Berita

TMMD di Ngadisono, Komandan Kodim 0707 Soroti Potensi Wisata

Komandan Kodim 0707/Wonosobo, Letkol Inf Helmy, memimpin langsung peninjauan lokasi pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2025. Peninjauan ini dilakukan di Desa Ngadisono, Kecamatan Kaliwiro, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, pada Selasa (6/5/2025). Peninjauan ini turut diikuti jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Wonosobo sebagai bentuk pengawasan dan dukungan terhadap […]

Oleh Achmad Aristyan

TMMD di Ngadisono, Komandan Kodim 0707 Soroti Potensi Wisata
Peninjauan lokasi pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2025 di Desa Ngadisono. Foto: Instagram/@kodim_0707_wonosobo
Diterbitkan

Komandan Kodim 0707/Wonosobo, Letkol Inf Helmy, memimpin langsung peninjauan lokasi pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2025.

Peninjauan ini dilakukan di Desa Ngadisono, Kecamatan Kaliwiro, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, pada Selasa (6/5/2025).

Peninjauan ini turut diikuti jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Wonosobo sebagai bentuk pengawasan dan dukungan terhadap program pembangunan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat desa.

Baca Juga: Wonosobo Raih Skor Tertinggi dalam Evaluasi Pelayanan Publik 2024

Dalam kegiatan ini, Letkol Inf Helmy memaparkan secara rinci sasaran fisik TMMD kali ini, yaitu betonisasi jalan sepanjang 749 meter, dengan lebar 3 meter dan ketebalan 0,12 meter.

Menurutnya, proyek ini merupakan hasil usulan masyarakat yang telah lama menginginkan peningkatan infrastruktur di wilayahnya.

“Sasaran TMMD kali ini untuk kegiatan fisik berupa betonisasi sepanjang 749 meter, lebar 3 meter, dan tebal 0,12 meter,” terang Letkol Helmy.

Tak hanya memprioritaskan pembangunan fisik, Dandim Helmy juga menyoroti pentingnya pembangunan ini sebagai upaya membuka akses terhadap potensi wisata alam yang dimiliki Desa Ngadisono.

Ia menyampaikan bahwa masyarakat sangat berharap jalan yang sedang dibangun bisa menjadi jalur utama menuju curug dan sungai yang bisa dikembangkan untuk aktivitas wisata air seperti arung jeram dan river tubing.

“Sesuai harapan dari Desa jika jalan ini nanti sudah jadi menjadi akses ke tempat wisata. Yaitu curug dan sungai yang nantinya bisa untuk arum jeram jika musim penghujan, dan river tubing serta menjadi akses ke desa sebelah,” jelas Dandim.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa manfaat dari pembangunan jalan ini bersifat ganda.

Selain memperlancar aktivitas pertanian, akses jalan yang memadai juga diyakini akan membuka peluang pengembangan sektor pariwisata desa.

Hal ini diharapkan dapat menggerakkan roda perekonomian masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan warga.

Baca Juga: Teman Tuli Wonosobo Antusias Ikuti Kelas Literasi Digital Inklusif

Mengakhiri laporannya, Letkol Inf Helmy menyampaikan harapan agar proses pembangunan berjalan lancar dan selesai tepat waktu.

Ia juga berharap cita-cita masyarakat Desa Ngadisono untuk memiliki infrastruktur pendukung wisata bisa segera terwujud melalui TMMD Sengkuyung Tahap II ini.

Kehadiran Forkopimda dalam peninjauan ini mencerminkan komitmen bersama antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong percepatan pembangunan pedesaan.

Kolaborasi ini menjadi kunci dalam menciptakan perubahan positif yang berdampak langsung bagi kehidupan masyarakat di desa-desa terpencil seperti Ngadisono.

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Berita

Lihat semua →
Ikan arwana Super Red asal Kalimantan Barat yang dikenal dari kawasan Kapuas Hulu dan Danau Sentarum.

Kearifan Lokal Menjaga Arwana Super Red Kalbar

Arwana Super Red Kalimantan Barat dikenal di pasar ikan hias internasional. Di sekitar Danau Sentarum, pengetahuan dan keterlibatan masyarakat berperan menjaga kelestarian ikan kebanggaan daerah ini.

Ridwan
Budaya Batang Menelusuri Jejak Mataram

Budaya Batang Menelusuri Jejak Mataram

Dialog budaya Batang dan DI Yogyakarta membuka kembali pembahasan hubungan sejarah pesisir utara Jawa dengan Mataram Islam yang menjadi bagian dari upaya penelitian serta pelestarian warisan sejarah.

Ridwan

Lainnya dari Achmad Aristyan

Lihat semua →
Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Gelaran Munusa Championship 2025 resmi diselenggarakan di GOR Indoor Wonosobo sejak 28 Mei hingga 1 Juni 2025. Kompetisi futsal pelajar yang dirancang Munusa Management ini menghadirkan atmosfer baru dengan menggabungkan turnamen futsal tingkat SMP dan SMA serta lomba battle supporter yang sarat kreativitas. Dalam wawancara bersama media, Zulhan Choirul Muhayat selaku founder Munusa Management mengungkapkan

Achmad Aristyan
Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Kerja Sama Budaya dengan Menteri Kebudayaan Prancis, Rachida Dati, dalam sebuah seremoni di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/5/2025). Penandatanganan ini bertepatan dengan kunjungan kenegaraan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, ke Indonesia, yang sekaligus menjadi tonggak penting dalam memperkuat hubungan kebudayaan kedua negara. Kesepakatan ini merupakan tindak

Achmad Aristyan
Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Suasana berbeda tampak di hamparan sawah Dusun Wonokasihan, Desa Sojokerto, Kecamatan Leksono, Wonosobo, Jawa Tengah saat jajaran Kodim 0707/Wonosobo bersama tim dari Bulog terjun langsung mendampingi petani dalam panen raya. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi jemput bola dalam penyerapan gabah petani, sekaligus wujud nyata dukungan terhadap program Ketahanan Pangan Nasional. Di tengah aktivitas panen,

Achmad Aristyan