Budaya

Simbol Kuliner Minang Rendang Menuju Pengakuan UNESCO

Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia menilai bahwa randang atau rendang khas Sumatra Barat layak diusulkan sebagai warisan budaya dunia ke UNESCO. Hal ini mengingat randang sudah dikenal luas secara global. Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah III, Undri, menjelaskan bahwa pengusulan randang sebagai warisan budaya dunia masih dalam proses. Pemerintah Provinsi Sumatra Barat saat ini tengah melengkapi […]

Oleh Ridwan

Rendang MinangvUNESCO
Randang, makanan khas Minang. Foto: Wikimedia Commons/Icfam90
Diterbitkan

Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia menilai bahwa randang atau rendang khas Sumatra Barat layak diusulkan sebagai warisan budaya dunia ke UNESCO. Hal ini mengingat randang sudah dikenal luas secara global.

Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah III, Undri, menjelaskan bahwa pengusulan randang sebagai warisan budaya dunia masih dalam proses. Pemerintah Provinsi Sumatra Barat saat ini tengah melengkapi dokumen-dokumen penting, termasuk sejarah randang, untuk diajukan ke Kementerian Kebudayaan.

“Jika keseluruhan dokumen dinyatakan lengkap, selanjutnya akan diverifikasi oleh Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan sebelum diajukan ke UNESCO,” ujar Undri di Kota Padang, Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) pada Jumat (22/11/2024).

Baca juga: Pindang Tempoyak, Hidangan Ikan Kaya Rempah Khas Lahat

Undri menegaskan bahwa randang tidak hanya diakui sebagai salah satu kuliner terenak di dunia, tetapi juga menjadi alat diplomasi budaya. Kehadiran para perantau Minangkabau di berbagai negara turut memperkuat eksistensi randang di kancah global.

“Randang bukan hanya makanan, tapi juga identitas budaya. Ini dapat menjadi pintu masuk diplomasi budaya ke berbagai penjuru dunia,” tambahnya.

Selain sebagai warisan budaya, penetapan randang oleh UNESCO diharapkan mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sekaligus mengembangkan sektor pariwisata Sumatra Barat.

“Dengan randang lebih dikenal dunia, dampaknya akan menggerakkan berbagai sektor lain, termasuk pariwisata dan ekonomi daerah. Ini merupakan peluang besar untuk meningkatkan perekonomian Sumatra Barat,” jelas Undri.

Rendang, yang telah lama menjadi kebanggaan masyarakat Minangkabau, berpotensi semakin memperkuat posisi Sumatra Barat sebagai salah satu destinasi wisata budaya unggulan di Indonesia.

TopikBudaya
Budaya30 NOV 2024

Tentang Penulis

Ridwan

Ridwan

Mengawali kariernya sebagai wartawan surat kabar, lalu melintasi media online, tabloid, majalah, hingga menjadi produser televisi. Berbekal pengalaman jurnalistik tersebut, ia kini aktif menulis isu-isu budaya, pariwisata, sejarah, hingga politik.

Lihat semua tulisan

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Budaya

Lihat semua →
Tradisi makan bajamba

Makan Bajamba di Meja Diplomasi

Makan bajamba bukan sekadar tradisi bersantap bersama, melainkan cerminan kebersamaan dan penghormatan yang dapat menginspirasi jamuan diplomatik.

Ridwan
ampilan gim Kenupi karya U-Lika Studio yang mengangkat budaya Dayak Kenyah melalui seni piksel.

Petualangan Dayak Kenyah di Kenupi

Kenupi menghadirkan budaya Dayak Kenyah melalui gim berbasis seni piksel yang dikembangkan U-Lika Studio sebagai bagian dari kampanye Jejak: Jelajah Dayak Kenyah

Ridwan

Lainnya dari Ridwan

Lihat semua →