Budaya

Kopi Bulan Madu Bondowoso, Rahasia Penambah Stamina Alami

Salah satu kabupaten di Jawa Timur yakni Bondowoso, tak hanya dikenal dengan sajian kuliner tape manisnya tapi juga kopi unggulan bernama Kopi Bulan Madu. Konon, kopi ini mampu meningkatkan stamina dan menjadi favorit, terutama di kalangan pria. Di luar nama kopi ini, sejaka lama Bondowoso populer sebagai penghasil kopi berkualitas. Sejarah Kopi Bulan Madu Melansir […]

Oleh Achmad Aristyan

Kopi Bulan Madu Bondowoso, Rahasia Penambah Stamina Alami
Produk Kopi Bulan Madu dari Bondowoso. Foto: bondowosokab.go.id
Diterbitkan

Salah satu kabupaten di Jawa Timur yakni Bondowoso, tak hanya dikenal dengan sajian kuliner tape manisnya tapi juga kopi unggulan bernama Kopi Bulan Madu.

Konon, kopi ini mampu meningkatkan stamina dan menjadi favorit, terutama di kalangan pria.  Di luar nama kopi ini, sejaka lama Bondowoso populer sebagai penghasil kopi berkualitas.

Sejarah Kopi Bulan Madu

Melansir dari Kompas, Bondowoso pernah dideklarasikan Bupati periode 2008–2018 sebagai “Republik Kopi”. Julukan ini menegaskan posisi Bondowoso sebagai daerah penghasil kopi unggulan. 

Dari sekian banyak varian kopi yang dihasilkan, Kopi Bulan Madu menjadi daya tarik tersendiri. Nama unik ini muncul tentu bukan tanpa alasan. 

Selain memiliki rasa khas, kopi ini dipercaya bermanfaat khusus meningkatkan vitalitas, sehingga banyak orang menyebutnya sebagai pilihan untuk menjaga energi, terutama bagi pasangan.  

Baca juga: Kopi Santen Jepangrejo, Cita Rasa Kopi Warisan

Kopi Arabika Khas Pegunungan  

Dilansir dari food.detik.com, Kopi Bulan Madu diracik menggunakan kopi Arabika Java Ijen Raung, yang ditanam di ketinggian lebih dari 1.000 meter di atas permukaan laut.

Keunikan tanah vulkanik dengan kandungan belerang di sekitar Gunung Ijen juga disebut warga setempat memberikan karakter rasa khas pada kopi ini.  

Kopi ini menawarkan kombinasi cit rasa pahit, asam, dan sedikit sensasi cokelat. Karakteristik unik inilah yang membedakannya dari kopi lain di Indonesia.  

Harga dan Ketersediaan Kopi Bulan Madu  

Kopi ini diproses secara organik sesuai standar yang ditetapkan Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia (Puslitkoka). Dengan kemasan praktis, kopi ini menjadi pilihan ideal para penikmat kopi.  

Satu bungkus kopi dengan berat 200 gram biasanya dijual dengan harga sekira Rp 50.000. Penjual mengaku dapat menjual hingga 2 kilogram kopi per hari, yang menunjukkan tingginya permintaan.  

Manfaat yang Membuatnya Istimewa  

Daya tarik utama Kopi Bulan Madu terutama dari klaim manfaatnya. Meski belum ada penelitian, kopi ini dikenal dapat meningkatkan stamina, baik untuk pria maupun wanita. 

Selain itu, kopi ini memiliki tingkat keasaman rendah, sehingga aman dikonsumsi mereka yang memiliki masalah lambung. Tak hanya soal rasa, Kopi Bulan Madu juga menghadirkan pengalaman unik yang menggabungkan cita rasa khas dengan manfaat kesehatan.  (Dari berbagai sumber)

TopikBudaya
Budaya13 JAN 2025

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Budaya

Lihat semua →
Tradisi makan bajamba

Makan Bajamba di Meja Diplomasi

Makan bajamba bukan sekadar tradisi bersantap bersama, melainkan cerminan kebersamaan dan penghormatan yang dapat menginspirasi jamuan diplomatik.

Ridwan
ampilan gim Kenupi karya U-Lika Studio yang mengangkat budaya Dayak Kenyah melalui seni piksel.

Petualangan Dayak Kenyah di Kenupi

Kenupi menghadirkan budaya Dayak Kenyah melalui gim berbasis seni piksel yang dikembangkan U-Lika Studio sebagai bagian dari kampanye Jejak: Jelajah Dayak Kenyah

Ridwan

Lainnya dari Achmad Aristyan

Lihat semua →
Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Gelaran Munusa Championship 2025 resmi diselenggarakan di GOR Indoor Wonosobo sejak 28 Mei hingga 1 Juni 2025. Kompetisi futsal pelajar yang dirancang Munusa Management ini menghadirkan atmosfer baru dengan menggabungkan turnamen futsal tingkat SMP dan SMA serta lomba battle supporter yang sarat kreativitas. Dalam wawancara bersama media, Zulhan Choirul Muhayat selaku founder Munusa Management mengungkapkan

Achmad Aristyan
Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Kerja Sama Budaya dengan Menteri Kebudayaan Prancis, Rachida Dati, dalam sebuah seremoni di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/5/2025). Penandatanganan ini bertepatan dengan kunjungan kenegaraan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, ke Indonesia, yang sekaligus menjadi tonggak penting dalam memperkuat hubungan kebudayaan kedua negara. Kesepakatan ini merupakan tindak

Achmad Aristyan
Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Suasana berbeda tampak di hamparan sawah Dusun Wonokasihan, Desa Sojokerto, Kecamatan Leksono, Wonosobo, Jawa Tengah saat jajaran Kodim 0707/Wonosobo bersama tim dari Bulog terjun langsung mendampingi petani dalam panen raya. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi jemput bola dalam penyerapan gabah petani, sekaligus wujud nyata dukungan terhadap program Ketahanan Pangan Nasional. Di tengah aktivitas panen,

Achmad Aristyan