Budaya

Kuliner Belalang Goreng Khas Gunungkidul yang Kaya Protein

Gunungkidul, DI Yogyakarta, tidak hanya terkenal dengan keindahan alamnya, tetapi juga dengan kekayaan kuliner tradisionalnya. Salah satu makanan khas yang unik dan menggugah rasa penasaran wisatawan adalah belalang goreng. Melansir dari wisata.gunungkidulkab.go.id, meski terdengar ekstrem bagi sebagian orang, camilan ini menawarkan cita rasa gurih yang khas sekaligus kaya akan manfaat gizi. Sensasi Gurih Bagi yang […]

Oleh Achmad Aristyan

Kuliner Belalang Goreng Khas Gunungkidul yang Kaya Protein
Belalang goreng, salah satu camilan khas Gunungkidul dan memiliki rasa lezat dengan tekstur renyah. Foto: gunungkidulkab.go.id
Diterbitkan

Gunungkidul, DI Yogyakarta, tidak hanya terkenal dengan keindahan alamnya, tetapi juga dengan kekayaan kuliner tradisionalnya. Salah satu makanan khas yang unik dan menggugah rasa penasaran wisatawan adalah belalang goreng. 

Melansir dari wisata.gunungkidulkab.go.id, meski terdengar ekstrem bagi sebagian orang, camilan ini menawarkan cita rasa gurih yang khas sekaligus kaya akan manfaat gizi.  

Sensasi Gurih 

Bagi yang belum pernah mencicipinya, belalang goreng mungkin tampak sedikit menggelikan. Namun, sensasi gurih yang ditawarkan sering kali membuat orang ketagihan setelah mencobanya. 

Belalang digoreng hingga kering dengan bumbu rempah yang meresap, menciptakan rasa renyah dengan aroma yang menggugah selera. Biasanya, kuliner ini dijual dalam bentuk camilan siap makan atau sebagai lauk pendamping nasi. 

Dengan tambahan bumbu seperti bawang putih, ketumbar, dan garam, belalang goreng menjadi hidangan yang bercita rasa lezat dan gurih.

Kaya Gizi  

Dilansir dari Detik, belalang goreng bukan hanya lezat, tetapi juga memiliki kandungan gizi yang tinggi. Sebagai sumber protein alternatif, belalang mengandung:  

  1. Protein: Sangat baik untuk pertumbuhan dan perbaikan jaringan tubuh.  
  2. Vitamin B: Membantu metabolisme energi dan menjaga kesehatan saraf.  
  3. Mineral: Seperti zat besi dan kalsium, yang mendukung kesehatan tulang dan darah.  
  4. Asam Lemak: Dalam jumlah kecil, bermanfaat untuk kesehatan jantung.  

Menurut penelitian, serangga seperti belalang memiliki kandungan protein lebih tinggi dibandingkan daging sapi atau ayam dalam berat yang sama. Hal ini menjadikan belalang goreng sebagai pilihan camilan sehat.  

Baca juga: Menelusuri Jejak Kuliner Wajik Menjadi Jajanan Klasik

Tradisi Lokal  

Belalang goreng tidak sekadar makanan, tetapi juga bagian dari tradisi masyarakat Gunungkidul. Belalang sering ditangkap dari ladang, terutama saat musim panen, ketika jumlahnya melimpah. 

Bagi penduduk setempat, mengolah belalang menjadi camilan merupakan cara bijak untuk memanfaatkan sumber daya alam yang tersedia. Biasanya, belalang dikumpulkan, dibersihkan dari sayap dan kakinya, lalu direndam dalam bumbu sebelum digoreng hingga renyah. 

Proses ini menghasilkan camilan yang tahan lama dan bisa dinikmati kapan saja. Belalang goreng banyak dijual di pasar tradisional atau kios oleh-oleh di Gunungkidul. Salah satu tempat yang terkenal adalah di kawasan wisata Pantai Baron dan Wonosari. 

Harga belalang yang digoreng ini cukup terjangkau, biasanya dijual dalam kemasan kecil dengan harga mulai dari Rp10.000 hingga Rp25.000, tergantung ukuran kemasan. (Dari berbagai sumber)

TopikBudaya
Budaya27 DES 2024

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Budaya

Lihat semua →
Tradisi makan bajamba

Makan Bajamba di Meja Diplomasi

Makan bajamba bukan sekadar tradisi bersantap bersama, melainkan cerminan kebersamaan dan penghormatan yang dapat menginspirasi jamuan diplomatik.

Ridwan
ampilan gim Kenupi karya U-Lika Studio yang mengangkat budaya Dayak Kenyah melalui seni piksel.

Petualangan Dayak Kenyah di Kenupi

Kenupi menghadirkan budaya Dayak Kenyah melalui gim berbasis seni piksel yang dikembangkan U-Lika Studio sebagai bagian dari kampanye Jejak: Jelajah Dayak Kenyah

Ridwan

Lainnya dari Achmad Aristyan

Lihat semua →
Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Gelaran Munusa Championship 2025 resmi diselenggarakan di GOR Indoor Wonosobo sejak 28 Mei hingga 1 Juni 2025. Kompetisi futsal pelajar yang dirancang Munusa Management ini menghadirkan atmosfer baru dengan menggabungkan turnamen futsal tingkat SMP dan SMA serta lomba battle supporter yang sarat kreativitas. Dalam wawancara bersama media, Zulhan Choirul Muhayat selaku founder Munusa Management mengungkapkan

Achmad Aristyan
Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Kerja Sama Budaya dengan Menteri Kebudayaan Prancis, Rachida Dati, dalam sebuah seremoni di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/5/2025). Penandatanganan ini bertepatan dengan kunjungan kenegaraan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, ke Indonesia, yang sekaligus menjadi tonggak penting dalam memperkuat hubungan kebudayaan kedua negara. Kesepakatan ini merupakan tindak

Achmad Aristyan
Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Suasana berbeda tampak di hamparan sawah Dusun Wonokasihan, Desa Sojokerto, Kecamatan Leksono, Wonosobo, Jawa Tengah saat jajaran Kodim 0707/Wonosobo bersama tim dari Bulog terjun langsung mendampingi petani dalam panen raya. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi jemput bola dalam penyerapan gabah petani, sekaligus wujud nyata dukungan terhadap program Ketahanan Pangan Nasional. Di tengah aktivitas panen,

Achmad Aristyan