Berita

Kodim Wonosobo Sosialisasikan TMMD Sengkuyung Tahap II di Ngadisono

Kodim 0707/Wonosobo menggelar kegiatan sosialisasi pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2025 di Dusun Gedungtumpeng, Desa Ngadisono, Kecamatan Kaliwiro, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah pada Rabu (24/4/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk mematangkan persiapan dan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam program pembangunan yang melibatkan unsur TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Acara dihadiri sejumlah […]

Oleh Achmad Aristyan

Kodim Wonosobo Sosialisasikan TMMD Sengkuyung Tahap II di Ngadisono
Sosialisasi pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2025 di Dusun Gedungtumpeng, Desa Ngadisono, Kaliwiro, Wonosobo. Foto: Instagram/@kodim_0707_wonosobo
Diterbitkan

Kodim 0707/Wonosobo menggelar kegiatan sosialisasi pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2025 di Dusun Gedungtumpeng, Desa Ngadisono, Kecamatan Kaliwiro, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah pada Rabu (24/4/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk mematangkan persiapan dan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam program pembangunan yang melibatkan unsur TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Acara dihadiri sejumlah tokoh penting, antara lain Danramil 11/Kaliwiro Kapten Inf Malik, Bati Bakti TNI Ter Kodim Serma Sunarna, perwakilan Kecamatan Kaliwiro Teguh Imam Prabowo, Kepala Desa Ngadisono Teguh Raharjo, serta tokoh masyarakat setempat.

Baca Juga: Indonesian Wave, Strategi Baru Fadli Zon Perkenalkan Budaya Nusantara

Dalam sambutannya, Kapten Inf Malik menegaskan bahwa TMMD merupakan bentuk nyata kontribusi TNI dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan.

“Tujuan utama dari TMMD ini adalah untuk meningkatkan mobilitas ekonomi masyarakat. Dengan infrastruktur yang memadai, diharapkan roda perekonomian desa dapat berputar lebih cepat dan pada akhirnya bermuara pada pengentasan kemiskinan, sejalan dengan program pemerintah,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kebersamaan selama pelaksanaan TMMD.

“Kami mengajak seluruh peserta, baik dari unsur TNI, pemerintah daerah, maupun masyarakat, untuk dapat bekerja sama di lapangan dan saling membantu demi suksesnya kegiatan TMMD nanti,” imbuh Kapten Malik.

Sementara itu, Serma Sunarna menjelaskan bahwa TMMD Sengkuyung Tahap II akan dimulai pada 6 Mei 2025 dan berlangsung selama satu bulan penuh.

Ia menyampaikan harapannya agar masyarakat bisa turut serta secara aktif.

“Kami sangat mengharapkan dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh masyarakat agar program ini dapat berjalan lancar dan mencapai hasil yang maksimal,” katanya.

Adapun sasaran fisik dalam program TMMD kali ini meliputi betonisasi jalan sepanjang 700 meter dengan lebar 2,6 meter dan ketebalan 0,12 meter.

Selain pembangunan infrastruktur, kegiatan ini juga akan mencakup program non-fisik seperti penyuluhan kesehatan, wawasan kebangsaan, dan kegiatan sosial lainnya yang bermanfaat bagi warga.

Baca Juga: Warga Pagerejo Usulkan Nama R.M. Sundoro untuk Jalan Candiyasan–Keseneng

Kepala Desa Ngadisono, Teguh Raharjo, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada desanya sebagai lokasi pelaksanaan TMMD.

“Kami sangat berterima kasih karena melalui program TMMD ini, desa kami akan mendapatkan pembangunan baik dari segi fisik maupun non-fisik yang tentunya akan sangat bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat Ngadisono,” ungkapnya.

Dengan adanya kegiatan sosialisasi ini, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat memahami pentingnya peran serta dalam TMMD, serta mendukung penuh pelaksanaannya demi terwujudnya kemajuan di Desa Ngadisono dan sekitarnya.

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Berita

Lihat semua →
Ikan arwana Super Red asal Kalimantan Barat yang dikenal dari kawasan Kapuas Hulu dan Danau Sentarum.

Kearifan Lokal Menjaga Arwana Super Red Kalbar

Arwana Super Red Kalimantan Barat dikenal di pasar ikan hias internasional. Di sekitar Danau Sentarum, pengetahuan dan keterlibatan masyarakat berperan menjaga kelestarian ikan kebanggaan daerah ini.

Ridwan
Budaya Batang Menelusuri Jejak Mataram

Budaya Batang Menelusuri Jejak Mataram

Dialog budaya Batang dan DI Yogyakarta membuka kembali pembahasan hubungan sejarah pesisir utara Jawa dengan Mataram Islam yang menjadi bagian dari upaya penelitian serta pelestarian warisan sejarah.

Ridwan

Lainnya dari Achmad Aristyan

Lihat semua →
Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Gelaran Munusa Championship 2025 resmi diselenggarakan di GOR Indoor Wonosobo sejak 28 Mei hingga 1 Juni 2025. Kompetisi futsal pelajar yang dirancang Munusa Management ini menghadirkan atmosfer baru dengan menggabungkan turnamen futsal tingkat SMP dan SMA serta lomba battle supporter yang sarat kreativitas. Dalam wawancara bersama media, Zulhan Choirul Muhayat selaku founder Munusa Management mengungkapkan

Achmad Aristyan
Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Kerja Sama Budaya dengan Menteri Kebudayaan Prancis, Rachida Dati, dalam sebuah seremoni di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/5/2025). Penandatanganan ini bertepatan dengan kunjungan kenegaraan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, ke Indonesia, yang sekaligus menjadi tonggak penting dalam memperkuat hubungan kebudayaan kedua negara. Kesepakatan ini merupakan tindak

Achmad Aristyan
Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Suasana berbeda tampak di hamparan sawah Dusun Wonokasihan, Desa Sojokerto, Kecamatan Leksono, Wonosobo, Jawa Tengah saat jajaran Kodim 0707/Wonosobo bersama tim dari Bulog terjun langsung mendampingi petani dalam panen raya. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi jemput bola dalam penyerapan gabah petani, sekaligus wujud nyata dukungan terhadap program Ketahanan Pangan Nasional. Di tengah aktivitas panen,

Achmad Aristyan