Berita

Lima Tradisi Cirebon Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda

Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Kebudayaan telah resmi menetapkan lima tradisi khas Kabupaten Cirebon sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB). Langkah ini untuk melestarikan kekayaan budaya lokal yang menjadi identitas masyarakat Cirebon. Kelima tradisi itu meliputi Adus Sumur Pitu, Memayu Buyut Trusmi, Muludan Tuk, Pengantin Tebu Cirebon, dan Syawalan Gunungjati. Kepala Bidang Kebudayaan Dinas […]

Oleh Achmad Aristyan

Lima Tradisi Cirebon Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda
Syawalan Gunungjati jadi salah satu Warisan Budaya Tak Benda di Kabupaten Cirebon. Foto: updatecirebon.com
Diterbitkan

Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Kebudayaan telah resmi menetapkan lima tradisi khas Kabupaten Cirebon sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB).

Langkah ini untuk melestarikan kekayaan budaya lokal yang menjadi identitas masyarakat Cirebon.  

Kelima tradisi itu meliputi Adus Sumur Pitu, Memayu Buyut Trusmi, Muludan Tuk, Pengantin Tebu Cirebon, dan Syawalan Gunungjati.  

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) Kabupaten Cirebon, Sumarno, mengungkapkan bahwa pengajuan tradisi-tradisi ini telah dilakukan sejak tahun 2024.  

“Tahun lalu (2024) kami mengajukan lima kebudayaan, dan sekarang sudah ditetapkan Pemprov Jabar sebagai WBTB. Selanjutnya, kami akan mengupayakan pengakuan di tingkat nasional,” ujar Sumarno dilansir dari detik.com  

Total 18 Tradisi Menuju Pengakuan Nasional  

Sumarno menjelaskan bahwa hingga kini Kabupaten Cirebon telah memiliki 13 kebudayaan yang diakui sebagai WBTB tingkat nasional yakni Tari Topeng, Sintren, Lukis Kaca, Gembyung, Tarling, Getak Winangun, Angklung Bungko, Goong Renteng, Brai, Krupuk Mlarat, Sega Jamblang, Empal Gentong, dan Nadran.  

“Dengan penambahan lima WBTB ini, total akan ada 18 kebudayaan Cirebon yang kami dorong untuk mendapatkan pengakuan nasional,” tambahnya.  

Kekayaan Cagar Budaya di Kabupaten Cirebon  

Selain warisan budaya tak benda, Kabupaten Cirebon juga kaya akan cagar budaya. Beberapa yang menonjol adalah Pabrik Gula Karangsuwung, Masjid Gamel, dan Kantor Kawedanan Lemahabang.  

Masjid Gamel, merupakan salah satu masjid tertua di Cirebon yang memiliki nilai sejarah tinggi. 

“Kami juga mencatat ada 591 Objek yang Diduga Cagar Budaya (ODCB) di Kabupaten Cirebon. Karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk meminta pendampingan dari Dinas Kebudayaan jika hendak melakukan pembangunan agar tidak merusak cagar budaya yang ada,” jelasnya.  

Syarat dan Upaya Pelestarian  

Sumarno menambahkan bahwa syarat untuk menetapkan suatu bangunan atau objek sebagai cagar budaya adalah usianya harus lebih dari 50 tahun.  

“Cirebon memiliki banyak peninggalan bersejarah yang harus dilindungi. Kami akan melibatkan tim ahli untuk memastikan pelestarian ini berjalan optimal,” tutupnya.  

Penetapan lima WBTB ini diharapkan dapat semakin memperkuat posisi Cirebon sebagai salah satu daerah dengan warisan budaya yang kaya dan unik, baik di tingkat nasional maupun internasional.

TopikBerita
Berita22 JAN 2025

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Berita

Lihat semua →

Lainnya dari Achmad Aristyan

Lihat semua →
Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Gelaran Munusa Championship 2025 resmi diselenggarakan di GOR Indoor Wonosobo sejak 28 Mei hingga 1 Juni 2025. Kompetisi futsal pelajar yang dirancang Munusa Management ini menghadirkan atmosfer baru dengan menggabungkan turnamen futsal tingkat SMP dan SMA serta lomba battle supporter yang sarat kreativitas. Dalam wawancara bersama media, Zulhan Choirul Muhayat selaku founder Munusa Management mengungkapkan

Achmad Aristyan
Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Kerja Sama Budaya dengan Menteri Kebudayaan Prancis, Rachida Dati, dalam sebuah seremoni di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/5/2025). Penandatanganan ini bertepatan dengan kunjungan kenegaraan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, ke Indonesia, yang sekaligus menjadi tonggak penting dalam memperkuat hubungan kebudayaan kedua negara. Kesepakatan ini merupakan tindak

Achmad Aristyan
Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Suasana berbeda tampak di hamparan sawah Dusun Wonokasihan, Desa Sojokerto, Kecamatan Leksono, Wonosobo, Jawa Tengah saat jajaran Kodim 0707/Wonosobo bersama tim dari Bulog terjun langsung mendampingi petani dalam panen raya. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi jemput bola dalam penyerapan gabah petani, sekaligus wujud nyata dukungan terhadap program Ketahanan Pangan Nasional. Di tengah aktivitas panen,

Achmad Aristyan