Budaya

Menikmati Cita Rasa Latopia, Bakpia Jumbo Ala Kota Tegal

Jajanan khas Tegal, Jawa Tengah yang sangat digemari pencinta kuliner, salah satunya bernama Latopia. Meski sekilas mirip dengan bakpia yang terkenal dari Yogyakarta, latopia memiliki beberapa perbedaan signifikan. Perbedaan itu termasuk dalam hal ukuran Pianya yang lebih besar dan padat, dengan tekstur yang lebih renyah sehingga memberikan rasa yang gurih saat dikonsumsi. Variasi Rasa yang […]

Oleh Achmad Aristyan

Menikmati Cita Rasa Latopia, Bakpia Jumbo Ala Kota Tegal
Latopia, jajanan khas Tegal yang sekilas menyerupai Bakpia dari Yogyakarta. Foto: GoogleMaps/ Ilham Eky
Diterbitkan

Jajanan khas Tegal, Jawa Tengah yang sangat digemari pencinta kuliner, salah satunya bernama Latopia. Meski sekilas mirip dengan bakpia yang terkenal dari Yogyakarta, latopia memiliki beberapa perbedaan signifikan.

Perbedaan itu termasuk dalam hal ukuran Pianya yang lebih besar dan padat, dengan tekstur yang lebih renyah sehingga memberikan rasa yang gurih saat dikonsumsi.

Variasi Rasa yang Menggugah Selera

Umumnya, latopia diisi dengan bahan dasar kacang hijau, yang memberikan rasa manis dan gurih. Namun, inovasi kuliner telah menghasilkan variasi isian lain yang tak kalah menarik, seperti keju, cokelat, dan durian.

Ini memungkinkan konsumen untuk memilih sesuai dengan selera pribadi, menjadikan latopia, atau yang disebut juga laktopia serta latopnya, sebagai camilan yang sesuai untuk semua kalangan.

Kombinasi rasa yang berbeda-beda ini juga membuat laktopia menjadi pilihan menarik untuk dijadikan oleh-oleh.

Baca juga: Jejak Bakpia, Kuliner Bercita Rasa Otentik Yogyakarta

Kuliner Khas dengan Harga Terjangkau

Sentra pembuatan latopia dapat ditemukan di Jl. Paweden, Mintaragen, Kota Tegal. Di sini, Anda dapat menemukan berbagai varian latopia yang fresh dan lezat langsung dari tempatnya diproduksi. 

Selain itu, latopia juga bisa dibeli di berbagai toko oleh-oleh dan pasar tradisional di Tegal. Dengan penyajian yang rapi dan menarik, latopia siap memanjakan lidah para pencinta kuliner.

Makanan khas ini ditawarkan dengan harga yang sangat terjangkau, berkisar antara Rp 10.000 hingga Rp 15.000 per bungkus, tergantung pada variasi isian dan ukuran.

Dengan harga yang ekonomis ini, latopia menjadi pilihan camilan yang sangat pas untuk dinikmati sendiri atau dibagikan kepada teman dan keluarga.

Bagian budaya Kuliner Kota Tegal

Bagi wisatawan yang berkunjung ke Tegal, mencicipi latopia adalah sebuah keharusan. Camilan ini tidak hanya lezat tetapi juga menggambarkan inovasi dalam kuliner lokal. 

Latopia sangat cocok dinikmati di berbagai suasana, baik sebagai teman minum kopi di sore hari, camilan saat berkumpul dengan keluarga, atau sebagai oleh-oleh.

Kelezatan dan keunikan latopia menjadikannya lebih dari sekadar camilan biasa. Latopia telah menjadi bagian dari budaya kuliner Tegal yang kaya, dan setiap gigitan akan memberikan Anda pengalaman kuliner yang tak terlupakan. 

Jadi, pastikan untuk mencicipi latopia saat berkunjung ke Tegal, dan rasakan sendiri kelezatan dari jajanan khas yang satu ini! 

TopikBudaya
Budaya04 NOV 2024

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Budaya

Lihat semua →
Tradisi makan bajamba

Makan Bajamba di Meja Diplomasi

Makan bajamba bukan sekadar tradisi bersantap bersama, melainkan cerminan kebersamaan dan penghormatan yang dapat menginspirasi jamuan diplomatik.

Ridwan
ampilan gim Kenupi karya U-Lika Studio yang mengangkat budaya Dayak Kenyah melalui seni piksel.

Petualangan Dayak Kenyah di Kenupi

Kenupi menghadirkan budaya Dayak Kenyah melalui gim berbasis seni piksel yang dikembangkan U-Lika Studio sebagai bagian dari kampanye Jejak: Jelajah Dayak Kenyah

Ridwan

Lainnya dari Achmad Aristyan

Lihat semua →
Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Gelaran Munusa Championship 2025 resmi diselenggarakan di GOR Indoor Wonosobo sejak 28 Mei hingga 1 Juni 2025. Kompetisi futsal pelajar yang dirancang Munusa Management ini menghadirkan atmosfer baru dengan menggabungkan turnamen futsal tingkat SMP dan SMA serta lomba battle supporter yang sarat kreativitas. Dalam wawancara bersama media, Zulhan Choirul Muhayat selaku founder Munusa Management mengungkapkan

Achmad Aristyan
Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Kerja Sama Budaya dengan Menteri Kebudayaan Prancis, Rachida Dati, dalam sebuah seremoni di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/5/2025). Penandatanganan ini bertepatan dengan kunjungan kenegaraan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, ke Indonesia, yang sekaligus menjadi tonggak penting dalam memperkuat hubungan kebudayaan kedua negara. Kesepakatan ini merupakan tindak

Achmad Aristyan
Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Suasana berbeda tampak di hamparan sawah Dusun Wonokasihan, Desa Sojokerto, Kecamatan Leksono, Wonosobo, Jawa Tengah saat jajaran Kodim 0707/Wonosobo bersama tim dari Bulog terjun langsung mendampingi petani dalam panen raya. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi jemput bola dalam penyerapan gabah petani, sekaligus wujud nyata dukungan terhadap program Ketahanan Pangan Nasional. Di tengah aktivitas panen,

Achmad Aristyan