Berita

Tim Wasev Korem 072 Pantau TMMD di Tempuranduwur Wonosobo

Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Tempuranduwur, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo, mendapat perhatian serius dari Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Korem 072/Pamungkas. Dipimpin oleh Kasiter Kasrem 072, Kolonel Kav Tri Sugiarto, tim turun langsung ke lokasi pada Kamis (7/3/2025) untuk memastikan program berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pantau […]

Oleh Achmad Aristyan

Tim Wasev Korem 072 Pantau TMMD di Tempuranduwur Wonosobo
Kolonel Kav Tri Sugiarto meninjau program TMMD di Tempuranduwur, Wonosobo. Foto: Instagram/@kodim_0707_wonosobo
Diterbitkan

Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Tempuranduwur, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo, mendapat perhatian serius dari Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Korem 072/Pamungkas.

Dipimpin oleh Kasiter Kasrem 072, Kolonel Kav Tri Sugiarto, tim turun langsung ke lokasi pada Kamis (7/3/2025) untuk memastikan program berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pantau Langsung Progres Pembangunan

Kolonel Kav Tri Sugiarto menegaskan bahwa TMMD bukan sekadar proyek seremonial, tetapi harus berdampak langsung pada kesejahteraan warga.

“Kita tidak ingin TMMD ini hanya sekadar proyek. Harus ada dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya saat meninjau perbaikan jalan desa yang menjadi salah satu sasaran utama TMMD.

Didampingi Pasi Ter Kapten Inf Iwan Nafarin dan Danramil 08/Sapuran Kapten Kav Sudarmaji, tim Wasev menelusuri lokasi TMMD untuk mengevaluasi progres pembangunan.

Baca Juga: Purwaceng, Herbal dari Dieng untuk Vitalitas dan Kesehatan

Mereka juga berdialog dengan warga guna menggali respons masyarakat terkait manfaat program tersebut.

“Bagaimana manfaatnya, Pak, Bu? Apakah ada kendala?” tanya Kolonel Kav Tri Sugiarto kepada warga yang ikut bergotong royong di lokasi.

Warga pun antusias menyampaikan pengalaman mereka.

Salah seorang warga mengungkapkan rasa syukur atas perubahan infrastruktur di desanya.

“Terima kasih, Pak Tentara. Sekarang jalan jadi enak, tidak becek lagi,” ungkapnya.

Perbaikan Infrastruktur Demi Akses Lebih Baik

Kapten Kav Sudarmaji menjelaskan bahwa TMMD di Tempuranduwur menargetkan pengerasan jalan desa melalui betonisasi sepanjang 600 meter dengan lebar 3 meter dan ketebalan 0,15 meter.

Baca Juga: Pemkab Wonosobo Wujudkan Ramadan Ramah Anak demi Generasi Berkualitas

Jalan ini merupakan penghubung antar desa yang sebelumnya dalam kondisi rusak parah.

“Kondisi awal jalan masih berupa rolak, sekarang sudah dicor beton sehingga lebih nyaman dan memudahkan akses transportasi warga,” jelasnya.

Ia menambahkan, proses pengerjaan dilakukan secara gotong royong bersama warga. Mengingat saat ini sedang musim penghujan dan bertepatan dengan bulan Ramadan, pelaksanaan pembangunan dilakukan fleksibel, termasuk pada malam hari sesuai permintaan warga.

“Kita kerjakan bersama-sama, dari awal sampai akhir dengan sistem gotong royong. Karena saat ini musim penghujan dan juga bulan puasa, maka dalam pengerjaannya dilakukan kadang siang hari juga malam hari,” tambahnya.

Harapan dan Kelanjutan TMMD

Kunjungan tim Wasev ini diharapkan dapat memberikan dorongan semangat bagi Satgas TMMD dan masyarakat agar program dapat diselesaikan tepat waktu dan sesuai target.

Baca Juga: Pemkab Wonosobo Resmikan Portal CCTV Publik Demi Keamanan dan Kenyamanan

Dengan adanya pengawasan langsung, diharapkan hasil yang dicapai benar-benar bermanfaat bagi warga Desa Tempuranduwur serta meningkatkan kualitas infrastruktur desa.

Selain pembangunan fisik, TMMD juga diharapkan semakin memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun desa secara berkelanjutan.

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

ADVERTISEMENT

Lainnya dari Berita

Lihat semua →
Ikan arwana Super Red asal Kalimantan Barat yang dikenal dari kawasan Kapuas Hulu dan Danau Sentarum.

Kearifan Lokal Menjaga Arwana Super Red Kalbar

Arwana Super Red Kalimantan Barat dikenal di pasar ikan hias internasional. Di sekitar Danau Sentarum, pengetahuan dan keterlibatan masyarakat berperan menjaga kelestarian ikan kebanggaan daerah ini.

Ridwan
Budaya Batang Menelusuri Jejak Mataram

Budaya Batang Menelusuri Jejak Mataram

Dialog budaya Batang dan DI Yogyakarta membuka kembali pembahasan hubungan sejarah pesisir utara Jawa dengan Mataram Islam yang menjadi bagian dari upaya penelitian serta pelestarian warisan sejarah.

Ridwan

Lainnya dari Achmad Aristyan

Lihat semua →
Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Gelaran Munusa Championship 2025 resmi diselenggarakan di GOR Indoor Wonosobo sejak 28 Mei hingga 1 Juni 2025. Kompetisi futsal pelajar yang dirancang Munusa Management ini menghadirkan atmosfer baru dengan menggabungkan turnamen futsal tingkat SMP dan SMA serta lomba battle supporter yang sarat kreativitas. Dalam wawancara bersama media, Zulhan Choirul Muhayat selaku founder Munusa Management mengungkapkan

Achmad Aristyan
Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Kerja Sama Budaya dengan Menteri Kebudayaan Prancis, Rachida Dati, dalam sebuah seremoni di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/5/2025). Penandatanganan ini bertepatan dengan kunjungan kenegaraan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, ke Indonesia, yang sekaligus menjadi tonggak penting dalam memperkuat hubungan kebudayaan kedua negara. Kesepakatan ini merupakan tindak

Achmad Aristyan
Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Suasana berbeda tampak di hamparan sawah Dusun Wonokasihan, Desa Sojokerto, Kecamatan Leksono, Wonosobo, Jawa Tengah saat jajaran Kodim 0707/Wonosobo bersama tim dari Bulog terjun langsung mendampingi petani dalam panen raya. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi jemput bola dalam penyerapan gabah petani, sekaligus wujud nyata dukungan terhadap program Ketahanan Pangan Nasional. Di tengah aktivitas panen,

Achmad Aristyan