Pariwisata

Mencari Manfaat di Pemandian Air Panas Ie Seuum Aceh Besar

Aceh Besar memiliki salah satu destinasi unik yang menawarkan pengalaman relaksasi sekaligus keindahan alam, yaitu pemandian air panas Ie Seuum. Lokasinya berada di Desa Ie Seuum, Mukim Krueng Raya, Kecamatan Mesjid Raya. Lokasinya hanya sekira 1 jam perjalanan dari Banda Aceh, menjadikan tempat ini tujuan yang ideal setelah menikmati wisata di kawasan Krueng Raya, seperti […]

Oleh Achmad Aristyan

Mencari Manfaat di Pemandian Air Panas Ie Seuum Aceh Besar
Pemandian air panas Ie Seuum, Aceh Besar. Foto: GoogleMaps/ zaki yamani
Diterbitkan

Aceh Besar memiliki salah satu destinasi unik yang menawarkan pengalaman relaksasi sekaligus keindahan alam, yaitu pemandian air panas Ie Seuum. Lokasinya berada di Desa Ie Seuum, Mukim Krueng Raya, Kecamatan Mesjid Raya. 

Lokasinya hanya sekira 1 jam perjalanan dari Banda Aceh, menjadikan tempat ini tujuan yang ideal setelah menikmati wisata di kawasan Krueng Raya, seperti Pantai Ujong Batee, Benteng Indra Pura, atau Benteng Inong Balee.  

Fenomena Alam

Dilansir dari esdm.acehprov.go.id, nama Ie Seuum berasal dari Bahasa Aceh yang berarti “air panas”. Mata air ini bersumber langsung dari aktivitas geotermal Gunung Seulawah. 

Suhu airnya yang mencapai 85 derajat Celsius bukan hanya menawarkan kehangatan, tetapi juga menjadi fenomena alam yang menarik. Bahkan, masyarakat setempat sejak lama memanfaatkan air ini untuk merebus telur.  

Namun, mata air panas ini pernah berhenti memancar akibat gempa vulkanik pada tahun 2004, sebelum akhirnya kembali aktif dan menjadi daya tarik wisata hingga saat ini.  

Baca juga: Aceh Barat Tetapkan Lima Cagar Budaya Bersejarah

Kolam-kolam yang ada di pemandian air panas Ie Seuum, Aceh Besar. Foto: esdm.acehprov.go.id

Perjalanan Menuju Ie Seuum  

Untuk mencapai Ie Seuum, pengunjung akan melewati jalan berkelok di kaki Gunung Seulawah dengan pemandangan alam perbukitan yang memukau.

Perjalanan ini tidak hanya menyegarkan mata, tetapi juga menghadirkan kesempatan bagi pengunjung yang ingin mengabadikan keindahan alam Aceh Besar.  

Keasrian lingkungan Ie Seuum membuatnya terasa jauh dari hiruk-pikuk pemukiman. Suasana tenang ini menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin menikmati waktu santai atau melepaskan penat.  

Fasilitas dan Aturan

Hal yang membedakan Ie Seuum dari pemandian air panas lainnya adalah jam operasionalnya yang 24 jam nonstop. Pengunjung bisa datang ke tempat ini kapan saja tanpa khawatir harus menyesuaikan waktu operasional. 

Namun, seperti halnya daerah lain di Aceh, syariat Islam diterapkan di tempat ini. Karena itu, kolam pemandian untuk pria dan wanita dipisahkan demi menjaga norma yang berlaku.  

Selain wisatawan lokal, Ie Seuum juga sering dikunjungi wisatawan asing, terutama para backpacker. Mereka datang untuk bersantai di kolam air panas sambil menikmati pemandangan alam sekitar.  

Pemandian Air Panas Ie Seuum ramai dengan pengunjung. Foto: GogoleMaps/Ihsan Ardhi

Khasiat Air Panas

Tidak hanya menjadi tempat relaksasi, air panas di Ie Seuum juga dipercaya memiliki khasiat bagi kesehatan. Beberapa pengunjung, terutama yang berusia lanjut, datang untuk terapi pengobatan. 

Air panas ini dianggap dapat membantu meredakan rematik, gangguan saraf, dan penyakit kulit tertentu. Dengan suasana tenang, keindahan perbukitan, serta fasilitas yang mendukung, Ie Seuum menjadi salah satu destinasi unggulan di Aceh Besar. 

TopikPariwisata
Pariwisata24 DES 2024

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Pariwisata

Lihat semua →

Lainnya dari Achmad Aristyan

Lihat semua →
Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Gelaran Munusa Championship 2025 resmi diselenggarakan di GOR Indoor Wonosobo sejak 28 Mei hingga 1 Juni 2025. Kompetisi futsal pelajar yang dirancang Munusa Management ini menghadirkan atmosfer baru dengan menggabungkan turnamen futsal tingkat SMP dan SMA serta lomba battle supporter yang sarat kreativitas. Dalam wawancara bersama media, Zulhan Choirul Muhayat selaku founder Munusa Management mengungkapkan

Achmad Aristyan
Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Kerja Sama Budaya dengan Menteri Kebudayaan Prancis, Rachida Dati, dalam sebuah seremoni di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/5/2025). Penandatanganan ini bertepatan dengan kunjungan kenegaraan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, ke Indonesia, yang sekaligus menjadi tonggak penting dalam memperkuat hubungan kebudayaan kedua negara. Kesepakatan ini merupakan tindak

Achmad Aristyan
Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Suasana berbeda tampak di hamparan sawah Dusun Wonokasihan, Desa Sojokerto, Kecamatan Leksono, Wonosobo, Jawa Tengah saat jajaran Kodim 0707/Wonosobo bersama tim dari Bulog terjun langsung mendampingi petani dalam panen raya. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi jemput bola dalam penyerapan gabah petani, sekaligus wujud nyata dukungan terhadap program Ketahanan Pangan Nasional. Di tengah aktivitas panen,

Achmad Aristyan