Pariwisata

Menginap Bersama Alam di Glamping Tepi Sungai Banyuwangi

Glamping atau glamorous camping semakin populer sebagai alternatif menginap bagi wisatawan yang ingin merasakan pengalaman berkemah tanpa harus mengorbankan kenyamanan. Tak hanya berada di gunung atau pantai, kini glamping juga hadir di tepi sungai dengan suasana yang tenang dan alami. Destinasi yang menawarkan konsep ini adalah Lintang Luku Tent Resort, sebuah penginapan berwujud tenda mewah […]

Oleh Achmad Aristyan

Menginap Bersama Alam di Glamping Tepi Sungai Banyuwangi
Tenda glamping di Lintang Luku Tent Resort. Foto: GoogleMaps/Lintang Luku Tent Resort
Diterbitkan

Glamping atau glamorous camping semakin populer sebagai alternatif menginap bagi wisatawan yang ingin merasakan pengalaman berkemah tanpa harus mengorbankan kenyamanan.

Tak hanya berada di gunung atau pantai, kini glamping juga hadir di tepi sungai dengan suasana yang tenang dan alami. 

Destinasi yang menawarkan konsep ini adalah Lintang Luku Tent Resort, sebuah penginapan berwujud tenda mewah yang berada di Dusun Glondok, Desa Licin, Banyuwangi, Jawa Timur.  

Menginap di Kamar Hotel Berbentuk Tenda

Melansir dari radarbanyuwangi.jawapos.com, Lintang Luku menghadirkan pengalaman unik bagi wisatawan yang ingin menikmati alam terbuka tanpa harus repot membawa perlengkapan berkemah.

Penginapan ini menawarkan 15 tenda berbentuk dome dengan desain yang modern dan elegan. 

Salah satu daya tariknya adalah jendela kaca besar yang memungkinkan pencahayaan alami masuk dengan leluasa, memberikan suasana yang lebih terang dan nyaman di dalam tenda.

Setiap tenda di Lintang Luku Tent Resort dilengkapi fasilitas setara kamar hotel berbintang. 

Di dalam tenda, pengunjung akan menemukan kasur empuk dan nyaman untuk tidur berkualitas. Terdapat juga kamar mandi dalam yang memastikan kenyamanan selama menginap.

Fasilitas lainnya termasuk lemari penyimpanan untuk menyimpan barang pribadi, serta pendingin udara (AC) yang menjaga suhu tetap sejuk. 

Untuk keamanan, setiap tenda juga dilengkapi dengan brankas pribadi. Tak kalah menarik, setiap tenda memiliki balkon pribadi yang menghadap langsung ke sungai, memberikan pemandangan alam yang menenangkan.

Wisatawan pun bisa menikmati ketenangan alam tanpa kehilangan kemewahan dan kenyamanan.  

Suasana Asri di Tepi Sungai dengan Latar Gunung Ijen  

Salah satu keunggulan utama Lintang Luku adalah lokasinya yang berada di tepi sungai dengan suasana yang masih sangat alami. Di sekitar area penginapan, terdapat pepohonan hijau yang rimbun, serta terasering sawah yang menambah keindahan pemandangan.  

Di sisi barat, pengunjung akan disuguhi pemandangan Gunung Ranti dan Gunung Ijen (Gunung Merapi Ungup-Ungup) yang menambah keistimewaan lokasi ini.

Suara gemericik air sungai yang mengalir memberikan sensasi relaksasi, menjadikan tempat ini pilihan sempurna bagi wisatawan yang ingin melepas penat dari kesibukan perkotaan.  

Aktivitas Menarik di Lintang Luku  

Dilansir dari traveloka.com, selain menikmati kenyamanan menginap, wisatawan juga bisa melakukan berbagai aktivitas seru di sekitar Lintang Luku Tent Resort.

Salah satunya adalah trekking ke Gunung Ijen, yang letaknya tidak jauh dari penginapan. 

Di sana, wisatawan dapat memulai perjalanan lebih awal untuk menyaksikan fenomena blue fire yang terkenal. Selain itu, aliran sungai yang jernih di sekitar glamping memungkinkan wisatawan untuk bermain air atau sekadar merendam kaki. 

Untuk yang ingin lebih dekat dengan alam, berkeliling area persawahan dengan pemandangan sawah bertingkat yang hijau bisa menjadi pilihan menyenangkan.

Pengiapan Unik Menyatu Dengan Alam

Tak ketinggalan, beberapa area di Lintang Luku memungkinkan wisatawan untuk menikmati waktu bersama keluarga atau teman dengan membuat api unggun atau barbekyu, menciptakan suasana hangat yang menyenangkan.

Lintang Luku menawarkan pengalaman glamping premium dengan harga yang bervariasi tergantung pada jenis tenda dan fasilitas yang dipilih. Reservasi dapat dilakukan melalui berbagai platform online atau langsung menghubungi pengelola untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.  

Dengan konsep penginapan unik menyatu dengan alam, Lintang Luku Tent Resort pilihan ideal bagi wisatawan yang ingin merasakan sensasi berkemah dengan kenyamanan setara hotel berbintang. 

TopikPariwisata
Pariwisata09 FEB 2025

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Pariwisata

Lihat semua →

Lainnya dari Achmad Aristyan

Lihat semua →
Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Gelaran Munusa Championship 2025 resmi diselenggarakan di GOR Indoor Wonosobo sejak 28 Mei hingga 1 Juni 2025. Kompetisi futsal pelajar yang dirancang Munusa Management ini menghadirkan atmosfer baru dengan menggabungkan turnamen futsal tingkat SMP dan SMA serta lomba battle supporter yang sarat kreativitas. Dalam wawancara bersama media, Zulhan Choirul Muhayat selaku founder Munusa Management mengungkapkan

Achmad Aristyan
Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Kerja Sama Budaya dengan Menteri Kebudayaan Prancis, Rachida Dati, dalam sebuah seremoni di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/5/2025). Penandatanganan ini bertepatan dengan kunjungan kenegaraan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, ke Indonesia, yang sekaligus menjadi tonggak penting dalam memperkuat hubungan kebudayaan kedua negara. Kesepakatan ini merupakan tindak

Achmad Aristyan
Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Suasana berbeda tampak di hamparan sawah Dusun Wonokasihan, Desa Sojokerto, Kecamatan Leksono, Wonosobo, Jawa Tengah saat jajaran Kodim 0707/Wonosobo bersama tim dari Bulog terjun langsung mendampingi petani dalam panen raya. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi jemput bola dalam penyerapan gabah petani, sekaligus wujud nyata dukungan terhadap program Ketahanan Pangan Nasional. Di tengah aktivitas panen,

Achmad Aristyan