Berita

Petani Gembira, Durian Banjarnegara Memasuki Musim Panen

Durian lokal Banjarnegara, Jawa Tengah telah masuk musim panen sejak pertengahan Januari 2025. Para petani durian di wilayah ini tampak sibuk memanen buah durian yang melimpah, meskipun sempat menghadapi tantangan cuaca buruk pada akhir tahun lalu. Hal ini menjadi kabar gembira bagi banyak pihak, khususnya petani dan pecinta durian. Kualitas Durian yang Memikat Pembeli Salah […]

Oleh Achmad Aristyan

Petani Gembira, Durian Banjarnegara Memasuki Musim Panen
Ilustrasi Durian unggul dari Banjarnegara. Foto: Trubus/Muhamad Fajar Ramadhan
Diterbitkan

Durian lokal Banjarnegara, Jawa Tengah telah masuk musim panen sejak pertengahan Januari 2025.

Para petani durian di wilayah ini tampak sibuk memanen buah durian yang melimpah, meskipun sempat menghadapi tantangan cuaca buruk pada akhir tahun lalu. 

Hal ini menjadi kabar gembira bagi banyak pihak, khususnya petani dan pecinta durian.

Kualitas Durian yang Memikat Pembeli

Salah satu petani durian, Riyadi, asal Desa Penawangan, Kecamatan Madukara, Kabupaten Banjarnegara, berbagi kabar baik tentang musim panen kali ini. 

“Alhamdulillah, pohon-pohon durian kami menghasilkan buah  besar dan manis. Meski sempat khawatir karena hujan Desember lalu, hasilnya tetap bagus,” ujarnya dilansir dari netralnews.com.

Di kebunnya, Riyadi menanam berbagai jenis durian unggulan, seperti durian Duri Hijau, durian Si Entong, dan durian Lato-Lato. Jenis-jenis durian ini dikenal karena rasa legitnya yang khas, dengan daging buah yang tebal dan aroma yang kuat, menjadikannya favorit para pembeli. 

Tidak hanya warga lokal, banyak pedagang durian dari luar daerah yang mulai berdatangan ke Rumah Riyadi untuk membeli durian langsung darinya.

Pedagang-pedagang dari Semarang, Surabaya, Yogyakarta, Bandung, hingga Jakarta, mulai merambah Banjarnegara demi mendapatkan durian berkualitas tinggi.

Pembeli Setia Durian Banjarnegara

Salah seorang pembeli setia durian dari Riyadi, R (31), mengungkapkan alasan ia rela datang jauh-jauh ke Banjarnegara setiap tahun untuk membeli durian dari Riyadi. 

“Saya sudah jadi langganan durian Bapak Riyadi setiap tahun. Yang sangat saya sukai adalah durian Si Entong karena buahnya besar ada yang sampai 7 kg dan rasanya beda dibanding durian dari daerah lain,” tuturnya dilansir dari netralnews.com.

Harga Durian yang Variatif

Harga durian lokal di tingkat petani bervariasi antara Rp35.000 hingga Rp150.000 per buah, tergantung pada ukuran dan jenis durian yang dipilih.

Durian Si Entong, yang memiliki ukuran yang lebih besar, sering kali dihargai lebih tinggi, sementara durian jenis lain seperti Duri Hijau juga memiliki pasar tersendiri.

Potensi Durian Banjarnegara untuk Pariwisata dan Ekonomi Lokal

Musim panen durian di Banjarnegara diperkirakan berlangsung hingga Ramadhan tahun ini, memberikan kesempatan bagi para pecinta durian menikmati durian segar langsung dari kebunnya.

Durian lokal Banjarnegara sudah dikenal memiliki kualitas yang tidak kalah dengan durian-durian dari daerah lainnya, bahkan sering menjadi primadona di pasaran.

Keberhasilan panen kali ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi petani, tetapi juga memberikan harapan bagi peningkatan pendapatan para petani lokal di Banjarnegara.

Selain itu, perputaran ekonomi di daerah ini juga semakin meningkat, mengingat banyaknya pembeli dari luar daerah yang datang.

Banjarnegara, Surga Durian yang Semakin Dikenal

Di musim panen durian ini, Banjarnegara pun semakin dikenal sebagai surganya durian enak.

Sebagai salah satu penghasil durian terbaik di Indonesia, Banjarnegara memberikan harapan bahwa komoditas pertanian lokal seperti durian dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.

TopikBerita
Berita20 JAN 2025

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Berita

Lihat semua →

Lainnya dari Achmad Aristyan

Lihat semua →
Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Gelaran Munusa Championship 2025 resmi diselenggarakan di GOR Indoor Wonosobo sejak 28 Mei hingga 1 Juni 2025. Kompetisi futsal pelajar yang dirancang Munusa Management ini menghadirkan atmosfer baru dengan menggabungkan turnamen futsal tingkat SMP dan SMA serta lomba battle supporter yang sarat kreativitas. Dalam wawancara bersama media, Zulhan Choirul Muhayat selaku founder Munusa Management mengungkapkan

Achmad Aristyan
Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Kerja Sama Budaya dengan Menteri Kebudayaan Prancis, Rachida Dati, dalam sebuah seremoni di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/5/2025). Penandatanganan ini bertepatan dengan kunjungan kenegaraan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, ke Indonesia, yang sekaligus menjadi tonggak penting dalam memperkuat hubungan kebudayaan kedua negara. Kesepakatan ini merupakan tindak

Achmad Aristyan
Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Suasana berbeda tampak di hamparan sawah Dusun Wonokasihan, Desa Sojokerto, Kecamatan Leksono, Wonosobo, Jawa Tengah saat jajaran Kodim 0707/Wonosobo bersama tim dari Bulog terjun langsung mendampingi petani dalam panen raya. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi jemput bola dalam penyerapan gabah petani, sekaligus wujud nyata dukungan terhadap program Ketahanan Pangan Nasional. Di tengah aktivitas panen,

Achmad Aristyan