Berita

Pemkab Wonosobo Hadirkan Layanan Kependudukan Terpadu di RSI

Masyarakat yang tengah menjalani perawatan di rumah sakit sering kali menghadapi kesulitan dalam mengurus dokumen kependudukan, yang menjadi syarat penting dalam mengakses berbagai layanan publik. Menyadari pentingnya pelayanan administrasi kependudukan yang cepat dan mudah, Pemerintah Kabupaten Wonosobo melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (DISDUKCAPIL) menjalin kerja sama dengan Rumah Sakit Islam (RSI) Wonosobo. Perjanjian Kerja […]

Oleh Achmad Aristyan

Pemkab Wonosobo Hadirkan Layanan Kependudukan Terpadu di RSI
Pemerintah Kabupaten Wonosobo melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil menjalin kerja sama dengan RSI Wonosobo. Foto: website.wonosobokab.go.id
Diterbitkan

Masyarakat yang tengah menjalani perawatan di rumah sakit sering kali menghadapi kesulitan dalam mengurus dokumen kependudukan, yang menjadi syarat penting dalam mengakses berbagai layanan publik.

Menyadari pentingnya pelayanan administrasi kependudukan yang cepat dan mudah, Pemerintah Kabupaten Wonosobo melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (DISDUKCAPIL) menjalin kerja sama dengan Rumah Sakit Islam (RSI) Wonosobo.

Perjanjian Kerja Sama (PKS) ini ditandatangani pada Kamis (20/3/2025) di Halaman Pendopo Bupati, bertujuan untuk memastikan pasien, terutama yang rentan, dapat memperoleh dokumen kependudukan secara cepat, terintegrasi, dan gratis, tanpa terbebani prosedur yang berbelit.

Komitmen Pemerintah Kabupaten Wonosobo

Sekretaris Daerah Wonosobo, One Andang Wardoyo, menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen menghadirkan solusi nyata dalam mempermudah akses pelayanan bagi masyarakat.

Kebijakan ini tidak hanya menyederhanakan proses administrasi kependudukan, tetapi juga berkontribusi dalam upaya percepatan penanganan stunting, pengentasan kemiskinan, serta optimalisasi layanan sosial dan kesehatan di Kabupaten Wonosobo.

Baca Juga: DPR RI Sahkan RUU TNI, Berikut Pasal yang Berubah

“Saya menyampaikan apresiasi positif atas kemudahan layanan yang ditawarkan kepada masyarakat, yaitu pertama, bagi ibu yang melahirkan di RSI Wonosobo, dokumen kependudukan seperti Akta Kelahiran, Kartu Keluarga (KK), dan Kartu Identitas Anak (KIA) bisa langsung diterbitkan,” kata One.

Kemudian, layanan penerbitan akta kematian bagi pasien yang meninggal dunia di RSI, dapat segera diproses bersamaan dengan KK baru tanpa harus mengurusnya secara terpisah. Selanjutnya, jika terdapat pasien rawat inap yang belum memiliki KTP-el juga bisa melakukan perekaman data langsung di rumah sakit,” jelasnya.

Harapan untuk Kolaborasi dan Inovasi Lanjutan

Andang juga menekankan bahwa kerja sama ini diharapkan tidak sekadar menjadi acara seremonial, tetapi dapat menjadi inspirasi bagi perangkat daerah lainnya.

“Saya mendorong setiap pihak untuk terus membangun sinergi dan berkolaborasi dengan berbagai stakeholder guna menciptakan inovasi yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat. Jika kita semua bekerja bersama dan bahu-membahu, dampak positif yang bisa dirasakan masyarakat akan semakin besar,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Wonosobo berharap bahwa inisiatif ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca Juga: Batik Carica Lestari, Pionir Batik Wonosobo dengan Motif Khas Lokal

Komitmen untuk terus menghadirkan inovasi pelayanan publik akan terus dilakukan guna meningkatkan kesejahteraan warga Wonosobo.

“Kerja sama ini menjadi terobosan penting dalam memberikan pelayanan kependudukan yang lebih efisien dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Kami berharap dengan adanya kemudahan ini, masyarakat dapat lebih cepat mendapatkan dokumen yang menjadi hak mereka tanpa harus mengalami kendala birokrasi yang berlarut-larut,” terangnya.

Dengan langkah ini, Pemerintah Kabupaten Wonosobo menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik, efisien, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Berita

Lihat semua →

Lainnya dari Achmad Aristyan

Lihat semua →
Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Gelaran Munusa Championship 2025 resmi diselenggarakan di GOR Indoor Wonosobo sejak 28 Mei hingga 1 Juni 2025. Kompetisi futsal pelajar yang dirancang Munusa Management ini menghadirkan atmosfer baru dengan menggabungkan turnamen futsal tingkat SMP dan SMA serta lomba battle supporter yang sarat kreativitas. Dalam wawancara bersama media, Zulhan Choirul Muhayat selaku founder Munusa Management mengungkapkan

Achmad Aristyan
Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Kerja Sama Budaya dengan Menteri Kebudayaan Prancis, Rachida Dati, dalam sebuah seremoni di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/5/2025). Penandatanganan ini bertepatan dengan kunjungan kenegaraan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, ke Indonesia, yang sekaligus menjadi tonggak penting dalam memperkuat hubungan kebudayaan kedua negara. Kesepakatan ini merupakan tindak

Achmad Aristyan
Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Suasana berbeda tampak di hamparan sawah Dusun Wonokasihan, Desa Sojokerto, Kecamatan Leksono, Wonosobo, Jawa Tengah saat jajaran Kodim 0707/Wonosobo bersama tim dari Bulog terjun langsung mendampingi petani dalam panen raya. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi jemput bola dalam penyerapan gabah petani, sekaligus wujud nyata dukungan terhadap program Ketahanan Pangan Nasional. Di tengah aktivitas panen,

Achmad Aristyan