Berita

Tamzis Gelar Pujasera Sebagai Pemberdayaan Ekonomi Ramadhan

ULAZ MKU TAMZIS (Baitul Maal TAMZIS) kembali mengadakan Pujasera atau bazar kuliner berbasis program Pemberdayaan Ekonomi Ramadhan. Kegiatan kali ini diadakan di sepanjang jalan Mayor Muin selama bulan Ramadhan 1446 H/ 2025. Bazar kuliner atau Pujasera kali ini memasuki tahun ke 17 dan tahun kedua diselenggarakan di Jalan Mayor Muin (Utara Dr.Yanuar) yang sebelumnya di […]

Oleh Anisa Kurniawati

pujasera
Pujasera yang diselenggarakan Tamzis selama Ramadhan 2025 di Jalan Mayor Muin, Wonosobo. Foto: Anisa
Diterbitkan

ULAZ  MKU TAMZIS (Baitul Maal TAMZIS) kembali mengadakan Pujasera atau bazar kuliner berbasis program Pemberdayaan Ekonomi Ramadhan. Kegiatan kali ini diadakan di sepanjang jalan Mayor Muin selama bulan Ramadhan  1446 H/ 2025.

Bazar kuliner atau Pujasera kali ini memasuki tahun ke 17 dan tahun kedua diselenggarakan di Jalan Mayor Muin (Utara Dr.Yanuar) yang sebelumnya di adakan di Jalan Sudagaran. Kegiatan ini juga bekerja sama dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Wonosobo (Disparbud) dan Dinas Kesehatan Wonosobo.

Pemberdayaan Ekonomi Ramadhan

Salah satu panitia penyelenggara, Ferlin Setiasih, menjelaskan dengan tema “Inovasi Kebaikan Berkelanjutan”, kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat sekitar.

“Kalau Pujasera  ini khusus untuk di bulan Ramadan, untuk memberdayakan masyarakat masyarakat agar bisa berjualan, karena pada siang hari kan biasanya nggak bisa berjualan.” jelas Ferlin saat ditemui pada Sabtu (8/3/2025).

Pujasera ini diikuti sekitar 93 stand yang menjual berbagai makanan dan minuman. Beragam makanan, sayuran, camilan, gorengan, dan minuman yang dapat dibeli pengunjung. Pujasera ini dibuka dari jam 2 siang hingga selesai sampai ramadhan ke-23.

Baca juga: Gerakkan Ekonomi Lokal, Masjid Al Manshur gelar Ramadhan on the Street

Salah satu pedagang tahu bakso Monalisa, Nurrussa’adah mengaku merasa terbantu dengan adanya program bazar kuliner ini.

“Sangat membantu untuk masyarakat sekitar yang ingin mendapatkan penghasilan ataupun sekadar mencari pengalaman. Kemudian karena ini sering hujan, payungnya itu sering netes. Jadi kedepannya sih berharap bisa dibuatkan atap.” kata Nurrussa’adah.

pujasera
Suasana Pujasera di Jalan Mayor Muin Wonosobo. Foto. Anisa

Rangkaian Kegiatan

Tak hanya berburu takjil, masyarakat juga disuguhi serangkaian kegiatan yang seru dan bermanfaat. Setiap hari Selasa, Sabtu, dan Minggu pengunjung dapat menikmati acara Dakwah on the Street, dan live musik akustik islami. Selain itu ada juga acara spesial berbagi kebahagian bersama 1000 anak yatim dan duafa.

Kedepannya, Ferlin sebagai salah satu panitia penyelenggara berharap agar kegiatan ini dapat terus memberikan manfaat kebaikan.

“Harapan ke depannya, semoga pujasera ini semakin baik, semakin bisa bermanfaat untuk orang banyak,  dan juga semoga di tahun depan pendagangnya bisa bertambah lagi,  dan juga yang menerima manfaat pujasera ini bertambah lagi.” pungkas Ferlin.

Dengan adanya program ini, tidak hanya meramaikan suasana Ramadhan. Akan tetapi juga memberdayakan ekonomi pedagang lokal.

Baca juga: Ramadhan Berkah, Bupati Wonosobo Bagikan Al-Qur’an Gratis

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Berita

Lihat semua →

Lainnya dari Anisa Kurniawati

Lihat semua →
penulisan ulang sejarah Indonesia

DPR Setujui Proyek Penulisan Ulang Sejarah Indonesia, Target Rampung Tahun 2027

Proyek penulisan ulang sejarah Indonesia resmi mendapat persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Persetujuan ini diumumkan dalam Rapat Kerja bersama Komisi X yang digelar di Gedung Nusantara I, mayoritas fraksi menyatakan dukungan terhadap langkah strategis Kementerian Kebudayaan tersebut. Langkah besar ini menandai akhir dari kevakuman penulisan sejarah bangsa selama lebih dari dua

Anisa Kurniawati
Festival Karawitan Putri Gunungkidul

Festival Karawitan Putri Gunungkidul 2025, Ruang Ekspresi Generasi Muda

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul kembali menggelar Festival Karawitan Putri Tingkat Kabupaten Gunungkidul tahun 2025. Acara pembukaan berlangsung pada Selasa (27/5) di Taman Budaya Gunungkidul turut dihadiri Wakil Ketua I TP PKK DIY, GKBRAyA Paku Alam. Dalam sambutannya, Gusti Putri mengungkapkan apresiasi mendalam terhadap terselenggaranya festival tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam

Anisa Kurniawati
Pentas Seni Selasa Wagen

Pentas Seni Selasa Wagen DIY, unjukkan Komitmen Lestarikan Kearifan Lokal

Pentas Seni Selasa Wagen kembali digelar, Selasa (27/05) di Amphitheater Teras Malioboro 1, Yogyakarta. Acara menjadi wujud nyata pengabdian para pelaku budaya di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam menghidupkan kembali nilai-nilai luhur tradisi. Dalam sambutan pembukaan yang dibacakan Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Hukum, Pemerintahan dan Politik, Sukamto, mewakili Sekretaris Daerah DIY, disampaikan bahwa kegiatan

Anisa Kurniawati