namun, bagi mereka yang berhasil mencapai tempat ini, segala usaha akan terbayar lunas dengan pemandangan luar biasa yang menanti di atas.  

Potensi Besar Sebagai Destinasi Wisata  

Dilansir dari nawacitapost.com, jika infrastruktur di Glapansari diperbaiki, tempat ini memiliki peluang besar menjadi destinasi wisata unggulan, tidak hanya di Temanggung, tetapi di Jawa Tengah.

Tren wisata alam dan perjalanan ke lokasi dengan pemandangan indah sedang digemari, dan Glapansari memiliki semua elemen untuk memenuhi kebutuhan itu.  

Pemerintah daerah perlu memberikan perhatian lebih pada pengembangan akses jalan ke Glapansari. Bila ada perbaikan infrastruktur, Glapansari tidak hanya akan menarik lebih banyak wisatawan, tetapi juga meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar melalui sektor pariwisata.  

Harapan untuk Masa Depan Glapansari  

Glapansari adalah bukti bahwa Temanggung memiliki lebih banyak hal untuk ditawarkan selain Posong dan Embung Kledung yang sudah populer.

Dengan perhatian dari pemerintah dan promosi yang tepat, Glapansari bisa menjadi ikon baru wisata alam di Jawa Tengah, bahkan Indonesia.

TopikPariwisata
Pariwisata24 JAN 2025

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Pariwisata

Lihat semua →

Lainnya dari Achmad Aristyan

Lihat semua →
Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Gelaran Munusa Championship 2025 resmi diselenggarakan di GOR Indoor Wonosobo sejak 28 Mei hingga 1 Juni 2025. Kompetisi futsal pelajar yang dirancang Munusa Management ini menghadirkan atmosfer baru dengan menggabungkan turnamen futsal tingkat SMP dan SMA serta lomba battle supporter yang sarat kreativitas. Dalam wawancara bersama media, Zulhan Choirul Muhayat selaku founder Munusa Management mengungkapkan

Achmad Aristyan
Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Kerja Sama Budaya dengan Menteri Kebudayaan Prancis, Rachida Dati, dalam sebuah seremoni di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/5/2025). Penandatanganan ini bertepatan dengan kunjungan kenegaraan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, ke Indonesia, yang sekaligus menjadi tonggak penting dalam memperkuat hubungan kebudayaan kedua negara. Kesepakatan ini merupakan tindak

Achmad Aristyan
Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Suasana berbeda tampak di hamparan sawah Dusun Wonokasihan, Desa Sojokerto, Kecamatan Leksono, Wonosobo, Jawa Tengah saat jajaran Kodim 0707/Wonosobo bersama tim dari Bulog terjun langsung mendampingi petani dalam panen raya. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi jemput bola dalam penyerapan gabah petani, sekaligus wujud nyata dukungan terhadap program Ketahanan Pangan Nasional. Di tengah aktivitas panen,

Achmad Aristyan