Pariwisata

Rumah Peri, Permata Tersembunyi di Perkebunan Teh Tambi

Sebuah destinasi wisata baru di Wonosobo, Jawa Tengah kini viral di media sosial yakni Rumah Peri. Lokasinya berada di area Perkebunan Teh Tambi di Tegalrejo, Tambi, Kecamatan Kejajar. Destinasi wisata ini dianggap sebagai hidden gem (tersembunyi) karena keunikannya dan lokasinya yang tersembunyi. Rumah Peri sebenarnya adalah Pohon Akasia raksasa yang tumbuh di area perkebunan teh. Pohon […]

Oleh Achmad Aristyan

Rumah Peri, Permata Tersembunyi di Perkebunan Teh Tambi
Pohon Akasia di Perkebunan Teh Tambi yang jadi objek wisata Rumah Peri. Foto: Aristyan
Diterbitkan

Sebuah destinasi wisata baru di Wonosobo, Jawa Tengah kini viral di media sosial yakni Rumah Peri. Lokasinya berada di area Perkebunan Teh Tambi di Tegalrejo, Tambi, Kecamatan Kejajar.

Destinasi wisata ini dianggap sebagai hidden gem (tersembunyi) karena keunikannya dan lokasinya yang tersembunyi. Rumah Peri sebenarnya adalah Pohon Akasia raksasa yang tumbuh di area perkebunan teh. 

Wahana jembatan kayu untuk menjelajah dan berfoto-foto di sekitar Rumah Peri. Foto: Aristyan

Pohon ini memiliki cabang, ranting, dan dahan yang rimbun, menciptakan suasana teduh dan sejuk. Lokasinya di atas bukit, memberikan pemandangan hijau nan asri dari hamparan kebun teh. 

Jika cuaca cerah, pengunjung bahkan dapat menikmati keindahan Gunung Sindoro dari bawah pohon ini. Keistimewaan lain dari Rumah Peri adalah balkon kecil yang terletak di batang pohonnya. 

Balkon ini memungkinkan pengunjung menikmati panorama sekitar dari ketinggian. Ditambah lagi, suasana di sini begitu tenang, jauh dari hiruk-pikuk kota, dengan semilir angin gunung dan suara kicauan burung yang menenangkan hati.

Aji, seorang wisatawan dari Wonosobo, yang sedang berkunjung ke Rumah Peri menyatakan bahwa dirinya merasa senang bisa datang ke objek wisata hidden gem ini.

“Pertama kali lihat tempat wisata ini di Instagram, tempatnya bagus dan asri sehingga saya ingin melihatnya langsung,” ujarnya.

“Tempatnya memang hidden gem (tersembunyi), dari jalan raya tidak terlihat jadi di awal tadi sempat bingung. Tapi di utara PT Tambi ada tulisannya ternyata, jadi cukup mudah ditemukan,” tambah Aji.

Hal senada diungkapkan Siska, wisatawan asal Temanggung, yang datang karena rasa penasaran.  

“Awalnya penasaran karena di tempat wisata ini ada pohon besar di tengah-tengah perkebunan teh, jadi saya memutuskan untuk datang,” katanya. 

Ia juga memuji kenyamanan dari objek wisata Pohon Peri ini.

“Di Rumah Peri ini cukup nyaman dan sejuk, bisa mendengar kicauan burung, bisa foto-foto di perkebunan teh, bisa melihat Gunung Sindoro juga, pokoknya betah lama-lama di sini.” ujar Siska.

Selain menikmati suasana, pengunjung juga bisa mencoba aktivitas seru seperti menyewa ATV seharga Rp 50.000,00/30 menit atau menjajal wahana jembatan kayu yang menarik untuk berfoto.

Dengan tiket masuk yang hanya Rp 10.000,00, Rumah Peri menjadi destinasi yang terjangkau.

Bagi yang ingin berkunjung, rute menuju Rumah Peri cukup mudah. Dari arah PT Tambi, masuk ke gang kecil yang berada di sebelah timur, lalu ikuti jalan hingga menemukan loket masuk.

Disarankan untuk datang di pagi atau siang hari agar cuaca cerah dan pemandangan yang ditawarkan semakin memukau.

TopikPariwisata
Pariwisata03 JAN 2025

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Pariwisata

Lihat semua →

Lainnya dari Achmad Aristyan

Lihat semua →
Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Gelaran Munusa Championship 2025 resmi diselenggarakan di GOR Indoor Wonosobo sejak 28 Mei hingga 1 Juni 2025. Kompetisi futsal pelajar yang dirancang Munusa Management ini menghadirkan atmosfer baru dengan menggabungkan turnamen futsal tingkat SMP dan SMA serta lomba battle supporter yang sarat kreativitas. Dalam wawancara bersama media, Zulhan Choirul Muhayat selaku founder Munusa Management mengungkapkan

Achmad Aristyan
Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Kerja Sama Budaya dengan Menteri Kebudayaan Prancis, Rachida Dati, dalam sebuah seremoni di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/5/2025). Penandatanganan ini bertepatan dengan kunjungan kenegaraan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, ke Indonesia, yang sekaligus menjadi tonggak penting dalam memperkuat hubungan kebudayaan kedua negara. Kesepakatan ini merupakan tindak

Achmad Aristyan
Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Suasana berbeda tampak di hamparan sawah Dusun Wonokasihan, Desa Sojokerto, Kecamatan Leksono, Wonosobo, Jawa Tengah saat jajaran Kodim 0707/Wonosobo bersama tim dari Bulog terjun langsung mendampingi petani dalam panen raya. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi jemput bola dalam penyerapan gabah petani, sekaligus wujud nyata dukungan terhadap program Ketahanan Pangan Nasional. Di tengah aktivitas panen,

Achmad Aristyan