Budaya

Soto Karang, Kuliner Unik dari Lereng Gunung Lawu Karanganyar

Berada di kawasan sejuk lereng Gunung Lawu, Jawa Tengah, Kabupaten Karanganyar memiliki kuliner khas Soto Karang. Kuliner khas ini sangat populer dan menjadi salah satu ikon kuliner di daerah yang berjarak hanya 28 km dari Surakarta. Meskipun tampilannya mengingatkan pada sop buntut atau iga, Soto ini sebenarnya memiliki ciri khas tersendiri yang membedakannya. Rasa kuahnya […]

Oleh Achmad Aristyan

Soto Karang, Kuliner Unik dari Lereng Gunung Lawu Karanganyar
Soto khas Karanganyar bernama Soto Karang yang memiliki ciri khas iga sapi. Foto: bob.kemenparekraf.go.id
Diterbitkan

Berada di kawasan sejuk lereng Gunung Lawu, Jawa Tengah, Kabupaten Karanganyar memiliki kuliner khas Soto Karang. Kuliner khas ini sangat populer dan menjadi salah satu ikon kuliner di daerah yang berjarak hanya 28 km dari Surakarta.

Meskipun tampilannya mengingatkan pada sop buntut atau iga, Soto ini sebenarnya memiliki ciri khas tersendiri yang membedakannya. Rasa kuahnya yang kental dan gurih menjadi pembeda utama antara Soto Karanganyar dengan sop buntut atau iga.

Kuah soto Karang memadukan cita rasa khas soto kwali yang gurih dengan sedikit sentuhan rasa sop buntut yang kaya rempah. Perpaduan ini menciptakan sensasi rasa yang unik dan menggoda selera.

Komposisi Soto Karang

Dilansir dari laman kemenparekraf.go.id, Soto Karang memiliki isian yang cukup beragam, menjadikannya hidangan yang mengenyangkan dan penuh rasa. Dalam satu porsi terdiri dari nasi yang lembut, kentang goreng yang renyah, kecambah segar, bawang goreng yang harum, serta irisan daun seledri yang menambah kesegaran. 

Bahan paling penting tentu saja potongan iga sapi besar dan empuk. Meski ukuran iga cukup besar, teksturnya sangat empuk dan mudah dilepas dari tulangnya, menjadikannya lezat dan nikmat.

Nama “Soto Karang” sendiri diambil dari tampilannya yang penuh dengan berbagai isian, mirip seperti karang yang tersebar. Keunikan inilah yang membuat soto ini sangat khas dan menjadi salah satu kebanggaan kuliner dari Karanganyar.

Baca juga: Soto Banjar, Hidangan Gurih Dan Legndaris Khas Banjarmasin

Kuah Menggoda

Keistimewaan dari Soto khas ini terletak pada kuahnya yang sangat gurih. Kombinasi rempah-rempah seperti serai, bawang putih, daun bawang, lengkuas, dan jahe dalam kuahnya memberikan rasa yang kaya dan mendalam. 

Ditambah dengan perasan jeruk nipis yang segar dan sambal yang pedas, membuat setiap suapan Soto Karang semakin nikmat dan menyegarkan. Dengan cita rasa kuah yang kaya, isian yang menggugah selera, dan potongan iga sapi yang empuk, soto ini menjadi hidangan yang sayang jika dilewatkan saat berkunjung ke Karanganyar. (Diolah dari berbagai sumber)

TopikBudaya
Budaya08 DES 2024

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Budaya

Lihat semua →
Tradisi makan bajamba

Makan Bajamba di Meja Diplomasi

Makan bajamba bukan sekadar tradisi bersantap bersama, melainkan cerminan kebersamaan dan penghormatan yang dapat menginspirasi jamuan diplomatik.

Ridwan
ampilan gim Kenupi karya U-Lika Studio yang mengangkat budaya Dayak Kenyah melalui seni piksel.

Petualangan Dayak Kenyah di Kenupi

Kenupi menghadirkan budaya Dayak Kenyah melalui gim berbasis seni piksel yang dikembangkan U-Lika Studio sebagai bagian dari kampanye Jejak: Jelajah Dayak Kenyah

Ridwan

Lainnya dari Achmad Aristyan

Lihat semua →
Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Gelaran Munusa Championship 2025 resmi diselenggarakan di GOR Indoor Wonosobo sejak 28 Mei hingga 1 Juni 2025. Kompetisi futsal pelajar yang dirancang Munusa Management ini menghadirkan atmosfer baru dengan menggabungkan turnamen futsal tingkat SMP dan SMA serta lomba battle supporter yang sarat kreativitas. Dalam wawancara bersama media, Zulhan Choirul Muhayat selaku founder Munusa Management mengungkapkan

Achmad Aristyan
Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Kerja Sama Budaya dengan Menteri Kebudayaan Prancis, Rachida Dati, dalam sebuah seremoni di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/5/2025). Penandatanganan ini bertepatan dengan kunjungan kenegaraan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, ke Indonesia, yang sekaligus menjadi tonggak penting dalam memperkuat hubungan kebudayaan kedua negara. Kesepakatan ini merupakan tindak

Achmad Aristyan
Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Suasana berbeda tampak di hamparan sawah Dusun Wonokasihan, Desa Sojokerto, Kecamatan Leksono, Wonosobo, Jawa Tengah saat jajaran Kodim 0707/Wonosobo bersama tim dari Bulog terjun langsung mendampingi petani dalam panen raya. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi jemput bola dalam penyerapan gabah petani, sekaligus wujud nyata dukungan terhadap program Ketahanan Pangan Nasional. Di tengah aktivitas panen,

Achmad Aristyan